Kocak, Momen Ketika Striker Korea Utara Didaftarkan sebagai Kiper di Piala Dunia 2010

Rauhanda Riyantama

Rabu, 28 Juli 2021 | 15:20 WIB
Kocak, Momen Ketika Striker Korea Utara Didaftarkan sebagai Kiper di Piala Dunia 2010
Kim Myong-won (kiri) saat tampil bersama Timnas Korea Utara menghadapi Vietnam pada 2008. (HOANG DINH NAM / AFP)

Suara.com - Sebuah cerita menarik terjadi di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Seorang pemain Korea Utara bernama Kim Myong-won salah didaftarkan posisinya oleh negaranya di ajang tersebut.

Untuk perhelatan Piala Dunia 2010, Korea Utara mendaftarkan 3 kiper. Mereka adalah Ri Myong-guk, Kim Myong-gil, dan Kim Myong-won. Nama terakhir sebetulnya bukan berposisi sebagai kiper.

Myong-won merupakan seorang striker. Pendaftaran ini dinilai sengaja karena pelatih Korea Utara saat itu, Kim-Jong hun, menunjuk dua kiper reguler dan membawa Myong-won sebagai cadangan.

Myong-won yang saat itu berusia 26 tahun dan tergabung bersama klub lokal Korea Utara, Amrokgang, jelas-jelas biasa beroperasi di lini depan. Langkah ini disebut sebagai upaya pelatih Korea Utara untuk bisa menambah daya gedor di lini depan.

Jadi skenarionya adalah Myong-won dibawa ke Afrika Selatan sebagai kiper cadangan dan diharapkan bisa diturunkan sebagai penyerang saat dibutuhkan ketika turnamen. Pasalnya, saat itu Korea Utara tergabung di Grup G bersama Brasil, Portugal, dan Pantai Gading.

Namun, rencana Korea Utara ini diketahui FIFA sebelum Piala Dunia 2010 bergulir. Federasi sepak bola dunia tersebut langsung membuat keputusan bahwa Myong-won tidak bisa dimainkan sebagai pemain outfield.

"Daftar skuad yang telah diberikan tim kepada FIFA pada 1 Juni 2010 adalah final dan tidak dapat diubah lagi. Pada daftar final tidak boleh lebih dari 23 pemain, tiga di antaranya adalah penjaga gawang," ujar pernyataan FIFA saat itu.

"Satu-satunya pengecualian adalah dalam kasus cedera serius seorang pemain dalam daftar 23, yang dapat diganti hingga 24 jam sebelum pertandingan pertama tim dalam kompetisi."

"Tiga pemain yang terdaftar sebagai penjaga gawang hanya bisa bermain sebagai penjaga gawang selama Piala Dunia dan tidak bisa bermain di luar. Ini akan dikomunikasikan kepada tim dalam pertemuan kedatangan tim dan akan diberlakukan pada hari pertandingan."

baca juga

"Kim Myong-won tidak akan diizinkan bermain sebagai pemain outfield jika dia telah dimasukkan dalam daftar sebagai penjaga gawang."

Sementara menurut IFAB (International Football Association Board) tidak ada dalam hukum permainan yang mencegah kiper bermain sebagai pemain outfield.

Namun, dilaporkan bahwa aturan yang dikeluarkan oleh FIFA ini merupakan aturan khusus di Piala Dunia dan tidak disetujui oleh IFAB.

Kim Myong-won pada akhirnya tetap terdaftar sebagai penjaga gawang Timnas Korea Utara di Piala Dunia 2010. Akan tetapi, dia sama sekali tak diturunkan selama kompetisi.

Kontributor: Aditia Rizki

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seram! Bayar Uang atau Keluarga Dibunuh, Kiper Ini Terpaksa Buat Timnya Kalah 0-6

Seram! Bayar Uang atau Keluarga Dibunuh, Kiper Ini Terpaksa Buat Timnya Kalah 0-6

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 15:27 WIB

Ulasan Bapakmu Kiper: Drama Ayah dan Anak dalam Sepak Bola Tarkam

Ulasan Bapakmu Kiper: Drama Ayah dan Anak dalam Sepak Bola Tarkam

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 14:30 WIB

Review Film Bapakmu Kiper: Tarkam sebagai Wajah Kecil Sepak Bola Indonesia

Review Film Bapakmu Kiper: Tarkam sebagai Wajah Kecil Sepak Bola Indonesia

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 12:20 WIB

Ulasan Film Bapakmu Kiper: Cerita Rekonsiliasi Ayah dan Anak yang Menyentuh

Ulasan Film Bapakmu Kiper: Cerita Rekonsiliasi Ayah dan Anak yang Menyentuh

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 07:00 WIB

Main di Film Bapakmu Kiper, Vidi Bule Ungkap Alasan Nyeleneh Suka Jadi Penjaga Gawang

Main di Film Bapakmu Kiper, Vidi Bule Ungkap Alasan Nyeleneh Suka Jadi Penjaga Gawang

Entertainment | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:16 WIB

Totalitas Tanpa Batas! Para Pemain Bapakmu Kiper Wajib Latihan Bola Sebelum Kontrak

Totalitas Tanpa Batas! Para Pemain Bapakmu Kiper Wajib Latihan Bola Sebelum Kontrak

Entertainment | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:54 WIB

Hubungan Anak Laki-Laki dan Ayah Jarang Dekat? Bapakmu Kiper Angkat Kisah Nyata yang Relate Banget

Hubungan Anak Laki-Laki dan Ayah Jarang Dekat? Bapakmu Kiper Angkat Kisah Nyata yang Relate Banget

Entertainment | Rabu, 29 Juli 2026 | 14:22 WIB

Update John Herdman: Timnas Indonesia Tambah 1 Kiper Jelang Piala AFF 2026

Update John Herdman: Timnas Indonesia Tambah 1 Kiper Jelang Piala AFF 2026

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:20 WIB

Bukan Kebetulan! Ternyata Ini Bukti 'Semesta' Sudah Mengatur Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Bukan Kebetulan! Ternyata Ini Bukti 'Semesta' Sudah Mengatur Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50 WIB

8 Kesamaan Spanyol Juara Piala Dunia 2010 dan 2026: dari Laga Pembuka, Shakira, hingga Gol Penentu

8 Kesamaan Spanyol Juara Piala Dunia 2010 dan 2026: dari Laga Pembuka, Shakira, hingga Gol Penentu

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 14:30 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×