alexametrics

Pelatih Persela Ungkap Kondisi Dwi Kuswanto Usai Tersungkur Saat Melawan Persija

Reky Kalumata | Adie Prasetyo Nugraha
Pelatih Persela Ungkap Kondisi Dwi Kuswanto Usai Tersungkur Saat Melawan Persija
Pelatih kepala Persela Lamongan, Iwan Setiawan (tengah). [dok. Persela]

Dwi sempat tergeletak jatuh dan kesakitan setelah berbenturan dengan rekan setimnya

Suara.com - Penjaga gawang Persela Lamongan, Dwi Kuswanto, tidak bisa menyelesaikan laga sampai selesai pada partai pekan keempat Liga 1 2021/2022 melawan Persija Jakarta, di Stadion Pakansari, Bogor, Kamis (24/9/2021) malam.

Ini disebabkan karena pada babak pertama Dwi sempat tergeletak jatuh dan kesakitan setelah berbenturan di udara dengan rekan setimnya, Nasir. Dwi tetap mencoba melanjutkan pertandingan, hingga akhirnya diganti pada babak kedua oleh Ravi Murdianto.

Dilaporkan, Dwi dibawa dengan ambulans ke rumah sakit. Iwan Setiawan selaku pelatih Persela Lamongan mengabarkan kondisi Dwi sudah mulai membaik. Menurutnya, memang ada rasa mual yang dialami oleh Dwi.

"Alhamdulillah tidak terlalu serius, karena hanya benturan sedikit dan dia muntah. Tetapi, laporan dari tim medis kami kondisinya tidak apa-apa," kata Iwan selepas pertandingan.

Baca Juga: Dimulai Senin, Berikut Jadwal Liga 1 2021/2022 Pekan Kelima

Adapun dalam laga tersebut, Laskar Joko Tingkir -- julukan Persela-- kalah 1-2 dari Persija. Kendati demikian, Iwan tetap memuji performa menggigit Persela, meski harus kalah.

"Alhamdulillah, menurut saya ini salah satu pertandingan terbaik sepanjang yang sudah kami lakukan di Liga 1 musim ini,” ungkap Iwan.

"Ya, mudah-mudahan pertandingan ini bisa memberikan inspirasi atau edukasi untuk sepakbola Indonesia," urai dia.

Iwan menganggap Persija layak memenangi pertandingan melawan timnya tersebut. Juru formasi yang juga pernah melatih Persija itu juga tak ragu mengucapkan selamat.

“Saya ucapkan selamat untuk Persija. Saya kira mereka memang pantas memenangi pertandingan ini. Jujur saja, saya melihat performa meraka agak berbeda dari tiga pertandingan sebelumnya,” pungkasnya.

Baca Juga: Kritik Jakmania Jadi Bahan Bakar Kebangkitan Persija Jakarta

Komentar