Dirugikan di Semifinal Piala Liga, Sarri Bukan Dongkol pada VAR, Tapi Wasit

Rully Fauzi
Dirugikan di Semifinal Piala Liga, Sarri Bukan Dongkol pada VAR, Tapi Wasit
Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri (kanan) menunjukkan ekspresi kekecewaan pada laga leg pertama semifinal Piala Liga Inggris 2018/2019 kontra tuan rumah Tottenham Hotspur di Wembley, Rabu (9/1/2019) dini hari WIB. [Glyn KIRK / AFP]

Chelsea kalah 0-1 dari tuan rumah Tottenham Hotspur di Wembley dini hari tadi.

Suara.com - Pelatih kepala Chelsea , Maurizio Sarri tak bisa menyembunyikan kegeramannya pada ofisial pertandingan, khususnya wasit, usai timnya bertekuk lutut pada tuan rumah Tottenham Hotspur pada laga leg pertama semifinal Piala Liga Inggris 2018/2019 di Wembley, Rabu (9/1/2019) dini hari WIB.

Pada laga dini hari tadi, gol penalti Harry Kane pada menit 25 jadi satu-satunya pembeda kedua tim. Sarri sendiri mengecam para wasit Inggris yang menurutnya tak paham dengan sistem penggunaan Video Assistant Referee ( VAR ) dan tak mampu menggunakan teknologi tersebut dengan baik.

Sebagai informasi soal hadiah penalti yang didapat Tottenham, Kane dijatuhkan kiper Chelsea Kepa Arrizabalaga di kotak terlarang, yang mendorong wasit menggunakan VAR untuk meninjau insiden tersebut.

Well, muncul pertanyaan soal apakah Kane sudah berada dalam posisi offside sebelum insiden tersebut. Namun setelah mengecek VAR alias melihat tayangan video, wasit memberikan penalti.

Pasca laga, Sarri sendiri berkesempatan menyaksikan kembali insiden yang terjadi di pertengahan babak pertama ini. Dalam pandangannya, ofisial pertandingan, khususnya wasit Michael Oliver telah membuat kesalahan fatal.

"Beberapa menit lalu saya menyaksikan video dari kamera kami. Itu jelas offside. Kamera kami berada segaris dengan Harry Kane," ketus Sarri seperti dilansir Sky Sports.

"Offside pada kepala, lutut, ya offside! Benar-benar penting hakim garis terus berlari, ia memiliki impact besar pada bek kami. Tapi sejujurnya saya tidak berpikir wasit Inggris mampu menggunakan sistem tersebut (VAR) atau paham teknologi itu dengan baik," lanjut pelatih berpaspor Italia itu.

"Jika Anda tidak yakin dengan sistem ini, Anda harus mengikuti bola dan pada akhirnya membuat keputusan yang benar. Namun asisten wasit tidak mengikuti bola,  bagi defender kami itu offside! Saya tidak tahu tentang kiper, namun bagi defender sudah pasti," kecam Sarri.

"Wasit juga tidak bekerja maksimal. Saya pikir mereka harus mempelajari sistemnya. Sangat aneh di Liga Inggris tidak ada VAR, sementara di Piala Liga ada sistem ini. Ini sangat aneh untuk kami, pemain dan wasit," semprot eks juru taktik Napoli tersebut.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS