Ajak Warga Korsel, Anak Shin Tae-yong Serukan Dukung Timnas Indonesia

Husna Rahmayunita, Arif Budi

Kamis, 09 Desember 2021 | 16:49 WIB
Ajak Warga Korsel, Anak Shin Tae-yong Serukan Dukung Timnas Indonesia
Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong memimpin latihan di Stadion Madya, Jakarta. (dok. PSSI)

Suara.com - Dukungan mengalir untuk Timnas Indonesia jelang pertandingan kontra Kamboja di Piala AFF 2020. Warga Korea Selatan ikut memberikan dukungan.

Ajakan untuk mendukung Timnas Indonesia tak hanya berasal dari Tanah Air melainkan mancanegara berkat sang pelatih Shin Tae-yong.

Timnas Indonesia akan menjalani laga perdana Piala AFF 2020 melawan Kamboja. Para pecinta sepak bola Tanah Air pasti akan memberikan dukungan kepada Evan Dimas cs.

Nyatanya, orang-orang di Korsel juga bakal memberikan semangat untuk tim Merah Putih karena sosok Shin Tae-yong.

Pasalnya anak dari juru taktik berusia 52 tahun itu yang bernama Shin Jae-won, telah mengumpulkan orang-orang untuk mendukung ayahnya yang akan bertarung bersama timnas Indonesia.

Anak Shin Tae-yong mengumpulkan dukungan via Instagram Stories. Dalam unggahannya tersebut, Shin Jae-won menampilkan potret televisi yang akan menayangkan pertandingan Indonesia vs Kamboja secara langsung.

"Ayo semangat Papa," tulisnya dalam bahasa Korea yang dibubuhi emoji api, love, serta bendera Merah Putih.

Anak Shin Tae-yong, Shin Jae-won menyuruh warga Korsel untuk mendukung Timnas Indonesia. (Instagram/shin_jaewon77)
Anak Shin Tae-yong, Shin Jae-won menyuruh warga Korsel untuk mendukung Timnas Indonesia. (Instagram/shin_jaewon77)

"Tolong dukung kami ya," imbuhnya yang juga mencantumkan jadwal pertandingan Indonesia vs Kamboja.

Terlepas dari itu, Timnas Indonesia punya catatan manis ketika berjumpa Kamboja. Merujuk rekor pertemuan, Timnas Indonesia seharusnya tidak akan kesulitan untuk membawa pulang poin penuh saat berjumpa tim berjuluk Pasukan Angkor.

baca juga

Dari catatan laman 11v11, Indonesia sudah 16 kali berjumpa dengan Kamboja di mana dominasi Skuad Garuda tak terbantahkan dengan catatan 15 kemenangan dan sekali imbang.

Pada pertemuan terakhir pada 4 Oktober 2017, Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Kamboja 3-1. Hal itu terjadi dalam laga uji coba internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lini Depan Timnas Indonesia Disorot Jelang Laga Kontra Kamboja, Shin Tae-yong Tak Khawatir

Lini Depan Timnas Indonesia Disorot Jelang Laga Kontra Kamboja, Shin Tae-yong Tak Khawatir

Bola | Kamis, 09 Desember 2021 | 16:26 WIB

Timnas Indonesia Diremehkan Minim Pengalaman, Shin Tae-yong Bereaksi

Timnas Indonesia Diremehkan Minim Pengalaman, Shin Tae-yong Bereaksi

Bola | Kamis, 09 Desember 2021 | 16:00 WIB

Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2020, Tagar #TimnasDay Trending!

Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2020, Tagar #TimnasDay Trending!

Surakarta | Kamis, 09 Desember 2021 | 16:00 WIB

Terkini

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×