-
Mauro Zijlstra jalani debut singkat bersama Persija Jakarta saat menumbangkan Bali United 1-0.
-
Pelatih sebut adaptasi Shayne Pattynama meningkat pesat namun tetap bersaing ketat dengan Dony.
-
Persija Jakarta kokoh di peringkat ketiga klasemen setelah meraih kemenangan penting di Bali.
Suara.com - Kemenangan tipis Persija Jakarta atas Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta menjadi momen bersejarah.
Laga pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 tersebut menandai langkah awal Mauro Zijlstra bersama Macan Kemayoran.
Penyerang muda yang direkrut dari FC Volendam itu masuk ke lapangan pada menit ke-76 babak kedua.
Ia dipercaya menggantikan Gustavo Almeida yang menjadi aktor utama pencetak gol kemenangan tunggal di pertandingan itu.
Meski berhasil membawa pulang tiga poin, performa penyerang Timnas Indonesia tersebut dinilai masih perlu ditingkatkan lagi.
Analisis Performa Debut Mauro Zijlstra
Asisten pelatih Persija Jakarta, Ricky Nelson, memberikan pandangan objektif terkait penampilan perdana pemain barunya tersebut.
Ricky mengakui bahwa sang striker masih memerlukan waktu untuk menyatu dengan atmosfer sepak bola kasta tertinggi Indonesia.
“Jadi kalau untuk Mauro, ya ini game pertama buat dia. Jadi pasti dia akan ya belum maksimal pasti, karena dia baru beradaptasi juga dengan situasi kompetisi yang sangat ketat ini,” kata Ricky.
Sebelumnya, nama Zijlstra sudah terdaftar dalam skuad saat Persija berhadapan dengan Arema FC pekan lalu.
Namun, saat laga di Jakarta tersebut, ia hanya duduk di bangku cadangan tanpa mendapatkan menit bermain.
Progres Adaptasi Shayne Pattynama di Persija
Selain Zijlstra, sorotan tajam juga mengarah pada Shayne Pattynama yang menjalani laga keduanya bagi tim ibu kota.
Pemain bertahan ini masuk ke lapangan hijau pada menit ke-79 menggantikan posisi yang ditinggalkan Dony Tri Pamungkas.
Tim pelatih mencatat adanya perkembangan signifikan dari mantan pemain Buriram United tersebut selama masa transisi ini.