Transformasi Italia, Sempat Jadi Tim Hina Kini Calon Raja Eropa

Arief Apriadi

Rabu, 07 Juli 2021 | 08:22 WIB
Transformasi Italia, Sempat Jadi Tim Hina Kini Calon Raja Eropa
Para pemain Italia merayakan setelah memenangkan pertandingan sepak bola semifinal EURO 2020 antara Italia melawan Spanyol di Stadion Wembley, London, Inggris, Rabu (7/7) dini hari WIB. [Photo/AFP]

Suara.com - Timnas Italia hanya butuh tiga tahun untuk bertransformasi dari tim hina yang gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 untuk menjadi calon juara Euro 2020.

Sejak kegagalan memalukan tiga tahun silam, Italia yang kini dibesut Roberto Mancini berbenah. Sebagian besar pemain veteran dibuang, guna memberi tempat bagi pemain muda potensial.

Terkini, Gli Azzurri --julukan Italia-- hanya tinggal selangkah lagi jadi Raja Eropa setelah mengalahkan Spanyol di semifinal Euro 2020, Rabu (7/7/2021) dini hari WIB.

Dalam pertandingan di Stadion Wembley, London, Italia mengalahkan Spanyol lewat adu penalti dengan skor 4-2 setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit.

Tidak ada yang berani menyangkal bahwa tim Mancini yang tak terkalahkan itu merupakan finalis yang pantas, berdasarkan seluruh kiprah mereka dalam turnamen ini, sekalipun Spanyol merasa merekalah tim yang lebih baik dalam semifinal tadi itu.

Sekarang sudah 33 pertandingan sejak Italia terakhir kali merasakan kekalahan dan kebiasaan menang itu terpamerkan.

Para pemain Italia merayakan setelah memenangkan pertandingan sepak bola semifinal EURO 2020 antara Italia melawan Spanyol di Stadion Wembley, London, Inggris, Rabu (7/7) dini hari WIB. [Photo/AFP]
Para pemain Italia merayakan setelah memenangkan pertandingan sepak bola semifinal EURO 2020 antara Italia melawan Spanyol di Stadion Wembley, London, Inggris, Rabu (7/7) dini hari WIB. [Photo/AFP]

Adu penalti bukanlah 'lotre', seperti kadang disebut demikian, namun hasilnya juga tidak dapat dijelaskan dengan mudah, mengingat berbagai faktor teknis dan psikologis yang bermain di baliknya.

Namun demikian, Italia menunjukkan kekuatan dan kepercayaan diri sejati saat mereka bangkit kembali dari tendangan penalti pembuka yang gagal dari Manuel Locatelli, untuk memasukkan empat tendangan penalti berikutnya, termasuk Jorginho yang dingin mengeksekusi penalti.

Itu adalah kekuatan mental yang sama yang membantu Italia mengatasi penguasaan bola yang terbatas untuk waktu lama tatkala pemain Spanyol Pedri menjajah lini tengah dengan tak henti memamerkan operan tepat sasaran.

baca juga

Dani Olmo akan menyesal bahwa upaya-upaya golnya tidak setepat dengan umpan Pedri itu, tetapi sebaliknya dia sangat bagus dengan terus-menerus mencari celah sehingga membersitkan pertanyaan mengenai lini belakang Italia.

Sebuah terobosan cepat dari tim Italia, yang berpuncak kepada penyelesaian berkelas dari Federico Chiesa, membawa Azzurri unggul pada waktu tepat satu jam. Ini adalah gol yang menunjukkan apa yang telah ditanamkan Mancini kepada timnya.

Kiper Gianluigi Donnarumma cepat dan waspada saat sodoran cerdasnya meluncur saat jeda dan Chiesa dengan pasti mengarahkan bola ke sudut jauh.

Para pemain Italia merayakan setelah memenangkan pertandingan sepak bola semifinal EURO 2020 antara Italia melawan Spanyol di Stadion Wembley, London, Inggris, Rabu (7/7) dini hari WIB. [Photo/AFP]
Para pemain Italia merayakan setelah memenangkan pertandingan sepak bola semifinal EURO 2020 antara Italia melawan Spanyol di Stadion Wembley, London, Inggris, Rabu (7/7) dini hari WIB. [Photo/AFP]

Dan setelah Alvaro Morata yang masuk lapangan dari bangku cadangan menyamakan kedudukan pada menit ke-80, Italia tak terlihat terpojok atau panik menghadapinya, tidak pula patah arang.

Justru gambaran pertahanan membaja Italia yang sudah menjadi ciri khas dan fokus kepada tekanan yang energik dan ketepatan di sepertiga terakhir lapangan yang menjadi kunci adanya transformasi yang dilakukan Mancini kepada sebuah tim yang memalukan bangsa tiga tahun lalu.

Mereka percaya satu sama lain, mereka percaya kepada pelatih mereka dan bahwa kepercayaan diri dan persatuan telah melontarkan mereka ke final.

Azzurri seketika menciptakan dampak dalam turnamen ini lewat penampilan menawan mereka dalam penyisihan grup dengan mengalahkan Turki dan Swiss semuanya dengan 3-0.

Para pakar memuji energi dan ketepatan tim Mancini tetapi pada fase gugur mereka telah menunjukkan bahwa mereka masih memiliki kualitas sepak bola Italia yang lebih tradisional.

Mereka membutuhkan waktu tambahan untuk melewati hadangan Austria pada 16 besar dan kemudian menang 2-1 atas Belgia dengan disiplin sebelum melewati ujian terberat mereka.

Donnarumma adalah pahlawan setelah menangkis tendangan penalti Morata yang melahirkan kemenangan dan dia dengan cepat menunjukkan kualitas yang telah membawa timnya selama ini.

"Kami tinggal selangkah lagi mewujudkan impian kami. Spanyol sangat kuat, tetapi tim Italia ini sangat berani , kami tidak pernah menyerah," kata Donnarumma demikian seperti dilansir dari Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sesumbar Trippier Jelang Inggris vs Denmark: Kami Ingin Ciptakan Sejarah

Sesumbar Trippier Jelang Inggris vs Denmark: Kami Ingin Ciptakan Sejarah

Bola | Rabu, 07 Juli 2021 | 07:51 WIB

Donnarumma: Spanyol Kuat, Tapi Italia Tak Kenal Takut!

Donnarumma: Spanyol Kuat, Tapi Italia Tak Kenal Takut!

Bola | Rabu, 07 Juli 2021 | 07:29 WIB

Sergio Busquets Sebut Spanyol Tampil Lebih Baik dari Italia

Sergio Busquets Sebut Spanyol Tampil Lebih Baik dari Italia

Bola | Rabu, 07 Juli 2021 | 07:02 WIB

Spanyol Dibungkam Italia, Ini Alasan Alvaro Morata Tak Main Sejak Awal

Spanyol Dibungkam Italia, Ini Alasan Alvaro Morata Tak Main Sejak Awal

Bola | Rabu, 07 Juli 2021 | 06:53 WIB

Striker Juventus Jadi Biang Keladi Tersingkirnya Spanyol dari Euro 2020

Striker Juventus Jadi Biang Keladi Tersingkirnya Spanyol dari Euro 2020

Foto | Rabu, 07 Juli 2021 | 06:09 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×