Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Karhutla Kalimantan Sengaja Dibakar, Saham Sawit 'Kebakaran' di Bursa

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:39 WIB
Karhutla Kalimantan Sengaja Dibakar, Saham Sawit 'Kebakaran' di Bursa
Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan. [ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/YU]
baca 10 detik
  • SMAR turun 2,54% ke Rp5.750 pada Senin pagi.
  • SSMS melemah 1,08% ke Rp915 dan SIMP turun 0,81%.
  • Bareskrim menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra-Kalimantan.

Suara.com - Saham sejumlah emiten sawit bergerak melemah pada perdagangan Senin (24/8/2026), di tengah sorotan terhadap kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan Sumatra yang diduga dilakukan secara sengaja untuk membuka lahan perkebunan kelapa sawit.

Hingga pukul 11.20 WIB, tekanan terlihat pada sejumlah saham perusahaan sawit. Pelemahan terjadi setelah Bareskrim Polri mengungkap telah menetapkan 72 tersangka dalam kasus karhutla di wilayah Kalimantan dan Sumatra.

Salah satu saham yang terkoreksi adalah PT Sinar Mas Agro Resources & Technology Tbk (SMAR). Saham SMAR turun 2,54% atau 150 poin ke level Rp5.750 per saham. di Kalimantan perusahaan ini  tercatat memiliki area perkebunan di Kalimantan sekitar 137.000-138.000 hektare.

Pada perdagangan hari ini, SMAR sempat dibuka di Rp5.975 dan menyentuh level tertinggi yang sama sebelum bergerak turun hingga Rp5.750. Kapitalisasi pasar perseroan tercatat sekitar Rp16,52 triliun.

Tekanan juga terjadi pada PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS). Saham SSMS turun 1,08% atau 10 poin ke posisi Rp915 per saham. Perusahaan ini memiliki basis utama di Kalimantan Tengah dengan area konsesi dan perkebunan sekitar 115.000-116.000 hektare.

SSMS dibuka di level Rp935 dan sempat naik hingga Rp940. Namun, saham tersebut kemudian terkoreksi ke level terendah Rp910 sebelum berada di Rp915.

Sementara itu, saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) juga ikut terkoreksi. Saham SIMP turun 0,81% atau 5 poin menjadi Rp610 per saham. Emiten bagian dari Indofood Agri Resources juga memiliki total landbank dan area tertanam sekitar 241.000 hektare yang tersebar di sejumlah wilayah, termasuk Sumatra dan Kalimantan.

SIMP sebelumnya dibuka di Rp620 dan sempat mencapai level tertinggi Rp625. Namun, saham kemudian bergerak turun hingga menyentuh Rp605.

Tekanan terhadap saham-saham sawit terjadi ketika isu karhutla kembali menjadi perhatian setelah Bareskrim Polri mengungkap perkembangan penyidikan kasus kebakaran lahan.

baca juga

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Mohammad Irhamni, mengatakan sebanyak 72 tersangka telah ditetapkan dalam perkara karhutla di Kalimantan dan Sumatra.

Polisi menduga sebagian kebakaran tersebut dilakukan secara sengaja dengan motif membuka lahan untuk kemudian ditanami kelapa sawit.

"Sebagian besar yang kami lakukan penyidikan, terbakar karena dibakar tadi. Barang buktinya ada BBM, ada Pertalite, ada Solar yang di dalam jeriken ataupun di botol," kata Irhamni di Gedung Divisi Humas Polri, Minggu (23/8/2026).

Menurut dia, faktor alam memang dapat menjadi salah satu pemicu kebakaran. Namun, kebakaran yang sengaja dilakukan memiliki karakteristik berbeda karena dapat berlangsung dalam skala lebih besar.

"Kalaupun ada terbakar karena faktor alam, itu kan enggak banyak jumlahnya, segera bisa dipadamkan. Akan tetapi kalau dibakar kan masif, nah itu yang menyulitkan untuk dilakukan pemadaman," ujarnya.

Kasus tersebut berpotensi menjadi sentimen negatif bagi emiten perkebunan sawit, khususnya karena isu pembukaan lahan dan tata kelola lingkungan memiliki kaitan erat dengan keberlanjutan industri kelapa sawit Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sengaja Dibakar! Ini Daftar Konglomerat RI yang Kuasai Lahan Sawit Kalimantan

Sengaja Dibakar! Ini Daftar Konglomerat RI yang Kuasai Lahan Sawit Kalimantan

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:18 WIB

Guru Besar UGM Kritik Penanganan Karhutla: Negara Baru Kompak Saat Api Membesar

Guru Besar UGM Kritik Penanganan Karhutla: Negara Baru Kompak Saat Api Membesar

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Gagal Bayar Obligasi Rp60,8 Miliar Hari Ini, Saham Adhi Karya Langsung Disuspend BEI

Gagal Bayar Obligasi Rp60,8 Miliar Hari Ini, Saham Adhi Karya Langsung Disuspend BEI

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 10:45 WIB

Terkini

Darurat Karhutla Kalimantan: Saat Jutaan Manusia dan Satwa Endemik Berebut Ruang Napas

Darurat Karhutla Kalimantan: Saat Jutaan Manusia dan Satwa Endemik Berebut Ruang Napas

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:39 WIB

Sebut Asap Riau Kiriman dari Jambi, Menteri Jumhur Tuai Kontroversi

Sebut Asap Riau Kiriman dari Jambi, Menteri Jumhur Tuai Kontroversi

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:36 WIB

8 Contoh Perubahan Bentuk Energi di Sekitar Kita

8 Contoh Perubahan Bentuk Energi di Sekitar Kita

Tekno | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:31 WIB

Review Film Glass Heart: Ketika Musik Menjadi Jalan untuk Menemukan Diri

Review Film Glass Heart: Ketika Musik Menjadi Jalan untuk Menemukan Diri

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Bangkok Rebut Posisi Puncak Destinasi 'Workcation' Global 2026

Bangkok Rebut Posisi Puncak Destinasi 'Workcation' Global 2026

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:28 WIB

Bully Berujung Maut di Pemalang, Siswa Kelas 8 Ditetapkan Jadi ABH, 17 Saksi Diperiksa

Bully Berujung Maut di Pemalang, Siswa Kelas 8 Ditetapkan Jadi ABH, 17 Saksi Diperiksa

Jawa Tengah | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:26 WIB

Kim Sang-sik Sesumbar Usai Vietnam Hajar Thailand di Final Piala AFF 2026, Tantang Messi dan Ronaldo

Kim Sang-sik Sesumbar Usai Vietnam Hajar Thailand di Final Piala AFF 2026, Tantang Messi dan Ronaldo

Bola | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:22 WIB

Jadi Polemik, BPS Ungkap Alasan Warga Ekonomi Rendah Masuk Kelompok Desil Tinggi

Jadi Polemik, BPS Ungkap Alasan Warga Ekonomi Rendah Masuk Kelompok Desil Tinggi

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:21 WIB

Sengaja Dibakar! Ini Daftar Konglomerat RI yang Kuasai Lahan Sawit Kalimantan

Sengaja Dibakar! Ini Daftar Konglomerat RI yang Kuasai Lahan Sawit Kalimantan

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:18 WIB

Perkuat Pencegahan TPPO, Kanwil Imigrasi Sumut Gandeng BP3MI hingga Polda Dorong Sinergi PIMPASA

Perkuat Pencegahan TPPO, Kanwil Imigrasi Sumut Gandeng BP3MI hingga Polda Dorong Sinergi PIMPASA

Sumut | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:18 WIB

×