Samai Rekor Serie A dan Raih Sepatu Emas Eropa, Begini Respons Immobile

Reky Kalumata
Samai Rekor Serie A dan Raih Sepatu Emas Eropa, Begini Respons Immobile
Striker Lazio Ciro Immobile merayakan golnya ke gawang Brescia dalam laga Liga Italia di Olympico Stadium. Filippo MONTEFORTE / AFP

Immobile menyamai rekor Gonzalo Higuain untuk gol satu musim Serie A

Suara.com - Bintang Lazio Ciro Immobile mengaku sangat senang mimpinya menjadi kenyataan setelah menyamai rekor pencetak gol Serie A Liga Italia dan mengklaim Sepatu Emas Eropa untuk musim 2019-20.

Immobile menyamai rekor Gonzalo Higuain untuk gol terbanyak dalam satu musim Serie A dengan koleksi 36 gol. Ia menyumbangkan satu gol Lazio kalah dari Napoli 1-3, Minggu (2/8/2020) dini hari WIB.

Striker berusia 30 tahun itu menyamai prestasi yang diraih Higuain pada 2015-16, setelah sebelumnya juga memastikan penghargaan Sepatu Emas sebagai pencetak gol tertinggi di sepakbola Eropa.

Penyerang andalan Lazio, Ciro Immobile. [Isabella BONOTTO / AFP]
Penyerang andalan Lazio, Ciro Immobile. [Isabella BONOTTO / AFP]

Immobile mengungguli pemain top seperti bintang Bayern Munich Robert Lewandowski (34 gol), superstar Juventus Cristiano Ronaldo (31 gol) dan kapten Barcelona Lionel Messi (25 gol).

"Saya sangat senang dan bangga dengan apa yang telah saya raih, terutama ketika saya melihat kembali ke tempat saya memulai dan semua yang saya lalui," kata Immobile kepada Lazio Style Channel seperti dilansir Sportskeeda.

"Jika Anda benar-benar percaya, kadang-kadang, mimpi memang menjadi kenyataan. Saya hanya bisa berterima kasih kepada pelatih dan staf, rekan satu tim saya, dan saya dapat meyakinkan Anda bahwa rekor ini untuk seluruh tim," ujarnya.

"Saya juga berterima kasih kepada para suporter Lazio, yang membuat saya merasa sangat diperlukan untuk tim ini, dan saya sangat bangga akan hal itu. Saya ingin menjadi contoh hidup bahwa jika Anda tidak pernah menyerah, Anda dapat mencapai target apa pun," lanjut striker Lazio ini

"Saya sangat bangga memiliki tempat saya dalam sejarah olahraga ini. Saya tergerak memikirkan bagaimana rekan satu tim saya menyambut saya di ruang ganti setelah saya mencetak hat-trick di Verona. Itulah tujuan olahraga itu," pungkasnya

Lazio, yang lolos ke Liga Champions, mengakhiri musim di posisi keempat, setelah sempat menjadi penantang Scudetto sebelum jeda yang diberlakukan karena pandemi virus corona.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS