Tempeleng Pemain Marseille, Neymar Dijatuhi Hukuman Dua Pertandingan

Irwan Febri Rialdi

Kamis, 17 September 2020 | 07:07 WIB
Tempeleng Pemain Marseille, Neymar Dijatuhi Hukuman Dua Pertandingan
Perseteruan Neymar dengan Alvaro Gonzalez. (FRANCK FIFE / AFP)

Suara.com - Bintang Paris Saint-Germain (PSG), Neymar, resmi dihukum larangan bermain sebanyak dua pertandingan akibat kartu merah yang dirinya dapat saat menghadapi Marseille di Liga Prancis. Selain itu, pihak liga juga akan menginvestigasi klaim Neymar mengenai rasisme.

Angel Di Maria pun akan dipanggil menghadap komisi disipliner liga di pertemuan 23 September nanti setelah dituduh meludahi bek Marseille, Alvaro Gonzales, ketika kekalahan PSG 0-1 yang diwarnai keributan antar pemain dan lima kartu merah itu.

Neymar diusir dari lapangan karena memukul bagian belakang kepala Gonzales dan menuduh bek asal Spanyol itu memanggilnya "monyet". Gonzales membantah tuduhan itu.

Presiden komisi disipliner Sebastien Deneux mengatakan jika investigasi akan mempelajari rekaman video untuk menentukan apakah ada cukup bukti untuk memperkuat tuduhan pelecehan rasisme itu.

Tujuannya adalah untuk mengetahui "apa yang sebenarnya dikatakan dan apa yang sebenarnya didengar," kata Deneux seperti dikutip AFP.

Investigasi itu juga berpotensi menafsirkan apakah Neymar membuat pernyataan homofobik kepada Gonzales, seperti dilansir media Spanyol.

Bek PSG Layvin Kurzawa terkena larangan enam pertandingan karena menendang bek kiri Marseille Jordan Amavi, yang juga dilarang bermain tiga laga setelah diusir keluar lapangan.

Leandro Paredes bakal melewatkan dua laga setelah ribut dengan kompatriot asal Argentina Dario Benedetto, yang juga dikartumerah dan dilarang tampil ketika Marseille melawan Saint-Etienne pada Kamis.

Neymar menonton kemenangan PSG 1-0 atas Metz di kandang dari bangku penonton.

baca juga

Gol menit terakhir Julian Draxler membantu PSG meraih poin pertamanya musim ini menyusul dua kekalahan beruntun di laga pembuka musim untuk pertama kalinya sejak 1984/85.

Neymar akan kembali di laga melawan Reims pada 27 September namun akan melewatkan laga tandang mereka ke Nice, Minggu.

Hukuman itu menambah catatan buruk Neymar sejak kedatangannya di Paris pada 2017 sebagai pemain termahal di dunia.

Dia dilarang main tiga laga oleh UEFA, yang kemudian dikurangi menjadi dua, karena umpatan kepada ofisial menyusul tersingkirnya PSG dari Liga Champions saat melawan Manchester United pada 2019.

Beberapa bulan kemudian dia mencaci pendukung Rennes setelah PSG kalah lewat adu penalti di laga final Piala Prancis, yang berbuntut larangan bermain tiga laga dari asosiasi sepak bola Prancis.

Neymar juga diusir di laga 2-2 melawan Marseille pada Oktober 2017 setelah mendapat dua kartu kuning. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gol Tunggal Draxler Bawa PSG Rasakan Kemenangan Perdana Musim Ini

Gol Tunggal Draxler Bawa PSG Rasakan Kemenangan Perdana Musim Ini

Bola | Kamis, 17 September 2020 | 05:06 WIB

Kutuk Rasisme, Pemerintah Brasil Beri Dukungan pada Neymar

Kutuk Rasisme, Pemerintah Brasil Beri Dukungan pada Neymar

Bola | Rabu, 16 September 2020 | 15:35 WIB

Jotos Bek Marseille, Neymar Terancam Sanksi Larangan Bermain Tujuh Laga

Jotos Bek Marseille, Neymar Terancam Sanksi Larangan Bermain Tujuh Laga

Bola | Selasa, 15 September 2020 | 19:32 WIB

Usai Ejek Neymar Monyet, Pemain Marseille Dapat Pesan Ancaman Pembunuhan

Usai Ejek Neymar Monyet, Pemain Marseille Dapat Pesan Ancaman Pembunuhan

Bola | Selasa, 15 September 2020 | 08:42 WIB

PSG Bela Penuh Neymar yang Jadi Sasaran Rasis

PSG Bela Penuh Neymar yang Jadi Sasaran Rasis

Bola | Selasa, 15 September 2020 | 06:47 WIB

Terkini

Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau

Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:46 WIB

Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat

Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara

Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:40 WIB

War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan

War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG

Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:32 WIB

Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun

Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?

Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998

Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:21 WIB

Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi

Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:18 WIB

Purbaya Semprot Moody's dan Fitch: "Offside!" Salah Ukur Ekonomi RI, Harusnya Lihat Angka 5,6%

Purbaya Semprot Moody's dan Fitch: "Offside!" Salah Ukur Ekonomi RI, Harusnya Lihat Angka 5,6%

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:12 WIB

×