Berjuang Lawan Kanker Demi Final Champions, Evans Dapat Dukungan dari Klopp

Galih Priatmojo

Sabtu, 01 Juni 2019 | 11:50 WIB
Berjuang Lawan Kanker Demi Final Champions, Evans Dapat Dukungan dari Klopp
Dave Evans gagal menyaksikkan Liverpool berlaga di final Liga Champions usai terserang kanker empedu. [Liverpoolecho.co.uk]

Suara.com - Mimpi Dave Evans menyaksikkan secara langsung Liverpool berlaga di final Liga Champions menghadapi Tottenham Hotspur tampaknya harus pupus di tengah jalan. Kanker yang menyerang empedunya membuat Evans terpaksa mengurungkan diri berangkat menuju Madrid.

Dilansir dari Liverpoolecho, Evans telah memimpikan sejak lama bisa menyaksikkan Liverpool berlaga di final Liga Champions. Bersama istrinya, Liz, ia bahkan sudah menabung hingga 10 ribu poundsterling atau sekitar Rp180 juta dan memesan hotel di Madrid.

Tetapi rencana tinggal rencana, beberapa minggu sebelum berangkat ke Madrid, Evans mengalami sakit perut yang tak kunjung sembuh hingga harus menjalani sejumlah tes di rumah sakit.

Dari pemeriksaan baru diketahui bahwa ada tumor sebesar 12 cm yang tumbuh di bagian empedunya. Mirisnya, hanya dalam waktu dua bulan setelah pemeriksaan, terdeteksi bahwa tumor tersebut telah berkembang tiga kali lipat dari ukuran semula.

Evans pun harus menerima kenyataan pahit mengurungkan niatnya berangkat ke Madrid dan menjalani serangkaian kemoterapi.

Tiga minggu lalu, dokter mengatakan bahwa peluang hidupnya hanya sekitar dua minggu lagi. Ia kini pun harus berjuang untuk tetap hidup agar tetap bisa menyaksikkan Liverpool beraksi di laga final Liga Champions meski tak secara langsung datang ke Madrid.

Kabar sedih yang menimpa Evans terdengar hingga ke manajer dan penggawa Liverpool. Jurgen Klopp dan James Milner pun turut memberikan dukungan untuk perjuangan hidup yang tengah dilakoni Evans.

"Saya sudah tahu ceritanya dan saya tahu kamu adalah petarung yang luar biasa. Satu-satunya yang bisa kukatakan adalah kami juga memikirkanmu. Kamu bersama kami," ungkap Jurgen Klopp lewat video singkat yang diunggah oleh akun Twitter @StanCollymore.

"Saya tahu kamu tak bisa ke Madrid dan akan mendukung kami dari rumah. Kami akan melakukan sekuat tenaga dan menyelesaikan tugas ini. Mudah-mudahan kami bisa memeangi trofi dan kami mendoakan yang terbaik bagimu dan keluarga," tukasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wijnaldum: Tak Mudah Hadapi Tottenham Hotspur

Wijnaldum: Tak Mudah Hadapi Tottenham Hotspur

Bola | Sabtu, 01 Juni 2019 | 03:30 WIB

Preview Final Liga Champions 2019, Tottenham Hotspur Vs Liverpool

Preview Final Liga Champions 2019, Tottenham Hotspur Vs Liverpool

Bola | Sabtu, 01 Juni 2019 | 03:45 WIB

Jadwal Siaran Langsung Final Liga Champions: Tottenham Hotspur vs Liverpool

Jadwal Siaran Langsung Final Liga Champions: Tottenham Hotspur vs Liverpool

Bola | Jum'at, 31 Mei 2019 | 16:05 WIB

Jika Bukan Karena Ini, Lucas Moura Tak Bakal Jadi Pemain Bola Terkenal

Jika Bukan Karena Ini, Lucas Moura Tak Bakal Jadi Pemain Bola Terkenal

Bola | Jum'at, 31 Mei 2019 | 14:15 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×