alexametrics

Nyali Pelatih Granada Tak Ciut Hadapi Tim Raksasa Macam Manchester United

Rully Fauzi
Nyali Pelatih Granada Tak Ciut Hadapi Tim Raksasa Macam Manchester United
Pelatih Granada, Diego Martinez. [FILIPPO MONTEFORTE / AFP]

Menurut sang entrenador, nama besar Manchester United justru memantik semangat para penggawa Granada.

Suara.com - Pelatih Granada, Diego Martinez menegaskan timnya tidak gentar terhadap nama dan reputasi besar yang dimiliki lawan mereka pada babak perempatfinal Liga Europa 2020/2021, Manchester United.

Alih-alih gentar, Martinez menyatakan status Manchester United justru menjadi bahan bakar timnya ketika klub Liga Spanyol itu menjamu Setan Merah dalam laga leg pertama di Nuevo Estadio de Los Carmenes, Andalusia, Jumat (9/4/2021) dini hari nanti pukul 02.00 WIB.

"Kalau kami terlalu banyak memikirkan soal United, bisa jadi kami tidak tampil sesuai harapan ketika bermain," ucap Martinez seperti dimuat laman resmi UEFA, Kamis (8/4/2021).

"Jujur saja, kami akan menghadapi raksasa. Tapi saya tak gentar, kami semua tidak gentar. Sejauh ini, melakukan hal yang sama membuat kami termotivasi untuk mengeluarkan kemampuan sepenuhnya dan tampil sebagai sebuah tim," celoteh entrenador asli Spanyol berusia 40 tahun itu.

Baca Juga: Jadwal Lengkap 8 Besar Liga Europa Nanti Malam: MU Away ke Andalusia

Martinez meyakini, dengan sekurang-kurangnya ada 180 menit pertandingan yang dimainkan kontra Manchester United, akan ada banyak hal yang bisa terjadi dan dia menegaskan tidak ada yang mustahil.

"Selama 180 menit leg pertama dan kedua, dan waktu tambahan mungkin, segalanya bisa terjadi. Fakta bahwa saya berbicara di sini, hari ini, adalah lantaran tim ini terus membuktikan bahwa yang mustahil itu bisa saja terjadi," seru pelatih yang juga pernah menukangi Osasuna dan tim muda Sevilla itu.

Musim ini merupakan debut Granada dalam kompetisi antarklub Eropa sepanjang sejarah klub, sebagaimana Los Nazaries tampil ciamik dengan lolos sebagai runner-up Grup E di babak penyisihan Liga Europa, serta menciptakan kejutan dengan menyingkirkan Napoli dari babak 32 besar sebelum melewati tim raksasa Norwegia, Molde menuju perempatfinal.

Komentar