alexametrics

Timnas Argentina Panggil 3 Pemain Liga Inggris untuk Kualifikasi Piala Dunia

Rully Fauzi
Timnas Argentina Panggil 3 Pemain Liga Inggris untuk Kualifikasi Piala Dunia
Kiper andalan Aston Villa, Emiliano Martinez. [Paul ELLIS / AFP]

La Albiceleste akan menghadapi tiga laga kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Selatan di bulan Oktober.

Suara.com - Penjaga gawang Aston Villa Emi Martinez serta dua pemain Tottenham Cristian Romero dan Giovani Lo Celso telah dipanggil oleh Timnas Argentina untuk laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Selatan pada Oktober, meski negara Amerika Selatan itu tetap dalam daftar merah Inggris.

Klub-klub Liga Inggris setuju untuk tidak mengizinkan para pemain Amerika Selatan melakukan perjalanan untuk mewakili negara mereka pada jeda internasional bulan lalu karena aturan karantina.

Mulai Jumat, ketiga pemain tersebut diperbolehkan masuk ke Argentina bila sudah divaksinasi lengkap dan hasil tes mereka menunjukkan negatif COVID-19.

Namun, mereka wajib menjalani proses karantina selama 10 hari setelah kembali ke Inggris.

Pelatih Lionel Scaloni telah memasukkan nama ketiga pemain itu dalam skuad Argentina untuk Kualifikasi Piala Dunia melawan Paraguay, Uruguay dan Peru, dengan pertandingan terakhir dimainkan pada 15 Oktober.

Villa akan kembali beraksi di Liga Premier Inggris melawan Wolves pada 16 Oktober, sementara Spurs akan bertandang ke Newcastle pada 17 Oktober.

Selama jeda internasional sebelumnya, Villa mengizinkan Martinez dan rekan senegaranya Emi Buendia untuk bergabung dengan Argentina.

Sementara itu, dua pemain Spurs tidak diizinkan menjalani tugas negara, tetapi keduanya mengabaikan larangan klub mereka dan tetap pergi untuk membela Argentina.

Lo Celso dan Romero telah menerima denda besar karena tidak mematuhi perintah klub.

Laga Argentina pada Kualifikasi Piala Dunia bulan lalu melawan Brazil di Sao Paulo dibatalkan setelah ofisial kesehatan menghentikan pertandingan dengan paksa karena menuding beberapa pemain Tim Tango melanggar aturan kesehatan COVID-19.

[Antara]

Komentar