Syahrian Abimanyu Terancam Denda Rp139 Juta Jika Tidak Bijak Gunakan Media Sosial

Syaiful Rachman

Jum'at, 17 September 2021 | 20:37 WIB
Syahrian Abimanyu Terancam Denda Rp139 Juta Jika Tidak Bijak Gunakan Media Sosial
Syahrian Abimanyu saat jumpa pers sehari jelang melawan UEA (dok. PSSI).

Suara.com - Gelandang muda Indonesia, Syahrian Abimanyu bisa saja mendapat hukuman denda ratusan juta rupiah dari klubnya, Johor Darul Ta’zim, (JDT) andai dirinya menyalahgunakan media sosial.

Kemungkinan hukuman denda tersebut bisa saja diterima Syahrian Abimanyu mengingat adanya aturan mengikat untuk seluruh komponen JDT terkait penggunaan media sosial.

Pemilik JDT, Tunku Ismail Sultan Ibrahim, belum lama ini mengeluarkan aturan dalam kontrak setiap pemain dan pelatihnya. Aturan ini terkait penggunaan media sosial.

Syahrian Abimanyu jalani debut bersama JDT. (Instagram/syahrian.abimanyu)
Syahrian Abimanyu jalani debut bersama JDT. (Instagram/syahrian.abimanyu)

Ia menyebutkan jikalau ada pemain yang menyalahgunakan media sosial, maka akan dikenakan denda senilai 40 ribu Ringgit Malaysia (RM) atau setara dengan Rp139,6 juta.

“Kalau pemain salah gunakan media sosial, denda RM40 ribu dan itu ada dalam kontrak pemain. Sebab kita ada etika kerja,” tutur Tunku Ismail Sultan Ibrahim dikutip dari media Malaysia, Harian Metro.

Selain aturan penggunaan media sosial, Syahrian Abimanyu juga berpotensi mendapat denda sebesar Rp51 juta andai terlambat datang untuk latihan bersama JDT.

“Kalau telat datang ke sesi latihan, denda RM 15 ribu. Tidak ada main-main di JDT. Akhyar Rasyid pernah telat sekali, ia pun mendapat denda,” lanjut Tunku Ismail Sultan Ibrahim.

Menariknya, aturan tentang penggunaan media sosial ini juga berlaku untuk keluarga para pemain, terutama para istri atau pasangan pemain.

“Jika istri (pemain) menyalahgunakan media sosial hingga mencemarkan nama baik klub, maka pemainnya akan kena denda juga. Kalau pelatih telat datang latihan, pengurus akan mendapat denda karena pelatih harus ada 2 jam sebelum latihan. Kalau gaji tak cukup, silahkan utang,” pungkasnya.

baca juga

Aturan ketat dari Tunku Ismail Sultan Ibrahim ini diberlakukan agar para pemain tak mencoreng nama JDT. Sebelumnya pada Agustus silam, salah satu pemain JDT, Syafiq Ahmad pernah membuat ulah di media sosial Twitter.

Dalam kicauannya di Twitter, pemain berusia 26 tahun itu menyebut dirinya senang melihat rekan-rekannya bertanding.

Cuitan tersebut merupakan bentuk kekesalannya karena ia tak pernah diturunkan oleh JDT. Terakhir kali ia dimainkan terjadi pada April 2021.

Cuitan itu membuat Tunku Ismail Sultan Ibrahim geram. Lantas, pemilik JDT tersebut membalas cuitan Syafiq Ahmad melalui Instagram resmi klub.

“Ini klub sepak bola, bukan klub penyedia kesejahteraan sosial. Siapa berlatih baik, kerja keras, dia yang akan bermain. Tidak suka? Pintu terbuka. Ini bukan penjara. Simpel,” bunyi unggahan JDT di Instagram pada 22 Agustus 2021.

[Penulis: Zulfikar Pamungkas]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Taktik Politik Kebisingan: Saat Skandal Sengaja Ditumpuk agar Publik Lupa

Taktik Politik Kebisingan: Saat Skandal Sengaja Ditumpuk agar Publik Lupa

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:20 WIB

Terkenal Tanpa Karya: Ketika Sensasi Lebih Laku daripada Prestasi

Terkenal Tanpa Karya: Ketika Sensasi Lebih Laku daripada Prestasi

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 16:15 WIB

Peringatan Keras Pramono Anung ke Ribuan ASN Baru Jakarta: Jangan Seenaknya Main Medsos!

Peringatan Keras Pramono Anung ke Ribuan ASN Baru Jakarta: Jangan Seenaknya Main Medsos!

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:05 WIB

Sering Ikut Perang Komentar Demi Idol? Hati-hati, Itu Bukan Loyalitas Tapi Fanatisme Buta

Sering Ikut Perang Komentar Demi Idol? Hati-hati, Itu Bukan Loyalitas Tapi Fanatisme Buta

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:47 WIB

Strategi Politik Kebisingan: Mengapa Isu Sengaja Dibiarkan Tumpang Tindih?

Strategi Politik Kebisingan: Mengapa Isu Sengaja Dibiarkan Tumpang Tindih?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:20 WIB

Sadar Nggak? Kamu Sedang Diperbudak Algoritma Lewat Skandal Artis

Sadar Nggak? Kamu Sedang Diperbudak Algoritma Lewat Skandal Artis

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:11 WIB

Aksi Boikot Raffi Ahmad: Menyoal Efektivitas Cancel Culture di Media Sosial

Aksi Boikot Raffi Ahmad: Menyoal Efektivitas Cancel Culture di Media Sosial

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:50 WIB

Saya Kira Saya Malas, Ternyata Otak Saya Disetel Ulang untuk Gagal Fokus

Saya Kira Saya Malas, Ternyata Otak Saya Disetel Ulang untuk Gagal Fokus

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:25 WIB

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Parah Jadi Para, Gaji Jadi Gajih: Ketika Satu Huruf Mengubah Makna Bahasa

Parah Jadi Para, Gaji Jadi Gajih: Ketika Satu Huruf Mengubah Makna Bahasa

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Terkini

Gemini hingga Pinpoint Dibedah, Suara.com dan Sumselupdate.com Cetak Jurnalis Melek AI di Palembang

Gemini hingga Pinpoint Dibedah, Suara.com dan Sumselupdate.com Cetak Jurnalis Melek AI di Palembang

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:50 WIB

Sinopsis Prosecutor, Dracin Hou Wen Yuan dan Zhang Guo Li di Youku

Sinopsis Prosecutor, Dracin Hou Wen Yuan dan Zhang Guo Li di Youku

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:50 WIB

Kenapa Lalat Tambah Banyak di Musim Hujan? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Lalat Tambah Banyak di Musim Hujan? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:45 WIB

Krama Alus Bukan Bahasa Museum: Mengapa Orang Jawa Harus Membiasakannya?

Krama Alus Bukan Bahasa Museum: Mengapa Orang Jawa Harus Membiasakannya?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:45 WIB

Sentil Advokat yang Asal Bela Klien, Harris Arthur: Hukum Ditegakkan, Bukan Dicari Pembenaran!

Sentil Advokat yang Asal Bela Klien, Harris Arthur: Hukum Ditegakkan, Bukan Dicari Pembenaran!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:43 WIB

Kelelawar Masuk Rumah Pertanda Apa? Ini Kepercayaan yang Berkembang dan Menurut Islam

Kelelawar Masuk Rumah Pertanda Apa? Ini Kepercayaan yang Berkembang dan Menurut Islam

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:38 WIB

11 Night Cream untuk Mencerahkan Wajah dan Menyamarkan Flek Hitam

11 Night Cream untuk Mencerahkan Wajah dan Menyamarkan Flek Hitam

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:32 WIB

Merawat Ingatan tentang Tanah Melayu dalam Kenangan-Kenanganku di Malaya

Merawat Ingatan tentang Tanah Melayu dalam Kenangan-Kenanganku di Malaya

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:30 WIB

Menang Sembilan Gol, MilkLife Kickers Tutup Singa Cup 2026 di Posisi Runner-up

Menang Sembilan Gol, MilkLife Kickers Tutup Singa Cup 2026 di Posisi Runner-up

Surakarta | Sabtu, 07 November 2026 | 17:26 WIB

Taktik Politik Kebisingan: Saat Skandal Sengaja Ditumpuk agar Publik Lupa

Taktik Politik Kebisingan: Saat Skandal Sengaja Ditumpuk agar Publik Lupa

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:20 WIB

×