PSSI Akui Berat Gelar Kompetisi Tanpa Penonton di Tengah Pandemi Corona

Reky Kalumata | Adie Prasetyo Nugraha
PSSI Akui Berat Gelar Kompetisi Tanpa Penonton di Tengah Pandemi Corona
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan saat memberikan keterangan kepada media di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (20/1/2020). (Suara.com / Adie Prasetyo Nugraha).

PSSI sebelumnya telah menyatakan situasi force majeure sampai Juni

Suara.com - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan menjawab kemungkinan untuk menggelar kompetisi tanpa adanya penonton di tengah masa darurat wabah corona. Menurutnya, hal itu akan sulit dilakukan.

PSSI sebelumnya telah menyatakan situasi force majeure sampai Juni, yang membuat Liga 1 2020 dan Liga 2 dihentikan untuk sementara waktu. Kemungkinan, baru dilanjutkan kembali pada awal Juli mendatang.

"Efeknya akan besar bagi klub, khususnya di liga-liga yang tanpa penonton. Apalagi, sekali main itu, kan juga ada 50 orang biasanya di satu tempat (meski tanpa penonton). Apakah mungkin dengan kondisi PSBB sekarang," kata Iriawan.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan (kedua dari kanan). [Laman resmi PSSI]
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan (kedua dari kanan). [Laman resmi PSSI]

"Lalu apakah mungkin ada perizinan yang diberikan kepala daerah atau kepolisian setempat?. Karena ada 11 pemain dari masing-masing klub, delapan cadangan, manajer, dan pelatihnya berkumpul semua dalam stadion," lanjutnya.

Hal yang disampaikan Iriawan diamini oleh Yoyok Sukawi yang merupakan CEO PSIS Semarang. Menggelar pertandingan tanpa penonton akan sulit dilakukan.

Menurutnya, pertandingan membutuhkan keberadaan panitia pelaksana (panpel) yang artinya melibatkan banyak orang. Ini juga berbuntut kepada izin dari kepolisian.

"Harus diakui situasinya sulit untuk merespons usulan tetap menggelar pertandingan tanpa penonton setelah status tanggap darurat akibat penyebaran COVID-19 berlalu," ujar Yoyok.

"Menjalankan pertandingan tanpa penonton akan berdampak kerugian pada PSSI dan klub karena 80 persen pendanaan didapat dari sponsor dan penjualan tiket. Dalam kondisi ini memang harus dilakukan penghentian keseluruhan olahraga, baik itu dengan penonton maupun tanpa penonton dalam pertandingan," pungkasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS