suara mereka

Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?

Selasa, 17 Februari 2026 | 15:39 WIB
Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
niat puasa ramadan sebulan penuh/freepik

Suara.com - Salah satu syarat sah puasa adalah membaca niat, tak terkecuali puasa Ramadan. Jika selama ini umumnya niat dibaca tiap hari, nyatanya ada niat yang bisa dibaca sekali saja untuk sebulan penuh. Lantas, kapan waktu yang tepat untuk membaca niat puasa Ramadan sebulan penuh?

Hukum membaca niat puasa sebulan penuh

Melansir laman resmi Majelis Ulama Indonesia, umat Islam diperbolehkan berniat puasa Ramadan untuk satu bulan penuh sekaligus berdasarkan pendapat dalam mazhab Maliki.

Pandangan ini juga dijelaskan oleh Yusuf al-Qaradawi dalam kitab Fiqh al-Shiyam. Ia menerangkan bahwa puasa Ramadan dipandang sebagai satu rangkaian ibadah yang utuh, sehingga niatnya tidak harus diperbarui setiap hari.

Di sisi lain, mazhab Syafi'i berpendapat bahwa niat puasa wajib dilakukan setiap malam selama bulan Ramadan. Ketentuan ini dijelaskan oleh Sulaiman Al-Bujairimi dalam karyanya Hasyiyatul Iqna’

ويشترط لفرض الصوم من رمضان أو غيره كقضاء أو نذر التبييت وهو إيقاع النية ليلا لقوله صلى الله عليه وسلم: من لم يبيت النية قبل الفجر فلا صيام له. ولا بد من التبييت لكل يوم لظاهر الخبر


"Disyaratkan berniat di malam hari bagi puasa wajib seperti puasa Ramadan, puasa qadha, atau puasa nadzar. Ini berdasarkan hadis Rasulullah SAW, 'Siapa yang tidak berniat di malam hari sebelum fajar, maka tiada puasa baginya.' Karenanya, harus niat puasa di setiap hari (bulan Ramadan) jika melihat redaksi zahir hadits." (Sulaiman Al-Bujairimi, Hasyiyatul Iqna', juz 2)

Dengan demikian, Anda sebenarnya dapat berniat puasa Ramadan untuk satu bulan penuh sekaligus sebagai bentuk antisipasi jika suatu malam lupa melafalkan niat.

Namun demikian, tetap dianjurkan untuk mengikuti pendapat mazhab Syafi'i yang mewajibkan pembaruan niat setiap malam, baik setelah sholat Tarawih maupun saat sahur, agar lebih berhati hati dan sesuai dengan pendapat yang banyak dianut di Indonesia.

Niat Puasa Ramadan Sebulan Sekaligus

Melansir buku Praktis Ibadah karya Irwan, Ahmad Jafar, dan Husain, berikut bacaan niat puasa Ramadan untuk satu bulan penuh:

Baca Juga: Niat Puasa Ganti Ramadan di Hari Kamis Lengkap dengan Keutamaannya


نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma jami'i syahri Ramadani hadzihis sanati fardhan lillahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadan tahun ini dengan mengikuti pendapat Imam Malik, wajib karena Allah Ta'ala."

Niat Puasa Ramadan Satu Hari

Berikut adalah bacaan niat puasa Ramadan yang diamalkan setiap harinya:


نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هٰذِهِ السَّنَةِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i fardhi syahri Ramadana hadzihis sanati lillahi ta'ala

Artinya: "Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala."

Kapan Waktu Membaca Niat Puasa Ramadan?

Berdasarkan buku Panduan Praktis Ibadah Puasa karya Drs. E. Syamsuddin dan Ahmad Syahirul Alim, Lc, niat puasa harus dibacakan sebelum terbit fajar pada bulan Ramadan. Bahkan disebutkan bahwa niat puasa tersebut sudah boleh dibacakan pada malam harinya sejak Matahari tenggelam.

Sebagaimana dijelaskan Rasulullah SAW, bahwa:

مَنْ لَمْ يُجْمِعُ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ

Artinya: "Barang siapa yang belum menguatkan niat berpuasa sebelum fajar maka tiada puasa baginya." (HR Abu Daud, Al-Tirmidzi, Al-Nasa'i, Ibnu Majah dan Ahmad)

Dengan demikian, niat puasa harian dapat dilakukan pada malam hari, sejak Matahari terbenam hingga terbit fajar. It artinya, Anda boleh membaca niat puasa Ramadan sebelum sholat subuh.

Sementara itu, niat puasa Ramadan sebulan sekaligus dapat dilakukan pada malam pertama Ramadan, mulai setelah waktu Magrib hingga sebelum terbit fajar.

Namun, bagi orang awam yang benar-benar lupa berniat, misalnya karena kesibukan atau tertidur hingga melewatkan sahur, puasanya tetap sah selama belum makan, minum, atau melakukan hal yang membatalkan puasa.

Dalam kondisi ini, ia dapat melanjutkan puasanya dan segera berniat di pagi hari.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI