alexametrics

Di Tengah Kontroversi, Mason Mount Dukung Piala Dunia Digelar Dua Tahun Sekali

Rully Fauzi
Di Tengah Kontroversi, Mason Mount Dukung Piala Dunia Digelar Dua Tahun Sekali
Gelandang serang Timnas Inggris, Mason Mount. [Ben STANSALL / AFP]

Mount termasuk yang pro bahwa Piala Dunia digelar dua tahun sekali pasca Qatar 2022 nanti.

Suara.com - Di tengah  wacana FIFA ingin menggelar Piala Dunia dua tahun sekali yang jadi kontroversi,  gelandang serang Chelsea dan Timnas Inggris, Mason Mount justru pro dengan hal itu.

Mount setuju jika Piala Dunia dihelat setiap dua tahun, dari yang tadinya empat tahun.

Proposal tersebut sendiri telah ditentang banyak pihak, termasuk sederet pemain profesional di Eropa saat ini.

Meski demikian, Mount rupanya setuju jika Piala Dunia digelar setiap dua tahun setelah Piala Dunia 2022 Qatar nanti.

Baca Juga: Hasil Bola Tadi Malam, Kualifikasi Piala Dunia: Inggris Imbang, Portugal Pesta Gol

"Ya, itu akan sangat bagus (Piala Dunia digelar dua tahun sekali)," ucap gelandang serang berusia 22 tahun itu seperti dilansir Tribal Football, Rabu (13/10/2021).

Gelandang serang Chelsea, Mason Mount melakoni latihan jelang laga Piala Super Eropa 2021 kontra Villarreal. [Paul ELLIS / AFP]
Gelandang serang Chelsea, Mason Mount. [Paul ELLIS / AFP]

"Piala Dunia adalah turnamen terbesar yang bisa diikuti pemain profesional. Di level klub, ada Liga Champions. Tapi bgi saya, Piala Dunia adalah yang terbesar," sambungnya.

"Sebagai pemain, kita ingin bermain di banyak kompetisi top dan pertandingan top sebanyak yang kita bisa. Kita ingin terlibat di pertandingan-pertandingan besar itu," tutur Mount.

"Tapi, memang bagus untuk mendengarkan input dari para pemain. Itu akan sangat positif dalam membentuk masa depan dunia sepakbola ini," tandas pemain jebolan akademi Chelsea itu.

Baca Juga: Soal Kans Menang Ballon d'Or, Mason Mount: Siapa Tahu Ya 'Kan?

Komentar