- Persib Bandung bermain imbang 1-1 melawan Borneo FC di Stadion Segiri pada laga tandang BRI Super League 15 Maret 2026.
- Gol Persib dicetak Adam Alis, sedangkan Borneo FC menyamakan kedudukan melalui penalti Mariano Peralta di menit akhir.
- Pelatih Persib menyoroti insiden VAR terkait dugaan pelanggaran Patricio Matricardi yang berpotensi menjadi kontroversi.
Suara.com - Persib Bandung bermain imbang 1-1 melawan Borneo FC pada laga tandang BRI Super League 2025/2026, Minggu (15/3/2026).
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Persib lebih dulu unggul melalui gol Adam Alis pada menit ke-14.
Namun, Borneo FC mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-84 lewat eksekusi penalti Mariano Peralta.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menilai timnya sebenarnya layak meraih kemenangan jika melihat jalannya pertandingan.
"Pertandingan yang bagus, atmosfer yang bagus juga. Saya rasa kami seharusnya menang," kata Bojan Hodak seusai pertandingan.
Hodak menyoroti satu momen krusial menjelang akhir laga saat Patricio Matricardi terjatuh di dalam kotak penalti Borneo FC.
Wasit sempat melakukan pengecekan melalui Video Assistant Referee (VAR). Namun, setelah peninjauan, wasit memutuskan tidak ada pelanggaran dan pertandingan dilanjutkan.
Hodak mengaku belum bisa memberikan komentar lebih jauh mengenai insiden tersebut karena belum melihat tayangan ulang secara jelas.
"Mungkin akan ada kontroversi lagi tentang pelanggaran terhadap Patricio Matricardi apakah itu pelanggaran atau tidak," ucapnya.
Baca Juga: Borneo FC vs Persib, Federico Barba Antisipasi Juan Villa dan Mariano Peralta
"Kami harus mengeceknya karena saya belum melihat videonya, jadi saya tidak bisa berkomentar sekarang. Jika kami merasa tidak puas, kami akan mengirimkannya ke komite yang berwenang," jelasnya.
Menurut Hodak, pertandingan terakhir Persib pada bulan Ramadan itu berlangsung ketat. Meski demikian, ia menilai timnya lebih dominan pada babak pertama.
Persib beberapa kali menciptakan peluang berbahaya, sementara Borneo FC belum mampu memberikan ancaman berarti.
Memasuki babak kedua, Borneo FC mulai meningkatkan tekanan dan mendapatkan sejumlah peluang, termasuk melalui tendangan bebas.
"Saya rasa kami mempunyai peluang yang lebih baik di babak pertama dan mereka tidak punya peluang. Di babak kedua, mereka dapat banyak tendangan bebas," ungkapnya.
Meski hanya membawa pulang satu poin, Hodak tetap bersyukur karena timnya tidak kalah dalam laga tandang tersebut.