alexametrics

Ronald Koeman Ingin Angkut Romelu Lukaku, Manajemen Barcelona Gusar

Rully Fauzi
Ronald Koeman Ingin Angkut Romelu Lukaku, Manajemen Barcelona Gusar
Penyerang Inter Milan, Romelu Lukaku. [Friedemann Vogel / POOL / AFP]

Akankah Romelu Lukaku merapat ke Barcelona di bursa transfer musim panas ini?

Suara.com - Kabar menarik ihwal bursa transfer musim panas 2020 kembali datang dari kamp Barcelona bersama sang pelatih baru, Ronald Koeman.

Koeman dikabarkan mengincar penyerang andalan Inter Milan, Romelu Lukaku, namun wacana ini diklaim ternyata membuat board alias manajemen Barcelona gusar. Apa pasal?

Membeli penyerang anyar diyakini merupakan prioritas Barcelona di bursa transfer musim panas ini, spesifiknya memang prioritas dari seorang Koeman.

Pelatih berubuh gempal asal Belanda itu dipercaya telah memutuskan untuk tidak memasukkan Luis Suarez dalam rencananya untuk kampanye 2020/2021 ini.

Baca Juga: Ronald Koeman Janjikan Ini Bila Luis Suarez Bertahan di Barcelona

Kabar teranyar yang diturunkan Mundo Deportivo, Kamis (17/9/2020), Koeman pun telah mengajukan nama Lukaku kepada jajaran manajemen Barcelona, sebagai bomber yang ia inginkan di musim panas ini.

Menurut laporan tersebut, Koeman menginginkan Lukaku karena ia mengenal dengan baik striker internasional Belgia berusia 27 tahun itu.

Penyerang Inter Milan, Romelu Lukaku. [MARCO BERTORELLO / AFP]
Penyerang Inter Milan, Romelu Lukaku. [MARCO BERTORELLO / AFP]

Koeman memang pernah membesut Lukaku saat ia masih menjadi pelatih Everton. Bahkan, bomber bertubuh tambun itu sempat menjadi salah satu striker paling disegani di Premier League di bawah asuhan Koeman.

Akan tetapi, masih diklaim Mundo Deportivo, keinginan Koeman untuk merekrut Lukaku itu hanya bertepuk sebelah tangan.

Usulan sang meneer langsung ditolak beberapa orang di jajaran manajemen Barcelona, yang menilai Lukaku bakal kurang pas dengan style bermain ataupun filosofi sepakbola Barca selama ini.

Baca Juga: 5 Hits Bola: Tak Punya Uang Tebus Depay, Koeman Minta Barcelona Jual Pemain

Manajemen Barcelona sendiri selama ini memang dikenal kerap melakukan intervensi terhadap urusan belanja pemain ini, yang membuat beberapa pelatih klub terdahulu diyakini kurang merasa nyaman.

Komentar