Neymar Dibenci Suporter, PSG Enggan Membela

Dany Garjito | Irwan Febri Rialdi
Neymar Dibenci Suporter, PSG Enggan Membela
Pemain PSG Neymar bersiap menghadapi Nice di Parc des Princes, 4 Mei 2019 [AFP]

Neymar belum lama ini diejek dan diusir oleh suporter.

Suara.com - Direktur Olahraga Paris Saint-Germain (PSG), Leonardo Araujo, tidak bisa membela Neymar yang dibenci oleh para suporter. Ia menilai kemarahan suporter dikarenakan ulah Neymar sendiri.

Neymar sedang mendapat kritikan pedas dari para suporter PSG. Nyanyian kasar serta spanduk usiran telah ditujukan ke Neymar pada laga perdana Liga Prancis 2019/2020, saat Les Parisiens menghadapi Nimes.

Kemarahan suporter sendiri disebabkan oleh perilaku Neymar yang kurang loyal terhadap PSG. Pemain 27 tahun itu terus dikabarkan akan ingin hengkang dari klub ibu kota Prancis di bursa transfer musim panas 2019.

Kemudian, ia sempat memancing kemarahan petinggi PSG karena absen dalam latihan perdana pramusim lalu. Neymar akhirnya tidak dimainkan oleh PSG pada laga perdana di Liga Prancis dengan alasan kebugaran.

Leonardo tidak bisa berbicara banyak mengenai kondisi kalut Neymar di PSG. Yang jelas, ia melihat situasi ini terjadi karena ulah mantan bintang Santos itu sendiri dalam beberapa waktu terakhir.

"Neymar telah membuat kesalahan," kata Leonardo, dikutip dari SkySports.

"Saya sebelumnya tak mengenal dia. Seiring waktu, saya jadi mengenalnya. Saya sejujurnya berpikir bahwa dia adalah anak dengan hati yang baik. Di lapangan, dia adalah pemain yang luar biasa," tuturnya menambahkan.

Neymar saat ini terus dilaporkan akan kembali berkarier di La Liga Spanyol 2019/2020. Dua klub yang santer akan menjadi destinasi Neymar selanjutnya adalah Barcelona dan Real Madrid.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS