facebook

Marco Motta Gagal Eksekusi Penalti, Persija Harus Puas Berbagi Poin dengan Barito Putera

Syaiful Rachman | Adie Prasetyo Nugraha
Marco Motta Gagal Eksekusi Penalti, Persija Harus Puas Berbagi Poin dengan Barito Putera
Selebrasi bomber Persija Jakarta, Marko Simic usai membobol gawang Madura United (dok. Persija).

Laga Persija vs Barito Putera berahir imbang 1-1.

Suara.com - Persija Jakarta gagal menutup Seri 2 BRI Liga 1 2021/2022 dengan kemenangan usai ditahan imbang Barito Putera 1-1 pada pekan ke-11 yang digelar di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Jumat (5/11/2021).

Hasil imbang tersebut membuat Macan Kemayoran --julukan Persija-- tertahan di posisi delapan klasemen sementara dengan perolehan 15 poin dari 11 laga.

Sementara bagi Barito Putera, tambahan satu poin cukup mengangkat posisi mereka keluar dari zona degradasi. Barito Putera saat ini mengumpulkan 9 poin dari 11 laga.

Jumlah tersebut sama dengan Persik Kediri di posisi 16 atau posisi teratas zona merah di klasemen. Macan Putih --julukan Persik-- baru akan memainkan pertandingan pekan ke-11 melawan Persiraja Banda Aceh, Sabtu (5/11/2021).

Baca Juga: Gol Telat Ricky Fajrin Bikin Persipura Gigit Jari, Bali United Menang Tipis 1-0

Pertandingan Persija vs Barito Putera berlangsung sengit sejak bola digulirkan. Barito Putera yang berambisi mengamankan tiga poin, tidak ragu melancarkan serangan.

Serangan yang dilancarkan Laskar Antasari pun berbuah manis di menit ke-14. Rafael Olivera mengirim umpan dari sisi kiri, dan Rakic yang dituju tanpa ragu menceploskan bola ke dalam gawang Andritany.

Tertinggal satu gol, Persija mencoba membalas. Serangan dilancarkan, namun anak-anak asuh Angelo Alessio masih kesulitan mencetak gol dari open play.

Memasuki menit 25, gol penyeimbang kedudukan pun diceploskan Persija. Melalui
set piece, Riko Simanjuntak mengirim bola ke depan gawang Barito Putera yang langsung disambar Marko Simic.

Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum.

Baca Juga: Batal Digelar di Jawa Timur, Seri 3 BRI Liga 1 Tetap di Jawa Tengah dan Yogyakarta

Di babak kedua, Persija lebih dulu mengambil inisiatif serangan. Hanya saja kokohnya pertahanan tim asuhan Djadjang Nurdjaman membuat para pemain Persija kesulitan membuka peluang.

Begitu pula dengan Barito Putera yang sulit menyerang karena hanya mengandalkan serangan balik.

Jelang berakhirnya pertandingan, Persija mendapat hadiah penalti. Keputusan wasit memberikan penalti mendapat protes keras dari para pemain Barito Putera. Namun, penalti tetap diberikan.

Sayang, peluang emas tersebut disia-siakan. Marco Motta yang maju sebagai algojo gagal menundukkan penjaga gawang Barito Putera Adhitya Harlan.

Skor 1-1 pun bertahan hingga laga usai.

Susunan pemain:

Persija Jakarta: Andritany Ardhiyasa; Dwiki Arya (Braif Fatari 60'), Maman Abdurahman, Marco Motta, Tony Sucipto, Yann Motta, Arfiyanto Nico (Rio Fahmi 66'), Novri Setiawan (Taufik Hidayat 87'), Riko Simanjuntak, Rohit Chand, Marco Simic (Dony Tri Pamungkas 86').

Pelatih: Angelo Alessio.

Barito Putera: Adhitya Harlan; Dandi Maulana (Yuswanto Aditia 84'), Miftah Anwar, Nazar Nurzaidin, Ambrizal Umanailo (Beni Oktovianto 70'), Bayu Pradana, Luthfi Kamal, M Rafi (Buyung Ismu 70'), Rafael Olivera, Alexandar Rakic (Rizky Pora 83'), Bagas Kaffa.

Pelatih: Djadjang Nurdjaman.

Komentar