alexametrics

Getafe vs Atletico Madrid: Gol Telat Suarez Menangkan Los Rojiblancos

Arief Apriadi
Getafe vs Atletico Madrid: Gol Telat Suarez Menangkan Los Rojiblancos
Penyerang Atletico Madrid (tengah) Luis Suarez melakukan selebrasi golnya dalam pertandingan liga Spanyol lawan Getafe pada 22 September 2021. ANTARA/AFP/JAVIER SORIANO.

Atletico Madrid menang 2-1 setelah sempat tertinggal lebih dulu.

Suara.com - Atletico Madrid melakoni comeback dramatis saat bertandang ke markas Getafe dalam matchday pekan keenam Liga Spanyol 2021/2022, Rabu (22/9/2021) dini hari WIB.

Dalam pertandingan di Coliseum Alfonso Perez, Los Rojiblancos --julukan Atletico Madrid-- menang 2-1 setelah sempat tertinggal lebih dulu, sebagaimana dilansir dari Antara.

Getafe memimpin lebih dulu melalui gol Stefan Mitrovic, tetapi mereka kemudian harus melanjutkan pertandingan dengan sepuluh pemain sejak menit ke-74.

Getafe kehilangan satu pemain karena kartu merah Carles Alena, dan situasi 11 lawan 10 mampu dimanfaatkan Atletico membalikkan keadaan berkat dwigol Suarez.

Baca Juga: Ronald Koeman Minta Fans Move On dari Barcelona era Guardiola

Atletico sementara naik ke puncak klasemen dengan koleksi 14 poin, unggul satu poin atas rival sekota mereka Real Madrid yang baru main sehari berselang, sedangkan Getafe yang masih nirpoin tak beranjak dari urutan ke-19 klasemen.

Jalannya pertandingan

Babak pertama berlangsung minim peluang hingga akhirnya Getafe yang memang tampil lebih agresif mampu memimpin tepat di pengujung waktu normal melalui gol Mitrovic.

Berawal dari upaya sapuan barisan pertahanan Atletico yang tak sempurna, bola kembali dikuasai Getafe dan dikirimkan oleh Nemanja Maksimovic untuk ditanduk Mitrovic ke tiang sebelum gagal diantisipasi oleh kiper Jan Oblak.

Memasuki paruh kedua dalam keadan tertinggal, Atletico berusaha bangkit tapi dua percobaan Antoine Griezmann di awal babak masih belum menemui sasaran.

Baca Juga: Mainkan Gerard Pique Sebagai Striker, Ronald Koeman Dihujat

Tensi pertandingan memanas dan pada menit ke-65, kericuhan kecil terjadi ketika Jaime Mata mengganggu upaya sapuan Oblak.

Komentar