alexametrics

ESL Layu Sebelum Berkembang, Agnelli Lepas Jabatan Presiden Juventus?

Rully Fauzi
ESL Layu Sebelum Berkembang, Agnelli Lepas Jabatan Presiden Juventus?
Presiden Juventus, Andrea Agnelli. [Miguel MEDINA / AFP]

Sebelumnya Ed Woodward sudah dikonfirmasi meninggalkan jabatannya sebagai executive vice-chairman Manchester United.

Suara.com - Presiden Juventus, Andrea Agnelli dikabarkan akan segera mundur dari jabatannya. Agnelli sepenuhnya akan meninggalkan Bianconeri, setelah kolapsnya European Super League (ESL) alias Liga Super Eropa.

Seperti diketahui, enam tim Inggris dari 12 klub founder ESL; Manchester United, Manchester City, Chelsea, Arsenal, Liverpool dan Tottenham Hotspur telah menarik diri dari turnamen elite tersebut, menyusul gelombang penolakan yang masif dari fans ataupun suporter, serta dari berbagai pihak lainnya.

Kabar teranyar, dua tim Spanyol Atletico Madrid dan Barcelona, serta duo Italia AC Milan dan Inter Milan juga akan segera mengonfirmasi pengunduran diri mereka dari ESL.

Well, kini nasib Liga Super Eropa pun praktis buram setelah sebelumnya Presiden Real Madrid yang juga presiden kompetisi ini, Florentino Perez, sesumbar bahwa ESL siap kick-off pada Agustus 2021.

Baca Juga: Klasemen Terbaru Liga Inggris Usai Chelsea Ditahan Seri Brighton

Dengan situasi terbaru ini, seperti diklaim The Independent, Agnelli kini hanya bisa pasrah.

Dengan pressure yang masif dari berbagai penjuru, ia pun disebut siap menanggalkan jabatannya sebagai Presiden Juventus.

Sebelumnya, Ed Woodward juga sudah dikonfirmasi meninggalkan jabatannya sebagai executive vice-chairman Manchester United.

Seperti diketahui, Agnelli sebelumnya dikonfirmasi sebagai Wakil Presiden European Super League, di bawah Florentino Perez sebagai presiden. Sedangkan Ed Woodward dipercaya juga punya posisi penting di ESL.

Sementara itu, jurnalis ternama Italia, Fabrizio Romano juga menyebutkan kabar Agnelli mundur, Rabu (21/4/2021) ini.

Baca Juga: Dampak Liga Super Eropa, Saham Man United dan Juventus Anjlok

Namun, pakar transfer sepakbola itu menyatakan jika kabar mundurnya Agnelli belum 100 persen benar, dan masih harus menunggu perkembangan terkini dalam 24-48 jam ke depan.

Komentar