Emery, Menanti Fajar Baru di Emirates Stadium

Syaiful Rachman | Suara.com

Kamis, 24 Mei 2018 | 03:01 WIB
Emery, Menanti Fajar Baru di Emirates Stadium
Kolase foto Unai Emery [AFP]

Suara.com - Berakhirnya rezim Arsene Wenger menuai harapan baru bagi klub kota London, Arsenal. Gaya bermain monoton yang dipertontonkan selama 22 tahun di era Wenger, akan segera berganti dengan permainan dinamis ala pelatih asal Spanyol, Unai Emery.

Rabu (23/5/2018), Emery resmi ditunjuk sebagai pengganti Wenger. Dilansir dari laman resmi klub, Emery meneken kontrak berdurasi dua tahun bersama The Gunners.

"Saya senang bisa bergabung dengan salah satu dari klub besar dalam sepakbola. Arsenal dikenal dan dicintai di seluruh dunia karena gaya permainan, komitmen pada pemain muda, stadion fantastis, dan cara klub ini dijalankan," ujar Emery seperti dilansir laman resmi klub.

"Saya sangat bersemangat untuk mengemban tanggung jawab memulai babak baru dalam sejarah Arsenal," sambung juru taktik berusia 46 tahun asal Spanyol tersebut.

Kehadiran Emery di Emirates Stadium tentunya diharapkan mampu mengantar Arsenal menapaki kejayaan di liga domestik dan Eropa yang sudah sangat dirindukan The Gooners, julukan fans Arsenal.

Filosofi sepak bola menyerang ala Emery yang dinamis diharapkan mampu mengubah permainan pragmatis The Gunners yang sudah bertahan lebih dari dua dekade. Permainan yang diharapkan mampu membawa Arsenal berjaya di Eropa seperti halnya Sevilla dan PSG di kancah domestik ketika diasuh Emery.

Unai Emery memenangkan Liga Europa bersama Sevilla [AFP]

Hattrick bersama Sevilla di Liga Europa

Melirik beberapa tahun ke belakang, tidak bisa dipungkiri jika Sevilla adalah klub di mana nama Emery sebagai pelatih mulai meroket. Nama yang kala itu diperhitungkan oleh sejumlah pelatih-pelatih papan atas dunia seperti Josep Guardiola kala menukangi Barcelona dan Jose Mourinho saat mengarsiteki Real Madrid.

Emery merapat ke Sevilla pada 14 Januari 2013. Tepatnya di pertengahan musim 2012/13, menggantikan Jose Miguel Gonzalez Martin del Campo yang dipecat.

Singkat kata, kehadiran Emery di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan seakan menjadi berkah klub asal Andalusia. Selama ditukangi pelatih kelahiran Hondarribia, Spanyol, Sevilla menjadi langganan penghuni lima besar di klasemen La Liga. Posisi yang membawanya ke kompetisi kasta kedua Eropa, Liga Europa.

Di ajang tersebut, nama Emery semakin harum. Tiga gelar diborongnya secara beruntun di musim 2013/14, 2014/15 dan 2015/16. Sejumlah pemain pelapis Sevilla pun meroket di bawah asuhannya kala itu. Diantaranya adalah Ivan Rakitic yang kini berseragam Barcelona dan Kevin Gameiro yang kini menjadi milik Atletico Madrid.

Manajer baru Arsenal Unai Emery [AFP]

Hidup baru di kota Mode

Hattrick Liga Europa, membuat banyak klub melirik Emery, salah satunya adalah klub raksasa Prancis Paris Saint-Germain (PSG). Pada 28 Juni 2016 Emery pun resmi memulai hidup baru di kota Paris dan memulai kariernya bersama Les Parisiens.

Emery yang ditunjuk menggantikan Laurent Blanc, meneken kontrak berdurasi dua tahun. Beban yang diletakkan dipundaknya pun tidak tanggung-tanggung, yaitu mempertahankan dominasi PSG di kancah domestik dan menjuarai Liga Champions, trofi yang sangat didambakan oleh presiden klub Nasser Al Khelaifi.

Di musim pertamanya bersama PSG, Emery harus membentuk kembali tim sepeninggal bomber andalan mereka, Zlatan Ibrahimovic. Di musim 2016/17, Emery yang mengandalkan Edinson Cavani di lini depan gagal mempertahankan gelar Ligue 1. AS Monaco yang unggul delapan poin di akhir musim, berhasil mengakhiri dominasi PSG di kompetisi kasta tertinggi Prancis.

Gelar juara bertahan yang dipegang PSG selama empat musim berturut-turut, sejak era Carlo Ancelotti hingga Laurent Blanc, lepas di musim pertama Emery.

Pelatih Paris Saint-Germain, Unai Emery (AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU)

Kegagalan di Liga Champions dan hilangnya dukungan para pemain

Di musim keduanya bersama PSG, Emery mendapat dukungan luar biasa dari manajemen klub yang memenuhi permintaannya mendatangkan sejumlah pemain papan atas. Termasuk Neymar yang digondol dari Barcelona dengan nilai transfer fantastis 222 juta euro. Angka yang menjadikannya sebagai pemain termahal di dunia.

Kehadiran Neymar memang berhasil menambah ketajaman PSG. Namun tak mampu memenuhi ambisi sang owner, Nasser Al Khelaifi, untuk membawa PSG berjaya di Eropa dengan memenangkan Liga Champions.

PSG yang tampil gemilang di Grup B dengan menorehkan 15 poin, tersingkir di babak 16 besar. Adalah Real Madrid yang menyingkirkan PSG dengan agregat telak 5-2.

Sejumlah pemain, termasuk Neymar, kabarnya menyalahkan Emery atas kekalahan itu. Keputusan Emery mengandalkan serangan balik dan takut bermain terbuka, disayangkan oleh para pemainnya.

Gagalnya PSG di Liga Champions, membuat Emery semakin terpojok. Meski di akhir musim 2017/18 Emery berhasil mengembalikan gelar Ligue 1, Khelaifi sudah kadung kecewa dan memutuskan tidak memperpanjang kontrak juru taktik asal Spanyol itu.

Markas Arsenal Emirates Stadium [AFP]

Misi berat di Emirates Stadium

Dengan prestasi dan pengalaman segudang, Emery tak butuh waktu lama untuk mendapatkan klub baru. Sebelum musim 2017/18 resmi berakhir, Arsenal sudah datang meminang dan kini Emery sudah sah menjadi juru taktik The Gunners.

Bak sebuah negara yang ditinggalkan oleh penguasa yang telah memimpin selama beberapa dekade, tugas berat menanti pelatih berusia 46 tahun itu. Kehadirannya, sudah pasti diharapkan mampu mengangkat derajat Arsenal tak hanya di kancah domestik, tapi juga Eropa.

Hal pertama yang mungkin dilakukan Emery adalah mengubah permainan pragmatis minim variasi yang selama ini dipertontonkan Wenger dengan formasi andalannya 4-2-3-1.

Namun mengubahnya ke formasi 4-3-3, seperti yang biasa diterapkan Emery bersama PSG, tentu tidak akan mudah. Karena sudah pasti Emery, yang dikenal cerewet akan hal detail di setiap pertandingan, membutuhkan sejumlah penyerang lincah yang mampu bermain dengan mobilitas tinggi.

Sedangkan materi pemain yang dimiliki Arsenal saat ini, bisa dikatakan kurang memadai atau mungkin tidak cocok dengan gaya permainan yang akan diterapkan sang juru taktik.

Tapi, tidak menutup kemungkinan Emery menahan diri untuk melakukan perombakan besar-besaran, mengingat selama ini Arsenal merupakan klub kikir yang enggan menggelontorkan dana besar untuk membeli pemain. Dengan kata lain, Emery akan memanfaatkan materi pemain yang ada. Seperti yang dilakukannya saat pertama kali merapat ke Sevilla pada Januari 2013 silam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dibantai di Final, Pep Guardiola Malah Sebut Arsenal Tim Terbaik: Nyindir atau Pujian Tulus?

Dibantai di Final, Pep Guardiola Malah Sebut Arsenal Tim Terbaik: Nyindir atau Pujian Tulus?

Bola | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:01 WIB

Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris, Mimpi Arsenal Juara Premier League Juga Terancam Hancur

Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris, Mimpi Arsenal Juara Premier League Juga Terancam Hancur

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 18:36 WIB

Kepa Arrizabalaga Biang Kerok Kekalahan Arsenal dari Manchester City

Kepa Arrizabalaga Biang Kerok Kekalahan Arsenal dari Manchester City

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 18:35 WIB

HFM dan Arsenal Umumkan Kemitraan Global Jangka Panjang

HFM dan Arsenal Umumkan Kemitraan Global Jangka Panjang

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:37 WIB

Waspada Timnas Indonesia! St Kitts and Nevis Diperkuat 9 Pemain Didikan Liga Inggris

Waspada Timnas Indonesia! St Kitts and Nevis Diperkuat 9 Pemain Didikan Liga Inggris

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 07:45 WIB

Manchester City Juara Carabao Cup Usai Tumbangkan Arsenal 2-0

Manchester City Juara Carabao Cup Usai Tumbangkan Arsenal 2-0

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 05:33 WIB

Final Piala Liga Inggris, Arsenal vs Manchester City: Adu Taktik Arteta Lawan Guardiola

Final Piala Liga Inggris, Arsenal vs Manchester City: Adu Taktik Arteta Lawan Guardiola

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:05 WIB

Liverpool Tumbang di Markas Brighton, Ini Dalih Arne Slot

Liverpool Tumbang di Markas Brighton, Ini Dalih Arne Slot

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:59 WIB

Hasil Ligue 1: Hajar Nice 4-0, PSG Ambil Alih Puncak Klasemen

Hasil Ligue 1: Hajar Nice 4-0, PSG Ambil Alih Puncak Klasemen

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:42 WIB

Jelang Final Piala Liga, Mikel Arteta Singgung Hubungan Pep Guardiola

Jelang Final Piala Liga, Mikel Arteta Singgung Hubungan Pep Guardiola

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:29 WIB

Terkini

Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie

Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie

Bola | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:42 WIB

Nasib Dean James Ditentukan Hari Ini? Seluruh Klub Eredivisie Gelar Rapat Darurat

Nasib Dean James Ditentukan Hari Ini? Seluruh Klub Eredivisie Gelar Rapat Darurat

Bola | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:32 WIB

Bawa Misi Penting, Ini Alasan Persib Bandung ke Jakarta di Tengah Libur Super League

Bawa Misi Penting, Ini Alasan Persib Bandung ke Jakarta di Tengah Libur Super League

Bola | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:28 WIB

Dibantai di Final, Pep Guardiola Malah Sebut Arsenal Tim Terbaik: Nyindir atau Pujian Tulus?

Dibantai di Final, Pep Guardiola Malah Sebut Arsenal Tim Terbaik: Nyindir atau Pujian Tulus?

Bola | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:01 WIB

Debut John Herdman di Timnas Indonesia, GBK Diprediksi Membara

Debut John Herdman di Timnas Indonesia, GBK Diprediksi Membara

Bola | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:16 WIB

Empat Pemain Persija Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia, Pelatih Brasil Bereaksi

Empat Pemain Persija Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia, Pelatih Brasil Bereaksi

Bola | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:32 WIB

Dean James Batal Gabung Timnas Indonesia usai Status Kewarganegaraan Jadi Polemik?

Dean James Batal Gabung Timnas Indonesia usai Status Kewarganegaraan Jadi Polemik?

Bola | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:24 WIB

Jay Idzes Cuma Bisa Geleng-gelang Akui Kemampuan John Herdman Dekati Pemain

Jay Idzes Cuma Bisa Geleng-gelang Akui Kemampuan John Herdman Dekati Pemain

Bola | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:24 WIB

Polemik Status Warga Negara Dean James Masuk Laporan KNVB

Polemik Status Warga Negara Dean James Masuk Laporan KNVB

Bola | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:13 WIB

Persija Jakarta Kembali Berlatih Usai Lebaran, Sejumlah Pemain Tidak Bergabung

Persija Jakarta Kembali Berlatih Usai Lebaran, Sejumlah Pemain Tidak Bergabung

Bola | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:53 WIB