Pengalaman Bersama Timnas Italia Bantu Marco Motta Berkarier di Indonesia

Rully Fauzi | Adie Prasetyo Nugraha
Pengalaman Bersama Timnas Italia Bantu Marco Motta Berkarier di Indonesia
Marco Motta (kiri) bersama Giuseppe Rossi saat memperkuat Timnas Italia pada 2009 silam. [AFP PHOTO / ALBERTO PIZZOLI]

Motta menyebut pengalaman membela Timnas Italia U-23 di Olimpiade 2008 sangat penting baginya.

Suara.com - Bek serbabisa asal Italia, Marco Motta menjadi salah satu rekrutan anyar Persija Jakarta di musim 2020. Nama besarnya tentu begitu menarik perhatian dunia sepakbola Indonesia.

Bagaimana tidak, bicara level klub, tim-tim elite seperti Juventus dan AS Roma, hingga klub-klub kenamaan macam Atalanta, Torino, serta Watford pernah diperkuat pemain berusia 34 tahun.

Sementara bicara level internasional, Motta juga sudah mencatatkan cap di Timnas Senior Italia serta pernah menjadi pilar Timnas Italia U-21 dan U-23.

Motta sendiri mengakui jika pengalaman membela Gli Azzurri --julukan Timnas Italia-- sedikit banyak membantunya mengenal kultur sepakbola Indonesia.

Spesifiknya, Motta menyebut pengalamannya membela Timnas Italia U-23 di cabang olahraga sepakbola Olimpiade 2008 Beijing.

Kala itu, Motta turut andil membawa Italia mencapai babak perempatfinal kejuaraan di China. Sayang, Italia tak bisa melaju lebih jauh lagi karena kalah dari Belgia.

"Ya, saya selalu ingat pada Olimpiade 2008 di Beijing. Saat itu, saya berada dengan pemain-pemain masa depan Italia," kata Motta seperti dimuat laman resmi Persija, Jumat (22/5/2020).

"Olimpiade di Beijing juga membuat saya tidak kaget saat tiba di Indonesia 12 tahun kemudian, karena cuaca dan kultur Asia tidak terlalu jauh berbeda. Jadi, pengalaman itu sedikit banyak membantu saya berkarier di Indonesia saat ini," urai pemain yang fasih bermain sebagai bek sentral dan bek sayap itu.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS