Timnas Indonesia U-22 Ditahan Imbang, Indra Sjafri: Butuh Pembenahan

Syaiful Rachman | Adie Prasetyo Nugraha
Timnas Indonesia U-22 Ditahan Imbang, Indra Sjafri: Butuh Pembenahan
Foto: Pelatih timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri (kiri) saat jumpa pers usai melawan Bhayangkara FC

Timnas Indonesia U-22 ditahan imbang 2-2 oleh Bhayangkara FC.

Suara.com - Timnas Indonesia U-22 bermain imbang 2-2 saat menghadapi Bhayangkara FC pada partai uji coba yang berlangsung di Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (6/2/2019). Ini merupakan uji coba pertama skuat Garuda Muda sejak ditangani oleh Indra Sjafri.

Babak pertama, meski kedua tim sama-sama saling serang, tidak ada gol yang tercipta. Kedua kesebelasan baru mencetak gol pada babak kedua.

Timnas U-22 mencetak gol lebih dulu di menit 61 melalui Andy Setyo. Gian Zola menggandakan keunggulan Pasukan Merah Putih di menit 66.

Keunggulan timnas U-22 tidak bertahan lama, Ilham Udin Armyn berhasil memperkecil ketertinggalan di menit 76. Kemudian, The Guardian berhasil menyamakan kedudukan pada menit 83 lewat gol yang dicetak oleh Mahir Radja.

Pelatih timnas U-22 Indra Sjafri menyebutkan masih banyak kekurangan dari anak asuhannya. Namun, dari pertandingan ini pelatih asal Sumatera Barat itu mengaku mendapat banyak pelajaran.

"Cukup menarik pertandingan ini dan untuk pelajaran awal. Ada kekurangan dan kelebihan di tim ini," kata Indra Sjafri dalam jumpa pers usai pertandingan.

"Ada beberapa hal yang harus diperbaiki baik individu, taktikal dan game model, mereka sudah memperlihatkan semuanya di laga ini. Kita sudah lihat kapan harus bertahan, menyerang, dan melakukan transisi. Saya lihat masih perlu perbaikan ke depan," tambahnya.

Indra menjelaskan kekurangan anak asuhannya banyak terlihat pada transisi dari menyerang ke bertahan. Menurutnya, transisi para pemain masih terlalu lamban sehingga memudahkan lawan mencetak gol.

Sebagai informasi, Indra menurunkan seluruh pemainnya di laga ini. Seluruh pemain yang turun di babak pertama diganti pada babak kedua.

"Tim satu kalau saya lihat build up lebih rapi, lebih progresif. Tim kedua bermain bermain dengan counter attack, transisi saya lihat lambat," jelasnya.

"Dilihat dari tekanan, babak kedua kurang smooth, kita lihat lagi, ke depan akan lebih baik. Kita sudah lihat apa yang harus kita perbaiki ke depan," tambahnya.

Laga kontra Bhayangkara menjadi satu dari dua pertandingan uji coba Timnas U-22 sebelum berlaga di Piala AFF 2019 yang akan digelar di Kamboja. Di laga uji coba selanjutnya, Timnas Indonesia U-22 akan menghadapi Arema FC.

Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (10/2/2019).

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS