alexametrics

Ingin Duetkan Messi Neymar, Barcelona Bak Orang yang Mimpi di Siang Bolong

Syaiful Rachman
Ingin Duetkan Messi Neymar, Barcelona Bak Orang yang Mimpi di Siang Bolong
Pemain Barcelona Lionel Messi dan Neymar rayakan gol ke gawang lawan [AFP]

Ingin Messi bertahan, Barcelona nekat minta PSG jual Neymar.

Suara.com - Jelang berakhirnya musim 2020/21 tawar-menawar antarklub mulai marak, tidak terkecuali antara Barcelona dengan PSG yang sejak lama dikabarkan ingin memiliki duet Neymar - Messi.

PSG, sejak Januari tahun ini, sudah terang-terangan ingin memboyong Messi dari Camp Nou. Sementara Barcelona, sejak dua tahun lalu sudah beberapa kali mencoba memboyong kembali mantan pemain mereka, Neymar.

Barcelona sepertinya belum mau menyerah. Dilaporkan Marca, beberapa hari lalu, Barcelona nekat menghubungi pejabat PSG dan bertanya kembali ihwal peluang membawa pulang Neymar ke Catalonia.

Gelandang Manchester City, Riyad Mahrez (kiri) berebut bola dengan penyerang Paris Saint-Germain (PSG) Neymar dalam laga leg kedua semifinal Liga Champions (Man City vs PSG), di Etihad Stadium, Rabu (5/5/2021) dini hari WIB. [Paul ELLIS / AFP]
Gelandang Manchester City, Riyad Mahrez (kiri) berebut bola dengan penyerang Paris Saint-Germain (PSG) Neymar dalam laga leg kedua semifinal Liga Champions (Man City vs PSG), di Etihad Stadium, Rabu (5/5/2021) dini hari WIB. [Paul ELLIS / AFP]

Jika kabar tersebut benar, ini akan menjadi upaya kedua Barcelona untuk merekrut kembali penyerang asal Brasil itu setelah kedua klub gagal mencapai kata sepakat pada 2019.

Baca Juga: Tersingkir dari Liga Champions, Hasrat PSG Dapatkan Messi Makin Menggebu

PSG sendiri sebelumnya dikabarkan akan memperpanjang kontrak Neymar. Hanya saja hingga kini Neymar belum meneken kontrak yang kabarnya sudah disepakati itu.

Hal itu, tak ayal, menjadi secercah harapan bagi Barcelona untuk memboyongnya pulang ke Camp Nou.

Meski demikian, Barcelona diprediksi tak akan bisa membawa pulang mantan pemain bintangnya itu dari Paris. Karena ada dua hal yang menjadi kendala utama Barcelona saat ini, yaitu uang dan aturan Financial Fair Play UEFA.

Sebagaimana diberitakan, Barcelona saat ini memiliki hutang yang sangat besar. Hutang Barcelona dikabarkan mencapai 1,173 miliar euro, di mana 730 juta euro adalah hutang jangka pendek.

Situasi finansial di klub Barcelona itu sudah pasti akan menimbulkan pertanyaan tentang kemungkinan penandatanganan Neymar dan pembaruan kontrak Lionel Messi tanpa melanggar aturan Financial Fair Play.

Baca Juga: Real Madrid Tersingkir, Zidane: Chelsea Pantas Menang

Terlepas dari masalah finansial, Barcelona saat ini juga tengah menjadi incaran UEFA menyusul proyek gagal European Super League atau Liga Super Eropa.

Komentar