Bukayo Saka Nilai Platform Medsos Belum Serius Cegah Pelecehan Daring

Arief Apriadi

Jum'at, 16 Juli 2021 | 06:52 WIB
Bukayo Saka Nilai Platform Medsos Belum Serius Cegah Pelecehan Daring
Gelandang Inggris Bukayo Saka (kiri) dihibur oleh rekan dan kapten timnas Inggris Harry Kane setelah kekalahan mereka dalam adu penalti melawan Italia di final UEFA EURO 2020 di Stadion Wembley di London pada 11 Juli 2021. Laurence Griffiths / POOL / AFP

Suara.com - Winger muda Timnas Inggris, Bukayo Saka jadi korban rasisme pasca gagal menendang penalti di final Euro 2020. Dia mempertanyakan sistem keamanan media sosial yang dirinya anggap belum maksimal menangkal pelecehan rasial.

Inggris harus mengubur mimpi merengkuh trofi Euro untuk pertama kalinya setelah kalah adu penalti dari Italia dengan skor 2-3 setelah bermain imbang 1-1 dalam 120 menit di Stadion Wembley, London, Senin (12/7/2021).

Saka bersama Marcus Rashford dan Jadon Sancho, jadi algojo Inggris yang gagal memendang penalti. Usai laga, ketiganya mendapat serangan rasial via daring.

Melalui media sosial pribadinya, Saka mengunggah surat terbuka mengomentari kegagalannya tetapi juga menyoroti kesadaran bahwa hal itu akan menimbulkan pesan sarat kebencian yang bakal diterimanya.

"Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan betapa kecewanya saya atas hasil dan tendangan penalti saya. Saya percaya seharusnya kami memenangkan ini untuk kalian semua," tulis Saka dalam unggahannya di akun Twitter pribadinya, @BukayoSaka87, Kamis (15/7/2021) malam WIB.

"Saya meminta maaf tidak bisa membawa pulang trofi ini untuk kalian tahun ini. Akan tetapi, saya berjanji akan memberikan segenap kemampuan demi memastikan generasi ini tahu apa rasanya jadi juara," ujarnya menambahkan.

Talenta Arsenal itu berterima kasih kepada pendukungnya tetapi menyoroti kegagalan platform medsos melindungi penggunanya dari serangan-serangan serta pelecehan rasial.

Kepada platform media sosial Intagram, Twitter, dan Facebook, dia tidak ingin anak-anak maupun orang dewasa harus menerima pesan kebencian dan menyakitkan dirinya, Marcus, dan Jadon terima sepekan ini.

"Saya tahu langsung kebencian semacam ini akan saya terima dan itu adalah kenyataan menyedihkan bahwa platform kuat kalian tidak melakukan hal yang cukup untuk mencegah pesan semacam ini," katanya.

baca juga

Menurut dia, tidak ada tempat untuk rasisme ataupun kebencian dalam bentuk apa pun di sepak bola maupun masyarakat.

"Bagi sebagian besar orang yang bersatu melawan pesan semacam ini dengan mengambil tindakan serta melaporkannya kepada polisi dan mengusir kebencian ke sesama, kita akan menang. Cinta kasih akan selalu menang," tutup Saka, demikian dilansir dari Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Kiricocho, Mantra Kutukan yang Diucap Chiellini untuk Bukayo Saka

Mengenal Kiricocho, Mantra Kutukan yang Diucap Chiellini untuk Bukayo Saka

Bola | Rabu, 14 Juli 2021 | 13:13 WIB

Bukayo Saka Hadapi Pelecehan Rasial, Arteta: Dia Anak Muda yang Tangguh

Bukayo Saka Hadapi Pelecehan Rasial, Arteta: Dia Anak Muda yang Tangguh

Bola | Rabu, 14 Juli 2021 | 13:00 WIB

Chiellini Akui 'Jampi-jampi' Bukayo Saka Sebelum Tendang Penalti

Chiellini Akui 'Jampi-jampi' Bukayo Saka Sebelum Tendang Penalti

Bola | Rabu, 14 Juli 2021 | 12:52 WIB

Kocak! Ini Alasan Donnarumma Tak Selebrasi usai Tepis Tendangan Bukayo Saka

Kocak! Ini Alasan Donnarumma Tak Selebrasi usai Tepis Tendangan Bukayo Saka

Bola | Selasa, 13 Juli 2021 | 11:26 WIB

FA Kecam Aksi Rasisme ke Marcus Rashford, Jadon Sancho dan Bukayo Saka

FA Kecam Aksi Rasisme ke Marcus Rashford, Jadon Sancho dan Bukayo Saka

Video | Senin, 12 Juli 2021 | 18:00 WIB

Terkini

Karhutla Kalimantan Sengaja Dibakar, Saham Sawit 'Kebakaran' di Bursa

Karhutla Kalimantan Sengaja Dibakar, Saham Sawit 'Kebakaran' di Bursa

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:39 WIB

Jadwal MotoGP Aragon 2026: Marc Marquez Kejar Hattrick, Aprilia Mengintai!

Jadwal MotoGP Aragon 2026: Marc Marquez Kejar Hattrick, Aprilia Mengintai!

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:39 WIB

Darurat Karhutla Kalimantan: Saat Jutaan Manusia dan Satwa Endemik Berebut Ruang Napas

Darurat Karhutla Kalimantan: Saat Jutaan Manusia dan Satwa Endemik Berebut Ruang Napas

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:39 WIB

Sebut Asap Riau Kiriman dari Jambi, Menteri Jumhur Tuai Kontroversi

Sebut Asap Riau Kiriman dari Jambi, Menteri Jumhur Tuai Kontroversi

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:36 WIB

8 Contoh Perubahan Bentuk Energi di Sekitar Kita

8 Contoh Perubahan Bentuk Energi di Sekitar Kita

Tekno | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:31 WIB

Review Film Glass Heart: Ketika Musik Menjadi Jalan untuk Menemukan Diri

Review Film Glass Heart: Ketika Musik Menjadi Jalan untuk Menemukan Diri

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Bangkok Rebut Posisi Puncak Destinasi 'Workcation' Global 2026

Bangkok Rebut Posisi Puncak Destinasi 'Workcation' Global 2026

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:28 WIB

Bully Berujung Maut di Pemalang, Siswa Kelas 8 Ditetapkan Jadi ABH, 17 Saksi Diperiksa

Bully Berujung Maut di Pemalang, Siswa Kelas 8 Ditetapkan Jadi ABH, 17 Saksi Diperiksa

Jawa Tengah | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:26 WIB

Kim Sang-sik Sesumbar Usai Vietnam Hajar Thailand di Final Piala AFF 2026, Tantang Messi dan Ronaldo

Kim Sang-sik Sesumbar Usai Vietnam Hajar Thailand di Final Piala AFF 2026, Tantang Messi dan Ronaldo

Bola | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:22 WIB

Jadi Polemik, BPS Ungkap Alasan Warga Ekonomi Rendah Masuk Kelompok Desil Tinggi

Jadi Polemik, BPS Ungkap Alasan Warga Ekonomi Rendah Masuk Kelompok Desil Tinggi

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:21 WIB

×