Gaji Kecil dan Cuma Dibayar 25 Persen, Begini Jeritan Hati Pemain Persiraja

Syaiful Rachman, Adie Prasetyo Nugraha

Selasa, 31 Maret 2020 | 20:05 WIB
Gaji Kecil dan Cuma Dibayar 25 Persen, Begini Jeritan Hati Pemain Persiraja
Para pemain Persiraja Banda Aceh mengikuti latihan fisik pada hari terakhir jelang pertandingan Liga 1 di stadion Harapan Bangsa , Banda Aceh, Kamis (27/2/2020). ANTARA FOTO/Ampelsa

Suara.com - Pemain Persiraja Banda Aceh Miftahul Hamdi berharap gajinya sebagai pesepakbola selama pandemi virus corona ini bisa dibayar lebih dari 25 persen. Hal ini dikarenakan gajinya saat ini terbilang tidak besar.

Sebagaimana diketahui, PSSI membolehkan klub membayarkan gaji pemain, pelatih, dan offisial tim maksimal 25 persen selama pandemi virus corona. Gaji 25 persen itu bisa dibayar untuk periode Maret-Mei 2020.

Namun, tidak semua pemain sepakat. Pasalnya, pemain-pemain dengan penghasilan rendah juga harus diperhatikan. Seperti dirinya, yang saat ini juga sudah berkeluarga.

"Kalau saya sendiri dapat 25 persen pasti dikit banget. Apalagi kalau sudah berkeluarga. Pemain bola di sini (Indonesia) hampir 90 persen pekerjaanya hanya di sepak bola. Mungkin hanya 10 persen yang punya sampingan," kata Hamdi saat dihubungi, Selasa (31/3/2020).

"Mudah-mudahan dari manajemen bisa mengerti, dari PSSI juga paham. Bisalah dinaikkan sampai 50 persen," jelasnya.

Pesepak bola Bali United Miftahul Hamdi (kanan) menggiring bola dengan dikawal pesepakbola Persija Jakarta Ismed Sofyan (kiri) pada pertandingan Babak Penyisihan Grup B Sepak Bola Piala Bhayangkara di Stadion Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (21/3). Pers
Pesepak bola Bali United Miftahul Hamdi (kanan) menggiring bola dengan dikawal pesepakbola Persija Jakarta Ismed Sofyan (kiri) pada pertandingan Babak Penyisihan Grup B Sepak Bola Piala Bhayangkara di Stadion Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (21/3). Pers

Eks pemain Bali United itu menjelaskan belum ada keputusan dari manajemen Persiraja terkait masalah ini. Menurutnya, manajemen Persiraja masih akan berdiskusi lebih dahulu.

"Alhamdulillah di Persiraja bulan Maret masih dibayar full 100 persen. Tapi, untuk ke depannya dari manajemen belum pastiin dapat berapa, 25 persen atau 50 persen. Jadi masih dilihat kondisi ke depannya. Jadi belum ada kepastian," ia menambahkan.

"Tapi kalau rapat antara manajer Liga 1 memang keputusannya kita dapat 25 persen setiap bulannya, kan. Cuma kalau dari persiraja belum tahu. Ya menurut saya kalau bisa, mudah-mudahan dapat 50 persen. Setengahnya lah dari biasanya," ungkapnya.

Kebijakan pemangkasan gaji yang dibuat oleh PSSI bukan tanpa sebab. Pasalnya, tidak ada kompetisi yang artinya pemain, pelatih, dan ofisial tim tidak bertanding.

baca juga

Sebagaimana diketahui, PSSI menunda kompetisi hingga 29 Mei 2020 sesuai dengan darurat bencana COVID-19 yang ditetapkan pemerintah. Jika pemerintah memperpanjang status tersebut, PSSI terpaksa menghentikan kompetisi atau dengan kata lain Liga 1 2020 tidak dilanjutkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yunus Nusi Sampai Turun ke Lapangan Perkara Injury Time 2 Jadi 7 Menit

Yunus Nusi Sampai Turun ke Lapangan Perkara Injury Time 2 Jadi 7 Menit

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:31 WIB

Komdis PSSI Hukum Yakob-Yance Sayuri dan Fabio Lefundes, Ada Intimidasi hingga Kekerasan

Komdis PSSI Hukum Yakob-Yance Sayuri dan Fabio Lefundes, Ada Intimidasi hingga Kekerasan

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 15:35 WIB

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 07:15 WIB

Segini Kisaran Kompensasi yang Harus Dibayar PSSI Jika Memecat John Herdman Sekarang

Segini Kisaran Kompensasi yang Harus Dibayar PSSI Jika Memecat John Herdman Sekarang

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 13:32 WIB

Vietnam hingga Thailand Bawa Skuad Terbaik, Erick Thohir Ungkap Keistimewaan FIFA ASEAN Cup 2026

Vietnam hingga Thailand Bawa Skuad Terbaik, Erick Thohir Ungkap Keistimewaan FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 16:39 WIB

Penampakan Trofi FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Umbar Janji Manis, Apa Itu?

Penampakan Trofi FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Umbar Janji Manis, Apa Itu?

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 16:28 WIB

Ketika Skuad Rp400 Miliar Jadi Beban: Menatap Efek Etalase Timnas Indonesia

Ketika Skuad Rp400 Miliar Jadi Beban: Menatap Efek Etalase Timnas Indonesia

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 18:05 WIB

Daftar Lengkap Sanksi Komdis PSSI: Persija Ditagih Rp180 Juta Usai Hajar Persib

Daftar Lengkap Sanksi Komdis PSSI: Persija Ditagih Rp180 Juta Usai Hajar Persib

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 07:51 WIB

Persija Dijatuhi 4 Sanksi Buntut Duel Kontra Persib di GBK, Terusir dari Jakarta dan Denda Jutaan

Persija Dijatuhi 4 Sanksi Buntut Duel Kontra Persib di GBK, Terusir dari Jakarta dan Denda Jutaan

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 12:46 WIB

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:45 WIB

Terkini

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

×