Perpecahan di Barcelona Santer, Rousaud: Saya Dikhianati Presiden Klub

Syaiful Rachman
Perpecahan di Barcelona Santer, Rousaud: Saya Dikhianati Presiden Klub
Pejabat klub Barcelona berpose di depan markas mereka di Camp Nou. [AFP]

Enam pejabat Barcelona baru-baru ini letakkan jabatan.

Suara.com - Emili Rousaud baru saja meletakkan jabatannya sebagai wakil presiden Barcelona FC. Bersama lima pejabat lain klub, Jumat (10/4/2020), Rousaud memutuskan untuk mundur menyusul perseteruan dengan presiden klub Josep Maria Bartomeu.

Menanggapi pengunduran dirinya tersebut, Rousaud mengaku jika ia telah dikhianati oleh Bartomeu. Sebelum melayangkan surat pengunduran diri, Rousaud membenarkan kabar di hari sebelumnya yang menyebut Bartomeu memintanya untuk angkat kaki dari Camp Nou.

"Saya merasa dikhianati karena alasan yang dia (Bartomeu) berikan kepada saya dibuat-buat," kata Rousaud.

"Dia meminta saya untuk mundur dengan tuduhan saya telah membocorkan informasi rahasia klub dan menjelek-jelekan pemain. Dua hal itu tidak benar. Tidak ada bukti," tegasnya geram.

"Hal itu sangat menyakiti saya," tambahnya seperti dikutip Marca.

Pejabat FC Barcelona berpose bersama usai sebuah acara di Camp Nou, 20 Juli 2015 [AFP]
Pejabat FC Barcelona berpose bersama usai sebuah acara di Camp Nou, 20 Juli 2015 [AFP]

Soal skandal Barcagate, skandal media sosial Barcelona FC yang mencuat ke permukaan beberapa bulan lalu, Rousaud mengaku diperlakukan sebagai kambing hitam. Ia dan lima pejabat klub lainnya yang mengundurkan diri, mengklaim tidak mengetahui ataupun terlibat skandal tersebut.

"Anggota direksi klub, termasuk saya, tidak mengetahui skandal media sosial (Barcagate). Itulah kenapa saya sangat sakit hati diperlakukan seperti ini," ujar Rousaud.

" Saya tahu dia (Bartomeu) tidak suka dengan skandal yang ramai diberitakan itu. Karena ada tagihan-tagihan yang disembunyikan yang membuat internal klub guncang. Bartomeu sangat marah dan meminta audit eksternal."

"Saya tegaskan di sini, saya selalu loyal kepada klub."

Selain Rousand, lima pejabat Barcelona yang mengundurkan diri adalah Enrique Tombas, Silvio Elias, Maria Teixidor, Josep Pont dan Jordi Clasamiglia.

Menyusul mundurnya enam orang tersebut, jumlah anggota dewan direksi Barcelona berkurang dari 19 orang menjadi 13 orang. Berdasarkan AD-ART klub, dewan direksi minimal harus diisi oleh 14 orang. Artinya, Bartomeu wajib untuk segera menunjuk satu direktur baru.

Bartomeu sendiri menjabat presiden klub Katalunya tersebut sejak Juli 2015. Tahun ini pun merupakan tahun terakhir masa baktinya sebagai presiden klub.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS