Jaga Asupan Gizi, Timnas U-19 Dilarang Makan Makanan Digoreng dan Pedas

Reky Kalumata | Adie Prasetyo Nugraha
Jaga Asupan Gizi, Timnas U-19 Dilarang Makan Makanan Digoreng dan Pedas
Skuat Timnas Indonesia U-19 sedang makan (dok. PSSI).

Pola makanan skuat Garuda Nusantara sangat diatur saat jalani TC di Kroasia.

Suara.com - Timnas Indonesia U-19 sudah tiga pekan lebih berada di Kroasia menjalani training camp (TC). Tidak hanya berlatih, Pasukan Merah Putih juga dijaga asupan gizinya.

Pola makanan skuat Garuda Nusantara --julukan Timnas Indonesia U-19-- sangat diatur. Pelatih fisik Lee Jae-hong langsung mengawasi apa yang dikonsumsi oleh David Maulana dan kawan-kawan.

"Pola makan harus dijaga agar pemain terus dalam kondisi bugar dan fit. Dengan menu latihan yang bervariasi apalagi intensitas pemain harus tahu apa saja yang harus dimakan dengan pengawasan dari kami. Seperti asupan karbohidrat, protein, sayuran dan lain-lain," kata Lee Jae-hong dikutip dari laman resmi PSSI, Rabu (23/9/2020).

Sejumlah pemain Timnas Indonesia U-19 dan ofisial melakukan pemanasan saat pemusatan latihan di Kroasia, Jumat (18/9/2020). [ANTARA FOTO/PSSI]
Sejumlah pemain Timnas Indonesia U-19 dan ofisial melakukan pemanasan saat pemusatan latihan di Kroasia, Jumat (18/9/2020). [ANTARA FOTO/PSSI]

"Untuk makanan, menu wajib yakni sayur, daging, ikan, salad, buah, susu, serta roti. Semua saya cek termasuk saat pemain mengambil takaran porsi makanan," tambahnya.

Baca Juga: Pemain Indonesia Kerap Kalah Duel, Ini yang Akan Dilakukan Shin Tae-yong

Para pemain sangat menikmati menu makanan di hotel tempat menginap skuat Timnas Indonesia U-19 selama di Kroasia. Hingga saat ini, belum ada kendala berarti yang dialami para pemain soal makanan.

Para pemain tampak menjaga apa saja yang di makan mereka, karena ini semua demi performa terbaik di lapangan. Makanan yang digoreng serta pedas dilarang untuk dikonsumsi pemain.

"Kami tidak membolehkan menu makanan yang banyak digoreng dan pedas tentunya. Pemain harus banyak minum air putih dan buah," ia menambahkan.

"Selain itu, pemain juga dicek berat badan setiap harinya dan cek in body tes seperti masa otot, lemak dan lain-lain," jelas Lee Jae-hong.

Selama di Kroasia, Timnas Indonesia U-19 sudah menjalani lima kali uji coba melawan Bulgaria (0-3), Kroasia (1-7), Arab Saudi (3-3) dan dua kali versus Qatar dengan hasil kemenangan 2-1 dan seri 1-1.

Baca Juga: Liga 1 Segera Bergulir, PSIS Semarang Tak Tambah Pemain

Indonesia akan lanjut menjalani uji coba melawan Bosnia-Herzegovina (25/9/2020), dan Dinamo Zagreb (28/9/2020). TC di Kroasia dijadwalkan sampai dengan akhir September.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS