-
John Herdman resmi merekrut Sofie Imam dan Dzikry Lazuardi sebagai asisten pelatih lokal.
-
Timnas Indonesia akan melakoni debut bersama pelatih baru pada ajang FIFA Series 2026.
-
Kolaborasi staf pelatih lokal dan asing bertujuan memperkuat fisik serta analisis taktik tim.
Suara.com - Persiapan matang terus dilakukan Timnas Indonesia dalam menyusun kekuatan staf kepelatihan di bawah arahan John Herdman.
Langkah strategis ini diambil guna menghadapi berbagai tantangan besar di kancah sepak bola internasional mendatang.
Pihak PSSI secara resmi telah mengonfirmasi kehadiran tenaga ahli lokal untuk mendukung kerja pelatih asal Inggris itu.
Selain nama Nova Arianto yang sudah familiar, dua pakar sepak bola tanah air kini bergabung dalam jajaran staf.
Sofie Imam Faizal dan Dzikry Lazuardi menjadi dua sosok yang dipercaya memegang peranan krusial tersebut.
Keunggulan Fisik dan Analisis Data
Sofie Imam Faizal bukanlah wajah baru dalam lingkungan tim nasional karena pengalamannya yang sangat luas.
Ia memiliki rekam jejak panjang dalam mengelola kebugaran pemain mulai dari level junior hingga tim senior.
Keahliannya dalam menjaga fisik atlet telah teruji saat ia menangani skuad kelompok umur di berbagai ajang.
Baca Juga: Batal Latih Timnas Indonesia, Vitor Pereira Segera Jadi Pelatih Baru Nottingham Forest
Sofie diharapkan mampu membawa standar fisik pemain Indonesia setara dengan tuntutan sepak bola modern dunia.
Dirinya juga telah membangun chemistry yang baik bersama Nova Arianto di level timnas usia muda.
Peran Strategis Analis Persija Jakarta
Di sisi lain, kehadiran Dzikry Lazuardi membawa angin segar bagi kedalaman taktik Timnas Indonesia.
Dzikry dikenal sebagai otak di balik analisis permainan klub raksasa ibukota, Persija Jakarta.
Kemampuannya dalam membedah kelemahan lawan menjadi alasan utama ia ditarik ke dalam staf kepelatihan nasional.
Integrasi data dan statistik pertandingan akan menjadi tanggung jawab utama Dzikry demi hasil yang maksimal.
Kombinasi antara kekuatan fisik dan ketajaman strategi menjadi pondasi utama yang dibangun oleh John Herdman.
Komitmen PSSI Terhadap Pelatih Lokal
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, memberikan penjelasan mendalam mengenai alasan penunjukan tenaga-tenaga lokal ini.
Ia menyatakan bahwa pelibatan putra daerah sudah dibahas secara mendalam dalam kesepakatan kontrak awal.
"John Herdman sepakat memberikan ruang besar bagi asisten lokal dalam proses pengambilan keputusan," tegas Sumardji menjelaskan.
Kemitraan antara pelatih asing dan lokal ini diyakini akan mempermudah transfer ilmu serta pemahaman karakter pemain.
Kehadiran mereka akan memangkas hambatan budaya sepak bola yang sering dialami oleh pelatih asing di Indonesia.
Persiapan Menuju Ajang FIFA Series
Ujian pertama bagi sinergi tim kepelatihan baru ini akan tersaji pada turnamen internasional bulan depan.
John Herdman akan menjalani laga debutnya bersama Timnas Indonesia pada ajang bergengsi FIFA Series 2026.
Turnamen yang berlangsung Maret mendatang tersebut akan mempertemukan Indonesia dengan beberapa negara dari berbagai benua.
Negara-negara seperti Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis akan menjadi lawan tanding perdana.
Momen ini menjadi ajang pembuktian efektivitas kolaborasi antara visi global Herdman dan wawasan lokal stafnya.
Jembatan Menuju Prestasi Dunia
Keberadaan Sofie dan Dzikry diharapkan menjadi jembatan krusial dalam menyatukan filosofi permainan yang ingin diterapkan.
Mereka bertugas memastikan bahwa instruksi pelatih kepala dapat diterjemahkan dengan baik oleh seluruh anggota skuad.
Dukungan teknis yang komplet dari staf lokal akan membebaskan Herdman untuk fokus pada aspek kepemimpinan tim.
Masyarakat pecinta bola tanah air tentu menaruh harapan tinggi pada struktur baru tim nasional Indonesia ini.
Diharapkan kolaborasi apik ini mampu membawa Garuda terbang lebih tinggi dan tampil kompetitif di kancah global.