Suara.com - Kasus dugaan kekerasan yang menyeret sosok pemain Timnas Indonesia dan Liga 1 mendadak viral di media sosial.
Pengakuan tersebut disampaikan akun Threads bernama @myamoureeeee yang mengaku menjadi korban kekerasan mantan kekasihnya selama berpacaran lima bulan.
Dalam unggahannya, korban menyebut terduga pelaku merupakan pemain sepakbola Timnas Indonesia sekaligus pemain aktif di kompetisi Liga 1 Indonesia.
Dia juga memberikan petunjuk bahwa sang pemain berangkat laga tandang atau away ke Yogyakarta pada 6 Februari 2026.
"Aku kemarin pacaran lima bulan sama dia. Dia bisa dibilang terkenal, pemain timnas sekaligus pemain Liga 1 Indonesia," tulis @myamoureeeee.
Korban mengaku awalnya hanya menginginkan hubungan yang normal, tenang, serta jauh dari drama dan konflik berlebihan.
Dia pun mengungkap konflik mulai muncul ketika mengetahui sang kekasih diduga kembali menjalin hubungan dengan mantan pacarnya.
"Kami sempat berantem karena mau putus. Penyebabnya hal yang buat aku sakit banget, dia selingkuh sama mantannya lagi," ujarnya.
Menurutnya, rasa takut disakiti kembali membuat dirinya menjadi lebih posesif setelah mengetahui dugaan perselingkuhan tersebut.
Baca Juga: Berujung Dipecat, Viral Affiliator Ngaku Direndahkan PIC KOL Gegara Followers Cuma 2 Ribu
Puncak pertengkaran terjadi pada 6 Februari 2026 siang saat terduga pelaku hendak bertolak ke Yogyakarta untuk pertandingan.
Korban mengaku saat itu berada dalam posisi sulit karena kosnya habis dan ia tidak memiliki siapa pun di kota tersebut.
"Posisi aku ikut dia ke tempat dia main bola, di kota itu aku literally enggak punya siapa-siapa selain dia," tulisnya.
Adu mulut yang awalnya disebut sebagai debat biasa mendadak berubah menjadi dugaan tindakan kekerasan fisik.
"Sampai akhirnya kami adu mulut. Awalnya cuma debat biasa, tapi tiba-tiba dia emosi. Dia banting aku," katanya mengungkap.
Tak berhenti sampai di situ, korban juga mengaku mengalami tindakan pencekikan hingga beberapa kali.
"Setelah itu dia cekik aku dua atau tiga kali. Aku enggak bisa gerak, badannya nahan aku," imbuhnya.
Dia bahkan mengaku sempat muntah saat cekikan pertama terjadi karena kesulitan bernapas dan merasa tertekan.
Korban menggambarkan momen tersebut sebagai pengalaman traumatis yang membuatnya merasa kecil, takut, dan kebingungan.
Setelah kejadian itu, korban memutuskan mencari pertolongan medis di salah satu rumah sakit di Yogyakarta.
"Malam itu juga aku langsung ke rumah sakit di Jogja buat visum. Sudah ada hasilnya," tuturnya.
Namun dokter disebut belum dapat mengeluarkan surat visum resmi sebelum korban membuat laporan kepolisian sesuai tempat kejadian perkara.
Dia juga menyebut orangtuanya telah mencoba menghubungi pihak keluarga terduga pelaku, tetapi belum mendapat respons.
Hingga kini identitas pemain yang dimaksud belum diungkap secara terbuka, sementara publik ramai menebak berdasarkan petunjuk laga tandang 6 Februari.
Kontributor : Chusnul Chotimah