alexametrics

Ed Woodward Lengser, ESL Nyatanya Tak Terlalu Buruk buat Fans MU

Rully Fauzi
Ed Woodward Lengser, ESL Nyatanya Tak Terlalu Buruk buat Fans MU
Wakil CEO Manchester United, Ed Woodward. [MICHAEL REGAN / POOL / AFP]

Selama memimpin Manchester United di jajaran manajemen klub, Ed Woodward memang kerap dihujani kritik.

Suara.com - European Super League (ESL) alias Liga Super Eropa yang kemunculannya sarat polemik dan kontroversi, nyatanya tak terlalu buruk buat fans ataupun suporter Manchester United (MU). Pasalnya, Ed Woodward dipastikan akan meninggalkan jabatannya sebagai executive vice-chairman Manchester United.

Menyusul gelombang penolakan yang masif dari fans dan berbagai pihak, Manchester United sebagai salah satu founder ESL akhirnya menarik diri dari kompetisi elite tandingan Liga Champions tersebut.

Rabu (21/4/2021), Manchester United bersama lima tim Liga Inggris lainnya menyatakan mundur dari ESL, yang membuat peserta kompetisi kini hanya tinggal enam klub.

Setelah digembar-gemborkan bakal kick-off Agustus 2021, nasib ESL pun kini tak jelas. 

Baca Juga: ESL Layu Sebelum Berkembang, Agnelli Lepas Jabatan Presiden Juventus?

Beberapa saat sebelum Manchester United mengumumkan pengunduran diri mereka dari ESL pagi ini, kubu Setan Merah juga mengonfirmasi bahwa Woodward akan meninggalkan posisinya sebagai wakil CEO klub.

Sebelumnya Woodward sendiri memutuskan mundur dari Dewan Eksekutif (ExCO) UEFA demi European Super League ini. Namun, semua itu ternyata menjadi bumerang bagi pria 49 tahun yang juga mantan bankir tersebut.

Nasib ESL tak jelas, dan sebenarnya bisa dibilang kolaps, Woodward kini juga dipastikan akan segera meninggalkan Manchester United.

Well, ini tentunya merupakan 'berkah' tersendiri bagi fans Manchester United. Selama memimpin Manchester United di jajaran manajemen klub sejak 2013, Woodward memang kerap dihujani kritik oleh suporter Setan Merah sendiri. 

Sebagai mantan bankir, ia dinilai hanya mementingkan sisi komersil Manchester United, ketimbang fokus membawa Setan Merah berprestasi di atas lapangan hijau.

Baca Juga: Klasemen Terbaru Liga Inggris Usai Chelsea Ditahan Seri Brighton

Ya, dalam beberapa tahun terakhir, Woodward kerap didesak mundur fans Manchester United dari jabatannya.

Lulusan University of Bristol tersebut dinilai tak becus mengurusi tim, sebagaimana ia juga bertanggung jawab dalam urusan transfer pemain.

Apa pun itu, keinginan fans Manchester United melihat Ed Woodward pergi akhirnya kesampaian juga.

Namun demikian, Woodward masih akan bertahan di Old Trafford sampai akhir 2021 ini, sebagaimana ia harus menuntaskan pekerjaannya yang tersisa terlebih dahulu.

Komentar