alexametrics

Tinggalkan PSS Sleman, Irfan Bachdim: Ini Menyakitkan, Tapi Keluarga yang Terpenting

Syaiful Rachman | Adie Prasetyo Nugraha
Tinggalkan PSS Sleman, Irfan Bachdim: Ini Menyakitkan, Tapi Keluarga yang Terpenting
Pesepak bola PSS Sleman Irfan Bachdim (ketiga kanan) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persiraja Banda Aceh dalam lanjutan Liga 1 2021-2022 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (11/9/2021). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

PSS Sleman dan Irfan Bachdim sepakat akhiri kerja sama.

Suara.com - PSS Sleman dan Irfan Bachdim resmi berpisah. Manajemen PSSI mengumumkan kabar tersebut, Kamis (7/10/2021).

Tidak dijelaskan secara gamblang mengapa keduanya memutuskan mengakhiri kerja sama. PSS hanya menyebut keputusan disepakati oleh kedua belah pihak.

Irfan kemudian buka suara setelah PSS mengumumkan hal tersebut. Melalui akun Instagram pribadinya, Irfan mengaku keluarga menjadi salah satu alasan ia pergi dari PSS.

Irfan Bachdim dan Jennifer Bachdim bersama kedua anaknya. [Instagram]
Irfan Bachdim dan Jennifer Bachdim bersama kedua anaknya. [Instagram]

"Ini adalah keputusan yang sulit. Meninggalkan teman-teman, itu juga sangat menyakitkan buat saya. Tapi saya harus mengikuti kata hati dan menjalani apa yang membuat saya bahagia," tulis Irfan dikutip dari Instagram pribadinya, @Ibachdim

Baca Juga: Harapan Sultan Samma: Kami Harus Bangkit dengan Kondisi Ini

"Bagi saya, keluarga adalah hal terpenting di dalam hidup. Mereka adalah inspirasi dan motivasi terbesar untuk saya. Dan saya tidak merasa nyaman ketika mereka tidak bisa bersama saya dalam waktu yang cukup lama," sambungnya.

Kemungkinan, BRI Liga 1 2021/2022 yang menerapkan sistem terpusat di salah satu wilayah jadi salah satu penyebabnya. Hal ini membuat mantan pemain Bali United tersebut tak bisa kumpul dengan istri serta anak-anaknya dalam satu waktu.

Tidak lupa, Irfan berterima kasih kepada PSS atas apa yang diberikan selama ini. Baginya, PSS telah membuka tempat di hatinya, dan sangat berharap klub asal Kabupaten Sleman tersebut bisa meraih kesuksesan.

"Untuk itu saya ingin berterima kasih kepada manajemen, staf, dan semua teman-teman pemain PSS karena sudah memahami saya. Saya selalu berharap dan berdoa yang terbaik untuk PSS di Liga 1 nanti," terangnya.

"Dan tentu saja, terima kasih untuk semua Sleman Fans yang sudah menyambut saya dengan baik. Saya minta maaf karena belum dapat memenuhi tujuan yang sudah saya impikan di PSS."

Baca Juga: Diberi Kesempatan Bermain, Para Pemain Muda Persija Diminta Dalami Sikap Ini

"Tapi saya berharap teman-teman dapat mengerti situasi yang saya hadapi dan saya ingin yang terbaik untuk PSS. Sekali lagi, terima kasih semuanya," tutup Irfan.

PSS saat ini tengah dalam masa sulit. Selain start yang kurang bagus di BRI Liga 1 2021/2022, Super Elang Jawa --julukan PSS-- diminta suporter untuk mendepak pelatih.

Selama BRI Liga 1 seri pertama musim ini, PSS baru mendapatkan satu kemenangan, dua imbang, dan tiga kali kalah.

Komentar