Resmi Dipecat, Ini Komentar Terakhir Lampard sebagai Pelatih Chelsea

Rully Fauzi

Senin, 25 Januari 2021 | 21:58 WIB
Resmi Dipecat, Ini Komentar Terakhir Lampard sebagai Pelatih Chelsea
Mantan manajer Chelsea, Frank Lampard. [PETER POWELL / POOL / AFP]

Suara.com - Frank Lampard resmi didepak dari posisinya sebagai manajer Chelsea hari ini, Senin (25/1/2021) malam WIB. Ini menyusul serangkaian hasil buruk di Liga Inggris 2020/2021.

Pemecatan ini sendiri terjadi kurang dari 24 jam pasca Lampard memimpin Chelsea mengalahkan tim Divisi Championship, Luton Town 3-1 di partai babak keempat Piala FA 2020/2021, Minggu (24/1/2021) malam WIB.

Kemenangan tersebut tak cukup untuk menolong posisi pelatih berusia 42 tahun yang juga legenda Chelsea itu, yang memang sudah terjepit.

Yang menarik adalah komentar Lampard usai kemenangan atas Luton tersebut, yang ternyata menjadi komentar terakhirnya sebagai juru taktik Chelsea.

Ditanya soal pemecatan dirinya, eks gelandang andalan Chelsea itu sempat sesumbar bahwasanya semua akan 'baik-baik saja'

Chelsea sendiri menang 3-1 berkat hat-trick penyerang Tammy Abraham pada menit ke-11, 17' dan 74'. Namun, Luton memang sempat memperkecil skor jadi 1-2 pada menit ke-30 dan sempat membuat tuan rumah cukup ketar-ketir di beberapa momen.

"Ada momen tim sedikit terlena karena keunggulan nyaman 2-0, sesuatu yang tidak bagus," tutur Lampard seperti dimuat ESPN usai laga semalam.

"Namun, kami segera terbangun setelah situasi itu, kembali mendominasi pertandingan dan permainan tim kembali cukup nyaman.

Nah, ihwal isu pemecatan sebagai pelatih Chelsea, begini komentar mantan pilar Timnas Inggris tersebut.

baca juga

"Soal pemecatan? Sekali lagi saya bilang bahwa saya tak khawatir. Saya sudah memperkirakan masa-masa sulit di musim ini, saya sudah bilang itu pada awal Desember (2020) dan semua orang malah menjadikan kami kandidat juara (Liga Inggris 2020/2021). Saya tahu itu bukan hal gampang, kami sadar posisi kami," ucapnya.

"Saya tak peduli apakah itu memberi tekanan pada saya. Karena belum lama ini semua orang bertanya kapan saya akan meneken kontrak baru, dan sekarang orang bicara sebaliknya karena dalam periode yang padat dan sibuk, kami menelan beberapa kekalahan."

"Tekanan akan hadir secara konstan saat menjadi manajer dan dalam momen sulit, Anda tahu hal ini akan selalu ada. Saya bukannya tak sadar soal ini saat menerima tawaran melatih Chelsea,. Sejujurnya saya yakin bahwa ke depannya semua akan baik-baik saja," sesumbar Lampard, yang nyatanya langsung didepak dalam waktu kurang dari sehari setelah komentarnya ini.

Lampard sejatinya mampu membawa Chelsea finis keempat di klasemen akhir Liga Inggris musim lalu, yang merupakan musim perdananya menukangi The Blues setelah sebelumnya melatih Derby County.

Torehan tersebut tergolong impresif lantaran selain merupakan musim debutnya membesut Chelsea, di awal musim The Blues juga terkena embargo transfer.

Berkat pencapaiannya itu, Lampard pun mendapat reward berupa gelontoran dana yang melimpah untuk belanja pemain di bursa transfer musim panas 2020 lalu. Mantan gelandang andalan Chelsea itu menghabiskan dana tak kurang dari 200 juta pounds untuk belanja pemain.

Sayang seribu sayang, beberapa rekrutan mahal macam Timo Werner dan Kai Havertz justru flop di Chelsea, sebagaimana performa The Blues juga jauh dari harapan di kampanye 2020/2021 ini.

Dalam laga terakhir di Liga Inggris, Chelsea menyerah 0-2 dari Leicester City yang membuat The Blues kini terdampar di peringkat kesembilan klasemen pada paruh musim. Itu adalah kekalahan kelima Chelsea dalam delapan laga pamungkasnya di liga.

Fakta lainnya, Lampard juga menjadi manajer Chelsea dengan rataan poin terendah di ajang Liga Inggris pada era kepemimpinan Roman Abramovich; 1,67 poin per laga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prediksi Liverpool vs Manchester City: Duel di Tengah Bayang-Bayang Kontroversi

Prediksi Liverpool vs Manchester City: Duel di Tengah Bayang-Bayang Kontroversi

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 17:36 WIB

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:44 WIB

Todd Boehly Lepas Saham Chelsea Rp22 Triliun, Pengusaha Keturunan Iran Pegang Kendali

Todd Boehly Lepas Saham Chelsea Rp22 Triliun, Pengusaha Keturunan Iran Pegang Kendali

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:58 WIB

Chelsea Dipecundangi Arsenal, Xabi Alonso Akui Lakukan Kesalahan Fatal

Chelsea Dipecundangi Arsenal, Xabi Alonso Akui Lakukan Kesalahan Fatal

Bola | Senin, 07 September 2026 | 20:00 WIB

Sempat Kalah 2 Kali, Elkan Baggott Bangkit dan Bantu Millwall Pesta 4 Gol di Liga Inggris

Sempat Kalah 2 Kali, Elkan Baggott Bangkit dan Bantu Millwall Pesta 4 Gol di Liga Inggris

Bola | Senin, 07 September 2026 | 10:23 WIB

Bedah Duel Premier League: Arsenal Kokoh Tanpa Kebobolan, Chelsea Rawan di Lini Belakang

Bedah Duel Premier League: Arsenal Kokoh Tanpa Kebobolan, Chelsea Rawan di Lini Belakang

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 16:55 WIB

Boyong Enzo Fernandez, Counter Attack Manchester City Bakal Makin Tajam?

Boyong Enzo Fernandez, Counter Attack Manchester City Bakal Makin Tajam?

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 15:25 WIB

Alarm Bahaya Tottenham: Usai Dua Musim Finis ke-17, Kini Jadi Juru Kunci?

Alarm Bahaya Tottenham: Usai Dua Musim Finis ke-17, Kini Jadi Juru Kunci?

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Samai Rekor Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes Jadi Pemain Terbaik PFA 2025/2026

Samai Rekor Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes Jadi Pemain Terbaik PFA 2025/2026

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Alami Kolaps, Mantan Pemain Chelsea Meninggal Dunia di Lapangan

Alami Kolaps, Mantan Pemain Chelsea Meninggal Dunia di Lapangan

Bola | Senin, 24 Agustus 2026 | 13:14 WIB

Terkini

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:54 WIB

×