Array

Hasrat Mourinho Hiasi Tonggak Kariernya dengan Trofi untuk Tottenham

Rully Fauzi Suara.Com
Kamis, 11 Maret 2021 | 14:55 WIB
Hasrat Mourinho Hiasi Tonggak Kariernya dengan Trofi untuk Tottenham
Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho. [Tangkapan layar YouTube resmi Tottenham]

Suara.com - Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho pada musim 2020/2021 ini akan genap memimpin pertandingan ke-1.000 sepanjang karier kepelatihannya yang sukses.

Pelatih kawakan Portugal berjuluk The Special One itu pun menyatakan, tak ada cara lain merayakan tonggak itu selain dengan memenangkan trofi untuk Tottenham musim ini.

Tottenham sendiri terakhir kali mengangkat trofi major pada 2008 silam ketika merebut Piala Liga Inggris, dan klub London utara tersebut kembali masuk final ajang itu musim ini, selain juga masih berkiprah dalam Liga Europa.

Mourinho mengawali karier manajerialnya bersama Benfica pada 2000 ,dan sejak itu menjadi manajer untuk tim-tim penggondol trofi seperti Porto, Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, hingga Manchester United.

Sejauh ini, Mourinho sudah melakoni 988 pertandingan sebagai pelatih kepala sebuah tim.

"Saya bukan ahli statistik, tetapi pertandingan resmi saya yang ke-1.000 akan tiba musim ini," kata Mourinho jelang laga leg pertama babak 16 Besar Liga Europa 2020/2021 melawan wakil Kroasia Dinamo Zagreb, di mana Tottenham akan main kandang dini hari nanti.

"Dalam karier di mana saya cukup beruntung memenangkan begitu banyak hal, maka akan sangat indah merayakan pertandingan resmi saya yang ke-1.000 dengan mempersembahkan trofi untuk Tottenham," tutur pelatih berusia 58 tahun itu.

Musim ini juga genap 20 tahun chairman Tottenham, Daniel Levy memimpin klub dan Mourinho mengaku akan senang membantu Levy merayakan momen itu dengan cara mengakhiri paceklik trofi The Lilywhites --julukan Tottenham.

"Klub ini klub yang amat besar dalam banyak aspek. Amat sangat terorganisasi dengan baik, dan itu karya luar biasa dari dia (Levy) sebagai bos besar di sini," ucap Mourinho.

Baca Juga: Laga Spesial, Pelatih AS Roma Waspadai Serangan Balik Shakhtar

"Saya tak beranggapan kadang-kadang adil mengadili trofi, tetapi trofi itu asam garamnya sepakbola. Saya berusaha meraihnya demi dia, bukan cuma demi dia, tapi juga untuk pemain, penggemar, semua orang. Saya akan senang membantu," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI