Ironi Diego Maradona: Fenomenal sebagai Pemain, Memble sebagai Pelatih

Rully Fauzi

Kamis, 26 November 2020 | 19:54 WIB
Ironi Diego Maradona: Fenomenal sebagai Pemain, Memble sebagai Pelatih
Mendiang Diego Maradona (kiri), saat menjadi pelatih Timnas Argentina di Piala Dunia 2010, memeluk Lionel Messi. [Javier SORIANO / AFP]

Suara.com - Dunia sepakbola dirundung duka. Legenda sepakbola Argentina, Diego Maradona tutup usia pada Rabu (25/11/2020) malam WIB. The Golden Boy meninggal dunia di usia 60 tahun akibat serangan jantung.

Selama kariernya sebagai pemain, Maradona pernah memperkuat klub-klub top Eropa macam Barcelona, Napoli, hingga Seviila.

Di Napoli Maradona bahkan dianggap sebagai 'dewa', lebih-lebih dari legenda, usai membawa klub asal Naples itu menggondol Scudetto musim 1986/1987 serta 1989/1990. 

Bahkan, kini muncul wacana jika Napoli akan mengganti nama stadion mereka, Stadio San Saolo dengan nama Maradona.

Di negara asalnya, Maradona juga berstatus legenda Boca Juniors, meski ia relatif tak lama membela panji klub raksasa Argentina itu.

Sementara di level internasional, pemilik nama lengkap Diego Armando Maradona tersebut sukses membawa Timnas Argentina kampiun Piala Dunia 1986 di Meksiko, yang juga melahirkan gol 'Tangan Tuhan' ke gawang Inggris yang termahsyur itu.

Total Maradona mencatatkan 91 caps dan menyarangkan 34 gol selama berseragam La Albiceleste --julukan Timnas Argentina, dan sampai detik ini masih dianggap sebagai salah satu putra terbaik sepakbola negeri tersebut bersama dengan Lionel Messi.

Well, tak diragukan jika Maradona memiliki karier yang cemerlang sebagai pemain, bahkan bisa dibilang fenomenal. Namun soal karier melatihnya, jauh panggang dari api!

Ya, karier The Golden Boy --julukan Diego Maradona-- sebagai juru taktik praktis tak secemerlang kariernya sebagai pemain, bahkan boleh dikatakan amat kontras.

baca juga

Klub terakhir yang ditangani Maradona sebelum ia tutup usia adalah Gimnasia de La Plata, klub top-flight alias kasta tertinggi kompetisi Argentina.

Di bawah Maradona, Gimnasia menjalani musim yang buruk dan inkonsisten di sepanjang kampanye 2019/2020 lalu.

Bagi Maradona, melatih Gimnasia sendiri adalah pekerjaan yang relatif baru sejak ia mundur sebagai juru taktik klub Meksiko, Dorados pada Juni 2019.

El 10 --julukan Diego Maradona lainnya-- mundur dengan alasan kesehatan setelah gagal membawa Dorados promosi ke kasta teratas kompetisi sepakbola Meksiko.

Bagi Maradona, Gimnasia adalah klub keenam sepanjang karier kepelatihannya. Selain melatih di level klub, sang legenda juga pernah membesut Timnas Argentina yang dicintainya pada periode 2008-2010.

Well, nama Maradona sendiri akan selalu dikenang sebagai pelatih Argentina di Piala Dunia pertama yang dihelat di Benua Afrika, yakni Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.

Diego Maradona (kiri) saat melatih Timnas Argentina di Piala Dunia 2010 bersama Lionel Messi (DANIEL GARCIA / AFP)
Diego Maradona (kiri), saat melatih Timnas Argentina di Piala Dunia 2010. (DANIEL GARCIA / AFP)

Ya, praktis ini merupakan puncak karier Maradona sebagai pelatih mengingat sebelum dan sesudah itu ia hanya menangani beberapa klub yang relatif tak terlalu terkenal di Argentina dan Timur Tengah.

Akan tetapi, Argentina pun tertatih-tatih di babak kualifikasi zona Amerika Selatan sebelum memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2010, dengan kekalahan telak 1-6 di markas Bolivia pada April 2009 menjadi salah satu aib besar Tim Tango --julukan Timnas Argentina lainnya.

Penampilan Argentina setelah itu pun tak stabil. Mereka berhasil menang tipis atas Kolombia, namun menyerah saat bertandang ke Ekuador.

Argentina lalu kalah dua laga beruntun, saat menjamu sang rival bebuyutan, Brasil dan kala bertandang ke Paraguay.

Beruntung, Lionel Messi dan kawan-kawan lolos dari lubang jarum pasca memenangi dua laga pamungkas mereka kontra Peru dan Uruguay.

Diberkahi pemain-pemain kelas dunia macam Juan Sebastian Veron, Javier Mascherano, Diego Milito hingga pemain-pemain muda penuh talenta macam Sergio Aguero, Gonzalo Higuain, Angel Di Maria, Carlos Tevez, Javier Pastore dan tentu saja Messi, perjalanan Argentina-nya Maradona cukup mulus hingga babak 16 besar Piala Dunia 2010.

Namun, petaka terjadi di perempatfinal kala Messi dan kolega dihabisi Jerman 0-4. Langkah Argentina pun terhenti di Afrika Selatan seiring dengan kekalahan memalukan ini.

Pada Juli 2010 selepas perhelatan turnamen akbar tersebut, Maradona pun dicopot dari posisinya sebagai pelatih kepala Albiceleste.

Ya, bertolak belakang dengan karier gemerlap pada masa lalu sebagai pemain, perjalanan sang legenda di dunia racik strategi memang sama sekali mentereng.

Selama karier kepelatihannya, tak ada satu trofi pun yang berhasil dipersembahkan Maradona untuk tim yang dibesutnya.

Karier Kepelatihan Diego Maradona:

Deportivo Mandiyu (Oktober 1994 - Desember 1994)

Racing Club (Januari 1995 - Maret 1995)

Timnas Argentina (Oktober 2008 - Juli 2010)

Al-Wasl (Mei 2011 - Juli 2012)

Al-Fujairah SC (Mei 2017 - April 2018)

Dorados (September 2018 - Juni 2019)

Gimnasia de La Plata (September 2019 - November 2020)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lionel Messi Gantung Sepatu: Selesainya Era Alien yang Tak Akan Pernah Sanggup Disamai Generasi Baru

Lionel Messi Gantung Sepatu: Selesainya Era Alien yang Tak Akan Pernah Sanggup Disamai Generasi Baru

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 19:13 WIB

Sepak Bola dan Obesitas: Kisah Ronaldo Nazario, Maradona, hingga Akinfenwa

Sepak Bola dan Obesitas: Kisah Ronaldo Nazario, Maradona, hingga Akinfenwa

Bola | Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Timnas Argentina Didesak Dilarang Main di Piala Dunia, Sang Presiden Murka

Timnas Argentina Didesak Dilarang Main di Piala Dunia, Sang Presiden Murka

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:10 WIB

5 Kesamaan Argentina di Final Piala Dunia 1990 dan 2026: Kutukan Bintang hingga Kartu Merah

5 Kesamaan Argentina di Final Piala Dunia 1990 dan 2026: Kutukan Bintang hingga Kartu Merah

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 16:05 WIB

Lionel Messi Ikuti Jejak Maradona, 'Menghilang' di Final Piala Dunia 2026

Lionel Messi Ikuti Jejak Maradona, 'Menghilang' di Final Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 12:00 WIB

Kontroversi Spanduk Malvinas, Argentina Pasrah Disanksi FIFA

Kontroversi Spanduk Malvinas, Argentina Pasrah Disanksi FIFA

Bola | Minggu, 19 Juli 2026 | 15:40 WIB

Hidup Sejak Piala Dunia Pertama, Nenek Pendukung Argentina Ini Dapat Jersey Lionel Messi

Hidup Sejak Piala Dunia Pertama, Nenek Pendukung Argentina Ini Dapat Jersey Lionel Messi

Video | Minggu, 19 Juli 2026 | 15:30 WIB

Lautaro Martinez: Saya Sudah Bilang ke Alexis, Akan Cetak Gol

Lautaro Martinez: Saya Sudah Bilang ke Alexis, Akan Cetak Gol

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 06:11 WIB

Kalem Jelang Lawan Inggris, Lionel Scaloni: Hanya Pertandingan Semifinal Biasa

Kalem Jelang Lawan Inggris, Lionel Scaloni: Hanya Pertandingan Semifinal Biasa

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 17:58 WIB

Head to Head Argentina vs Inggris: Siapa Lebih Unggul Jelang Semifinal Piala Dunia 2026?

Head to Head Argentina vs Inggris: Siapa Lebih Unggul Jelang Semifinal Piala Dunia 2026?

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 14:06 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×