Menpora Minta Dokter Lakukan yang Terbaik untuk Kurnia Sandy

Ardi Mandiri

Minggu, 25 Oktober 2015 | 18:02 WIB
Menpora Minta Dokter Lakukan yang Terbaik untuk Kurnia Sandy
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi (tengah) menghadiri rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9).[Antara]

Suara.com - Sakit yang dialami oleh mantan penjaga gawang Timnas Indonesia, Kurnia Sandy langsung mendapatkan perhatian dari Menpora Iman Nahrawi. Menpora bahkan langsung menjenguk Kurnia Sandy yang kini dirawat di Paviliun RSUD Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (25/10/2015).

Penjaga gawang yang telah malang-melintang pada jagat persepakbolaan Indonesia, bahkan luar negeri itu mengalami gangguan syarat sehingga harus mendapatkan penanganan khusus. Kurnia Sandy juga sulit untuk melakukan komunikasi.

"Saya minta tolong pihak rumah sakit dan dokter yang menanganinya untuk segera mengambil langkah yang terbaik," kata Menpora Imam Nahrawi dalam keterangan pernya yang diterima media di Jakarta, Minggu (25/10/2015).

Menpora berharap Kurnia Sandy bisa segera sembuh dan kembali beraktifitas seperti sedia kala. "Saya juga ingin mengajak masyarakat bola untuk mendoakan yang terbaik buat mas Sandy," kata Menpora yang sebelumnya dari Pasuruan untuk membuka acara Kejuaraan Pacuan Kuda Menpora 2015 menambahkan.

Saat membesuk salah satu penjaga gawang terbaik yang dimiliki oleh Indonesia, Menpora dan rombongan diterima oleh istri Kurnia Sandy, Ari Listiyowati. Selain itu juga mantan pemain timnas yang besar bersama dengan klub Persebaya yaitu Uston Namawi.

Istri Kurnia Sandy di hadapan menpora menjelaskan jika awal sakit yang dialami oleh suaminya tidak begitu terlihat. Hanya saja, saat diajak komunikasi sangat lambat untuk merespon.

"Bahkan ketika saya tanya saya ini siapa, dia gak bisa jawab dan hanya diam saja," kata Ari dihadapan Menpora Imam Nahrawi.

Melihat kondisi suaminya, Ari mengaku langsung menghubungi mantan striker timnas seangkatan dengan Kurnia Sandy yaitu Kurniawan Dwi Yulianto. Informasi sakitnya sang mantan penjaga gawang langsung menyebar dan juga sampai kepada mantan palang pintu timnas, Bejo Sugiantoro.

Mantan pemain Persebaya itu berusaha memberikan bantuan dengan mengajak Kurnia Sandy jalan untuk mengembalikan ingatannya. Hanya saja hingga saat ini proses penyembuhaannya masih berjalan.

Kurnia Sandy selama aktif dipersepakbolaan nasional selain sempat bergabung dengan Timnas Primavera yang dilatih di Italia juga berkarir di beberapa klub seperti Pelita Jaya, Persikabo Bogor, PSM Makassar, Arema, Persik Kediri, Persebaya Surabaya, dan Mitra Kukar. Bahkan sempat mencicip ketatnya kompetisi Seri A Italia bersama Sampdoria. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mantan Kiper Timnas, Kurnia Sandy Sakit Hilang Ingatan

Mantan Kiper Timnas, Kurnia Sandy Sakit Hilang Ingatan

Bola | Minggu, 25 Oktober 2015 | 16:50 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×