Tak Cuma Indonesia, FIFA Berduka atas Meninggalnya Ricky Yacobi

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 25 November 2020 | 09:19 WIB
Tak Cuma Indonesia, FIFA Berduka atas Meninggalnya Ricky Yacobi
Presiden FIFA Gianni Infantino saat berbicara di Kongres badan sepak bola Dunia ke-70 yang berlangsung secara daring di Zurich, 18 September 2020. [Kurt SCHORRER / FIFA / AFP]

Suara.com - Meninggalnya legenda Timnas Indonesia, Ricky Yacobi, tak hanya jadi duka bagi dunia sepakbola Tanah Air. Kepergian Ricky turut menjadi sorotan Federasi Sepakbola Internasional (FIFA).

Presiden FIFA, Gianni Infantino, turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya sang legenda. Hal itu disampaikan Infantino melalui sepucuk surat yang dikirimkannya kepada PSSI.

Dalam surat tersebut, Gianni Infantino mengatakan bahwa ia turut bersedih atas meninggalnya Ricky Yacobi.

Menurut Infantino, begitu banyak kenangan dan pencapaian yang diukir mendiang Ricky sehingga membuat dunia sepakbola, khususnya di Indonesia, telah kehilangan sosok penting.

"Kepada Ketua Umum PSSI yang terkasih, saya ingin mengucapkan ungkapan turut berduka cita yang mendalam atas kepergian mantan pemain timnas dan legenda sepakbola Indonesia, Ricky Yacobi. Kata-kata rasanya tak cukup untuk mengungkapkan kesedihan atas kehilangan ini," kata Gianni Infantino dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com.

"Ia (Ricky Yakobi) dikenang sebagai pemain Indonesia yang paling menonjol di tahun 1980-an, top skor, peninggalan dan pencapaian yang sudah ia raih, dan terlebih khusus tentang kepribadiannya, popularitasnya, kepemimpinannya dan kualitasnya sebagai manusia secara utuh, tidak akan pernah bisa dilupakan. Dia akan selalu dirindukan," lanjutnya.

Ricky Yacobi meninggal dunia. (JIBI/Solopos/Burhan Aris Nugraha)
Ricky Yacobi meninggal dunia. (JIBI/Solopos/Burhan Aris Nugraha)

Dalam lanjutan suratnya, Gianni Infantino juga mengapresiasi pencapaian yang telah diraih almarhum Ricky Yacobi selama berkecimpung di dunia sepakbola baik saat membela klub maupun tim nasional.

"Selama kariernya Ricky sudah menjadi kapten untuk tim Indonesia selama lebih dari 30 kali dan membawa tim nasional memimpin pada pertengahan tahun 1980-an."

"Di level klub, karier Ricky Yacoby di PSMS dan Arseto FC serta klub Jepang Matsushita FC. Tentu, dia akan selalu dikenang," ungkapnya

baca juga

Di akhir suratnya, lelaki yang menjabat Presiden FIFA periode 2019-2023 ini memberikan kata-kata penyemangat untuk menghibur pihak-pihak yang ditinggalkan.

"Mewakili komunitas sepakbola internasional, saya ingin turut bersimpati yang amat dalam untuk PSSI, dan untuk keluarga Ricky, teman-teman dan orang-orang terkasih yang ditinggalkan. Kami akan selalu bersama kalian."

"Kami harap semua kenangan dan kata-kata penyemangat akan membantu untuk memberikan kedamaian dan penghiburan di masa-masa sulit saat ini," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sambil Garuk-garuk Kepala, Ini Momen Serdy Minta Sepatu Bola ke Ketum PSSI

Sambil Garuk-garuk Kepala, Ini Momen Serdy Minta Sepatu Bola ke Ketum PSSI

Bola | Rabu, 25 November 2020 | 07:56 WIB

Zlatan Ibrahimovic Protes ke Game FIFA 21, Kenapa?

Zlatan Ibrahimovic Protes ke Game FIFA 21, Kenapa?

Tekno | Selasa, 24 November 2020 | 19:20 WIB

Kapten Bali United Bangga Timnya Dapat Lisensi Klub Profesional

Kapten Bali United Bangga Timnya Dapat Lisensi Klub Profesional

Bola | Selasa, 24 November 2020 | 14:47 WIB

Terkini

Telin Perluas Jejak Ekosistem Digital Global Melalui Empat Kemitraan Strategis di BATIC 2026

Telin Perluas Jejak Ekosistem Digital Global Melalui Empat Kemitraan Strategis di BATIC 2026

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Cinta Terlarang Berujung Teror: Karyawan SPPG di Tuban Peras Istri Orang Pakai Video Intim

Cinta Terlarang Berujung Teror: Karyawan SPPG di Tuban Peras Istri Orang Pakai Video Intim

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:34 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp48.000, Kini Rp2,67 Juta per Gram

Harga Emas Antam Anjlok Rp48.000, Kini Rp2,67 Juta per Gram

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:34 WIB

Desain Tak Lagi Milik Profesional, IM3 Buka AI dan Adobe Express untuk 15 Ribu Kreator hingga UMKM

Desain Tak Lagi Milik Profesional, IM3 Buka AI dan Adobe Express untuk 15 Ribu Kreator hingga UMKM

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:29 WIB

Ruang Kelas Ambruk: Siswa SDN 3 Wonorejo Belajar di Bawah Tenda Darurat

Ruang Kelas Ambruk: Siswa SDN 3 Wonorejo Belajar di Bawah Tenda Darurat

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:21 WIB

Menhut Raja Juni Sebut Karhutla di Riau Terus Mengecil

Menhut Raja Juni Sebut Karhutla di Riau Terus Mengecil

Riau | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Serum Viva Warna Biru untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Pengguna

Serum Viva Warna Biru untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Pengguna

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:10 WIB

Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam

Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS

Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat

Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat

Riau | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:39 WIB

×