Harry Kane Buka Kans Tinggalkan Tottenham, Trofi Jadi Musababnya

Rully Fauzi
Harry Kane Buka Kans Tinggalkan Tottenham, Trofi Jadi Musababnya
Penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane (kanan). [ADRIAN DENNIS / AFP]

Harry Kane tak bisa menggaransi akan terus membela panji Tottenham dalam kariernya.

Suara.com - Penyerang andalan Tottenham Hotspur, Harry Kane menyatakan bahwa ia mungkin saja meninggalkan klub London Utara itu jika ke depannya tidak ada perkembangan positif di tim, sebab ia ingin memenangkan trofi sesegera mungkin.

Kane, striker berusia 26 tahun yang saat ini juga menjabat wakil kapten Tottenham, total telah mencetak 181 gol untuk klub berjuluk The Lilywhites di semua kompetisi, atau rata-rata 30 gol dalam semusim sejak ia menembus tim utama pada 2014 silam.

Akan tetapi, pada periode yang sama, tak satu pun trofi bisa dimenangi Kane bersama Spurs.

Oleh karena itu, kendati masih terikat kontrak di Tottenham hingga 2024, Kane mengaku ia mungkin saja pergi jika Spurs tak kunjung meraih kesuksesan.

"Saya akan selalu mencintai Spurs. Tapi saya selalu bilang, jika kami tak kunjung maju atau melangkah ke arah yang tepat sebagai sebuah tim, saya tidak akan bertahan begitu saja," papar Kane seperti dimuat Sky Sports.

"Sebagai pemain, saya punya ambisi. Ya, untuk terus berkembang dan menjadi lebih baik. Saya ingin menjadi pemain hebat dan itu tentunya bergantung pada bagaimana kami sebagai sebuah tim. Saya ingin merengkuh trofi, tentu saja," tegasnya.

"Jadi, tak ada kepastian 'saya akan bertahan selamanya', tapi bukan berarti itu tidak mungkin," celoteh Kane.

Kane sendiri sejatinya sempat dua kali nyaris meraih trofi, yakni ketika Tottenham mencapai final Piala Liga Inggris pada 2015 dan Liga Champions musim lalu.

Akan tetapi, Chelsea dan Liverpool jadi pengubur mimpinya setelah Tottenham keok di dua partai puncak tersebut.

"Selama beberapa tahun terakhir orang bilang kami bisa memenangi trofi sebab tim ini punya skuat bagus, tapi karena satu dan lain hal itu tidak terjadi," ujar Kane.

"Tentu itu sulit bagi seorang pemain, sebab saya ingin menjadi pemenang dalam segala hal. Ketika kami sudah dekat tapi tidak meraihnya, sulit diterima dan perlahan (persoalan) bertumpuk. Tentu saya ingin memenangi trofi, lebih cepat lebih baik," tandas kapten Timnas Inggris itu.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS