alexametrics

Generasi Emas Belgia Sulit Ditandingi, Italia Diminta Main Kolektif

Arief Apriadi | Adie Prasetyo Nugraha
Generasi Emas Belgia Sulit Ditandingi, Italia Diminta Main Kolektif
Penyerang sayap Timnas Italia, Federico Chiesa (ketiga dari kiri) merayakan golnya ke gawang Austria pada laga 16 besar Euro 2020 di Wembley, London, Inggris, Minggu (27/6/2021) dini hari WIB. [Ben STANSALL / POOL / AFP]

Secara kualitas individu, Fabio Cannavaro menganggap Belgia lebih unggul dari Italia.

Suara.com - Legenda Timnas Italia, Fabio Cannavaro memberikan saran agar Gli Azzuri bisa mengalahkan Belgia dalam laga perempat final Euro 2020 di Allianz Arena, Munich, Sabtu (3/7/2021) dini hari WIB.

Ada beberapa hal yang disampaikan Cannavaro untuk skuad Italia. Salah satunya adalah meminta Gli Azzurri menghindari duel satu lawan satu.

Menurut lelaki yang kini melatih tim Liga China Guangzhou FC itu, Belgia memiliki empat sampai lima pemain yang dapat memenangkan pertandingan sendirian. Untuk bisa mengalahkannya, Italia harus tampil kolektif.

"Jangan pernah menyangka duel satu lawan satu bisa berbuah kemenangan. Belgia lebih kuat dalam aspek ini karena mereka punya banyak pemain yang bisa memenangkan pertandingan sendirian," kata Cannavaro dikutip dari Football-Italia, Kamis (1/7/2021).

Baca Juga: Hadapi Inggris di Perempat Final, Zinchenko: Ukraina Harus Hentikan Sterling

"Saya memikirkan (Romelu) Lukaku atau (Dries) Mertens, bahkan jika striker Napoli itu tidak dalam performa terbaiknya."

"Waspadalah terhadap Witsel, yang pernah saya latih di Tianjin. Ia adalah gelandang komplet yang bisa melakukan segalanya dengan baik," tambahnya.

Pelatih Guangzhou Evergrande Fabio Cannavaro memberi instruksi dari pinggir lapangan [AFP]
Arsip - Fabio Cannavaro saat melatih Guangzhou Evergrande [AFP]

Kemungkinan absennya Eden Hazard dan Kevin de Bruyne diakui mantan pemain Juventus itu akan jadi keuntungan bagi Italia. Meski demikian, pemain tak boleh terlena lantaran Belgia punya sederet pemain lain yang tak kalah berkualitas.

"Italia akan beruntung jika Belgia tanpa De Bruyne dan Hazard, tetapi akan salah untuk mempersiapkan pertandingan dengan asumsi ketidakhadiran mereka," jelas Cannavaro, eks pemain yang turut membantu Italia menjuarai Piala Dunia 2006.

"Bagi saya, De Bruyne nomor satu di dunia untuk kualitasnya dalam memberikan umpan terakhir. Ia juga mencetak gol secara konsisten," ia menambahkan.

Baca Juga: Andil Besar Declan Rice dan Kalvin Phillips dalam Kemenangan Inggris atas Jerman

Komentar