Selandia Baru Diserang Terorisme, Pertandingan Sepak Bola Ini Dibatalkan

Rauhanda Riyantama
Selandia Baru Diserang Terorisme, Pertandingan Sepak Bola Ini Dibatalkan
Logo New Zealand Football. (Pierre-Philippe Marcou/AFP)

New Zealand Football (NZF) mengambil keputusan untuk membatalkan pertandingan antara Tasman United dengan Canterbury United Dragons.

Suara.com - Menurut laporan terbaru, aksi terorisme yang menyerang Selandia Baru memberikan dampak pada kompetisi sepak bola di negara tersebut. Dilaporkan ada laga yang harus ditunda menyusul tragedi memilukan itu.

New Zealand Football (NZF) selaku badan yang mengurus sepak bola di Selandia Baru telah mengambil keputusan untuk membatalkan pertandingan antara Tasman United dengan Canterbury United Dragons di ajang ISPS Handa Premiership.

Laga tersebut sebenarnya akan dihelat di Trafalgar Park pada Minggu (17/3/2019) dengan jadwal kickoff pukul 14:00 waktu setempat. Melalui diskusi yang dilakukan kedua tim, laga tersebut diputuskan untuk tidak dilanjutkan menyusul aksi terorisme yang terjadi di dua masjid di Christchurch, yaitu Masjid Al Noor dan Masjid Lindwood pada Jumat (15/3/2019).

Aksi brutal itu terjadi menjelang waktu shalat Jumat di kedua masjid tersebut. Seorang warga Australia bernama Brenton Tarrant nekat menghujani jamaah yang hendak menunaikan ibadah dengan senapan semi otomatis.

Para penduduk memberikan penghormatan kepada korban di masjid Christchurch pada 16 Maret 2019 (Anthony Wallace/AFP)
Para penduduk memberikan penghormatan kepada korban di masjid Christchurch pada 16 Maret 2019. (Anthony Wallace/AFP)

Dalam aksi yang sengaja disiarkan langsung itu sebanyak 49 orang tewas. Sementara puluhan lainnya mengalami luka serius.

Direktur Kompetisi dan Acara Sepak Bola NZF, Daniel Farrow mengatakan keputusan pembatalan laga antara Tasman United dengan Canterbury United Dragons sudah bulat. Keputusan tersebut dinilai langkah paling tepat untuk masyarakat Christchurch.

"Dengan dukungan dari kedua tim dan pemangku kepentingan di Nelson, NZF telah membuat keputusan untuk membatalkan pertandingan sebagai tanda penghormatan atas peristiwa yang telah terjadi di Christchurch," kata Daniel Farrow dikutip dari nzfootball.co.nz.

"Ini akan memungkinkan staf, pemain, dan penggemar tetap di komunitas mereka dan bersama keluarga dan teman-teman mereka di Christchurch selama masa sulit ini," sambungnya.

Berdasarkan peraturan dari ISPS Handa Premiership, laga antara Tasman United dengan Canterbury United Dragons itu dianggap seri 0-0 dengan poin yang sudah ditentukan.

Sementara untuk pertandingan lainnnya di babak final ISPS Handa Premiership akan tetap berlangsung sesuasi jadwal. Pada laga tersebut nantinya akan ada momen mengheningkan cipta selama 1 menit sebelum kick-off untuk memberikan penghormatan kepada korban.

Bolatimes/Andiarsa Nata

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS