alexametrics

Wacana BRI Liga 1 Dihadiri Penonton, Harga Tiket Bisa Sampai Rp 1 Juta

Reky Kalumata | Adie Prasetyo Nugraha
Wacana BRI Liga 1 Dihadiri Penonton, Harga Tiket Bisa Sampai Rp 1 Juta
Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita, saat ditemui di kantornya, di kawasan Jakarta, Jumat (14/8/2020). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

Akhmad Hadian Lukita menyebut harga tiket kemungkinan menyentuh angka Rp 250 ribu - Rp 1 juta.

Suara.com - Wacana BRI Liga 1 2021/2022 akan dihadiri penonton sedang digodok oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB). Banyak hal yang harus dipertimbangkan sebelum membuka pintu bagi penonton hadir ke stadion mengingat situasi pandemi Covid-19.

Hal ini berimbas dengan bakal melonjaknya harga tiket pertandingan ketimbang di situasi normal. Dari harga itu nantinya penonton akan mendapatkan beberapa manfaat.

Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita menyebut harga tiket kemungkinan menyentuh angka Rp 250 ribu - Rp 1 juta. Ini melonjak drastis dari sebelumnya, di mana klub ada yang menjual tiket pertandingan mulai Rp 25 ribu - Rp 150 ribu.

"Kenapa karcis bisa sampai segitu? karena akan banyak benefit yang didapat penonton," kata Akhmad Hadian Lukita dilansir dari laman resmi PSSI, Sabtu (23/10/2021).

Baca Juga: Persija Harusnya Bisa Nirbobol Lawan Madura United, Angelo Alessio Dongkol

Benefit itu diantaranya penonton akan mendapatkan peralatan prokes kesehatan seperti masker, hand sanitizer, kemudian tes antigen, food and beverage, dan lain-lain.

Meski begitu, harga tersebut masih belum final. PSSI dan PT LIB masih melakukan kajian soal rencana kehadiran penonton.

Banyak hal yang menjadi pertimbangan seperti infrastruktur. Sebab, di Indonesia baru sedikit stadion yang menggunakan single seat bernomor.

"Ini yang akan kita siapkan dulu. Setelah semua siap baru kita akan diskusikan lebih lanjut dengan Kemenpora, Kemenkes, Satgas Covid, Koordinator PPKM Jawa Bali dan luar Jawa Bali, Kepolisian, BNPB,’’ ujar Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Sementara itu Menpora Zainudin Amali memahami kesulitan PSSI dan PT LIB kaitannya dengan penonton ini. Menteri asal Gorontalo itu menyarankan adanya sosialisasi yang dilakukan terlebih dahulu.

Baca Juga: Jelang Lawan Australia, Timnas U-23 Jangan Terbuai Euforia Laga Uji Coba

"Ini penting karena dalam situasi new normal ini, menonton di stadion itu tidak seenak ketika keadaan normal. Saat ini harus ada social distancing, memakai masker, harus swab antigen, dan lain-lain’’ terang Menpora.

Komentar