La Nyalla Takkan Saksikan Final Piala Presiden, Ini Alasannya

Esti Utami

Sabtu, 17 Oktober 2015 | 20:35 WIB
La Nyalla Takkan Saksikan Final Piala Presiden, Ini Alasannya
Ketua Umum PSSI La Nyalla Matalitti. (Antara Foto/Reno Esnir)

Suara.com - Ketua Umum PSSI La Nyalla Mattalitti dipastikan tidak akan menghadiri pertandingan final Piala Presiden 2015 di Stadion Utama Gelora Bung Karno,  Senayan Jakarta, Minggu (18/10/2015).

Kondisi ini berbeda dengan saat pembukaan, di mana La Nyalla Mattalitti hadir dan sempat bertemu dengan Menpora Imam Nahrawi. La Nyalla seperti yang tertuang dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan PSSI di Jakarta, Sabtu (17/10/2015) menegaskan, salah satu alasan tidak hadir pada partai puncak yang mempertemukan Persib Bandung melawan Sriwijaya FC ini karena ada alasan yang sangat humanis.

"Memang sorak-sorak ceria kedua suporter akan meriah, tapi jangan kita lupakan. Itu hanya segelintir pemain saja yang merasakan euforia. Masih banyak pemain yang belum menikmatinya. Ini membuat saya tidak bisa berbahagia diatas penderitaan pelaku sepak bola yang lain. Sepak bola kita masih berkabung," kata La Nyalla.

Menurut dia, Piala Presiden hanya diikuti belasan klub ISL dan beberapa klub dari Divisi utama. Dengan demikian masih banyak yang belum terlibat. Begitu juga dengan para perangkat pertandingan. Selama ini kompetisi tidak hanya ISL namun Divisi Utama hingga Liga Nusantara.

Tidak hanya itu, menurut dia, banyak kalangan yang juga belum merasakan euforia termasuk para pedagang asongan hingga tukang parkir. Selama kompetisi berjalan semuanya merasakan euforia perkembangan sepak bola nasional.

"Jangan kita lupakan kesengsaraan mereka, kesusahan hidup mereka, karena kompetisi tidak berputar, yang semua kita tahu, intervensi pemerintah dalam hal ini Menpora Imam Nahrawi membuat semua ini terhenti. Ini justru lebih menyedihkan, Piala Presiden hanya kegembiraan sesaat yang akan sirna dengan cepat," kata Nyalla menambahkan.

Dengan kondisi tersebut, pihaknya berharap sepak bola Indonesia kembali aktif dan berjalan dengan baik. Dan salah satu cara untuk menjalankannya adalah menarik intervensi dari pemerintah dan pembekuan PSSI segera dicabut. Jika dicabut otomatis sanksi dari FIFA juga akan dicabut.

Apa yang dilakukan dilakukan La Nyalla Mattalitti jelas berbeda jika dibandingkan saat pembukaan. Saat itu pihak PSSI tetap hadir dan bahkan sempat bertemu dengan Presiden Joko Widodo yang saat itu membuka turnamen dengan hadiah utama Rp3 miliar itu.

Saat itu juga terjadi pertemuan bersejarah antara La Nyalla Mattalitti dengan Menpora Imam Nahrawi. Selama konflik sepak bola nasional berlangsung kedua tokoh ini tidak pernah bertemu meski sempat mendatangi kantor Kemenpora.

Sementara itu, Sekretaris Piala Presiden, Cahyadi Wanda mengatakan, pada pertandingan final pihaknya mengundang banyak pihak termasuk Menpora Imam Nahrawi hingga Ketua Umum PSSI La Nyalla Mattalitti. Hanya saja pihaknya tidak bisa memastikan kehadirannya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

4 Shio yang Beruntung Hari Ini 8 Agustus 2026, Banyak Hal Baik Datang

4 Shio yang Beruntung Hari Ini 8 Agustus 2026, Banyak Hal Baik Datang

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:10 WIB

Ketika Lomba 17-an Kehilangan Peserta: Apakah Indonesia Sedang Memasuki Era Krisis Anak?

Ketika Lomba 17-an Kehilangan Peserta: Apakah Indonesia Sedang Memasuki Era Krisis Anak?

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:09 WIB

Cuma 40 Meter dari Ruang Kelas, Bunker Sekolah Simpan Ratusan Senjata hingga Narkoba

Cuma 40 Meter dari Ruang Kelas, Bunker Sekolah Simpan Ratusan Senjata hingga Narkoba

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:02 WIB

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:15 WIB

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Foto | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:00 WIB

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

×