Indonesia Vs Kamboja, Skuad Garuda Wajib Waspadai Kebangkitan Angkor Warrior

Syaiful Rachman

Kamis, 09 Desember 2021 | 17:51 WIB
Indonesia Vs Kamboja, Skuad Garuda Wajib Waspadai Kebangkitan Angkor Warrior
Gelandang timnas Indonesia, Witan Sulaeman (tengah) saat melakukan selebrasi usai mencetak gol dalam laga uji coba kontra tim Liga Turki (SuperLig) Antalyaspor di Limax Football Complex, Antalya Turki, Minggu (28/11/2021) malam WIB. [PSSI]

Suara.com - Peluang tim nasional Indonesia untuk menundukkan Kamboja pada laga perdana mereka di Grup B Piala AFF 2020 yang berlangsung di Stadion Bishan, Singapura, Kamis (9/12), mulai pukul 19.30 WIB, bisa dikatakan besar.

Salah satu hal yang mungkin menguatkan prediksi tersebut adalah Kamboja tidak pernah mengalahkan Indonesia dalam kurun waktu 26 tahun terakhir.

Namun, sejarah tidak pernah menjadi penentu hasil di lapangan. Kamboja membuktikan mereka tidak gampang ditaklukkan di Piala AFF 2020.

Manajer timnas Kamboja, Kaisuke Honda (dok. instgram federasi sepakbola Kamboja @Ffc_official_ig)
Manajer timnas Kamboja, Kaisuke Honda (dok. instgram federasi sepakbola Kamboja @Ffc_official_ig)

Saat bersua Malaysia di Grup B, Senin (6/12/2021), Kamboja menunjukkan performa apik.

Walau pada akhirnya kalah 1-3 dari skuad "Harimau Malaya", Kamboja mampu mengungguli lawannya dari sisi penguasaan bola, yaitu 56,9 persen berbanding 43,1 persen.

Kemudian, Kamboja menciptakan 10 peluang dari tendangan sudut, sementara Malaysia cuma lima. Pemain Kamboja pun rajin membuat umpan silang, lima kali.

Pelatih Kamboja Ryu Hirose menegaskan bahwa bermain dengan penguasaan bola memang menjadi ciri khas dari skuad asuhannya, tidak peduli lawannya siapa, bahkan Brazil sekali pun.

"Kami mendominasi laga melawan tim mana pun, termasuk Brazil. Kami akan mempertahankan penguasaan laga dan memenangkan bola di area tinggi. Itulah yang akan kami lakukan," kata Ryu.

Situasi itu dicermati benar oleh juru taktik timnas Indonesia Shin Tae-yong. Shin pun meminta anak-anak asuhnya untuk tampil menekan ketika bola berada di kaki lawan.

baca juga

Evan Dimas dan kawan-kawan diminta sang pelatih asal Korea Selatan untuk secepatnya merebut bola dan menjalankan strategi untuk melesakkan gol.

"Selama menjalankan taktik sesuai dengan keinginan saya, saya yakin kami akan menang. Kami akan bekerja keras demi hasil yang bagus," ujar Shin.

Bek kanan timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Bahar juga meminta rekan-rekannya untuk fokus dan tidak lengah kala berjumpa Kamboja.

Pesepak bola berusia 22 tahun tersebut tidak ingin skuad "Garuda" terpeleset dan kehilangan poin berharga pada laga pertama mereka di Piala AFF 2020.

"Pemain harus bermental bagus, bermental juara karena hanya dengan begitu kami bisa meraih hasil terbaik. Kami datang ke Singapura untuk menjadi juara, bukan posisi 'runner-up' lagi," tutur Asnawi.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong saat memberikan arahan kepada anak asuhannya dalam latihan (dok. PSSI)
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong saat memberikan arahan kepada anak asuhannya dalam latihan (dok. PSSI)

Kelemahan Kamboja

Kamboja memang unggul penguasaan bola atas Malaysia. Akan tetapi, mereka tidak menunjukkan kelemahan di lini serang.

Selama dua babak, akurasi tembakan pemain Kamboja berada di kisaran 42,9 persen, tertinggal dari Malaysia yang mencapai 52,9 persen.

Mereka pun cukup sering melakukan pelanggaran, terbukti dari 14 kali kesalahan yang membuat wasit harus meniup peluit dan satu di antaranya berbuah kartu kuning.

Situasi demikian tentu harus dapat dimanfaatkan timnas Indonesia. Skuad "Garuda", yang melakukan pemusatan latihan di Turki pada November 2021, mempunyai komposisi pemain yang solid untuk misi tersebut.

Namun, seperti yang disebut Shin Tae-yong, hal pertama yang perlu dilakukan timnas Indonesia, yakni secepat mungkin memutus aliran bola Kamboja. Di sini, lini tengah menjadi sektor yang penting.

Untuk itu, tampaknya Shin akan menerapkan formasi 4-2-1-3 atau 4-3-3 dan menurunkan gelandang bertahan Rachmat Irianto.

Rian, sapaan Rachmat, mendapatkan kepercayaan penuh dari Shin Tae-yong untuk menjadi pengacau serangan lawan setelah pemain berusia 22 tahun itu membantu Indonesia dua kali menundukkan Taiwan pada "play-off" Kualifikasi Piala Asia 2023, Oktober 2021 dan mengandaskan Myanmar 4-1 dalam pertandingan persahabatan di Turki.

Kerja Rian, sapaan Rachmat, dibantu oleh kapten tim sekaligus pengatur serangan, Evan Dimas.

Evan, pemain dengan jam terbang tertinggi di timnas Indonesia meski usianya baru 26 tahun, diharapkan menjadi penyeimbang lini serang dan bertahan.

Dua pemain tersebut disokong oleh gelandang kelahiran Sorong yang terus memperlihatkan kualitas menjanjikan, Ricky Kambuaya.

Dari lima laga timnas Indonesia sepanjang Oktober-November 2021, Ricky membuat tiga gol dan dua assist.

Di lini depan, Ezra Walian diprediksi akan menjadi pilihan utama Shin dalam daftar sebelas pertama kontra Kamboja, didampingi Witan Sulaeman dan Irfan Jaya. Kombinasi tiga pemain ini menghasilkan lima gol pada tiga laga uji coba di Turki.

Di lini pertahanan, Shin memiliki banyak pilihan pemain dengan kualitas yang nyaris setara. Elkan Baggott dipastikan tak tampil sejak menit pertama versus Kamboja, tetapi Shin masih bisa memilih Rizky Ridho, Victor Igbonefo, Fachruddin Aryanto, Ryuji Utomo atau Alfeandra Dewangga sebagai bek tengah.

Lalu, untuk bek kiri dan kanan, Shin sepertinya tetap memainkan si pelempar jauh Pratama Arhan dan Asnawi Mangkualam Bahar. Di posisi kiper, pilihan condong ke Nadeo Argawinata atau Muhammad Riyandi.

Timnas Indonesia pun perlu mengarahkan perhatian ke beberapa pemain Kamboja dengan torehan terbaik ketika bertemu Malaysia, seperti kapten sekaligus bek Seouy Visal.

Seouy (26 tahun) membuat 50 operan sukses, tertinggi dari semua pemain, dalam pertandingan versus Malaysia.

Lalu ada Orn Chanpolin (23), gelandang bertahan dengan tekel terbanyak, empat kali. Andai tak awas, Orn bakal membuat majal serangan-serangan Indonesia.

Bagi timnas Indonesia, tiga poin dari pertandingan melawan Kamboja besar artinya karena akan memperbesar kemungkinan mereka lolos ke semifinal dan menambah kepercayaan diri dalam mengarungi Piala AFF 2020.

Indonesia memang berada di grup berat. Selain Kamboja dan Laos, Grup B juga beranggotakan Vietnam dan Malaysia, dua negara yang sudah merasakan juara Piala AFF.

Vietnam merupakan juara Piala AFF 2008 dan 2018, sementara Malaysia datang dengan status kampiun Piala AFF 2010.

Adapun pencapaian tertinggi Indonesia di Piala AFF adalah peringkat kedua (runner up) yang diraih lima kali, yakni pada 2000, 2002, 2004, 2010 dan 2016.

Perlu diingat, hanya dua tim terbaik Grup A dan B yang berhak melangkah ke semifinal.

Semoga Indonesia mulus melaju demi gelar juara Piala AFF 2020 yang dituju. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1

Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Wakil Rakyat Ingatkan Bahaya Naturalisasi Instan

Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Wakil Rakyat Ingatkan Bahaya Naturalisasi Instan

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:07 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Ragnar Oratmangoen Pecah Kebuntuan! Timnas Indonesia Ungguli Singapura 1-0

Ragnar Oratmangoen Pecah Kebuntuan! Timnas Indonesia Ungguli Singapura 1-0

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Vietnam Unggul 1-0 Atas Kamboja, Timnas Indonesia Masih Tanpa Gol, Garuda di Ujung Tanduk

Vietnam Unggul 1-0 Atas Kamboja, Timnas Indonesia Masih Tanpa Gol, Garuda di Ujung Tanduk

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:46 WIB

Terkini

Kami Cari Lawan yang Lebih Kuat! India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026

Kami Cari Lawan yang Lebih Kuat! India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:26 WIB

Simulasi Kredit Syariah Toyota Avanza dan Spesifikasi Agar Finansial Aman, Gaji Minimal Berapa?

Simulasi Kredit Syariah Toyota Avanza dan Spesifikasi Agar Finansial Aman, Gaji Minimal Berapa?

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:26 WIB

Evolusi Kemiren: Dialektika Kepemimpinan Kang Edai dan Ekosistem DSA

Evolusi Kemiren: Dialektika Kepemimpinan Kang Edai dan Ekosistem DSA

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Guru Kini Bisa Lapor Langsung Temuan Janggal MBG ke BGN via Email Khusus

Guru Kini Bisa Lapor Langsung Temuan Janggal MBG ke BGN via Email Khusus

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:18 WIB

Awas, Sering Dianggap Remeh! Ini Alasan Hepatitis A Jauh Lebih Berbahaya pada Orang Dewasa

Awas, Sering Dianggap Remeh! Ini Alasan Hepatitis A Jauh Lebih Berbahaya pada Orang Dewasa

Health | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:17 WIB

Edukasi Pencegahan KDRT: FH UNY Gandeng 'Aisyiyah Sewon Utara Perkuat Relasi Keluarga Sakinah

Edukasi Pencegahan KDRT: FH UNY Gandeng 'Aisyiyah Sewon Utara Perkuat Relasi Keluarga Sakinah

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:15 WIB

Hunian Dekat Alam, Cara Baru Menikmati Hidup di Tengah Padatnya Kota

Hunian Dekat Alam, Cara Baru Menikmati Hidup di Tengah Padatnya Kota

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:13 WIB

iCAR Indonesia Perluas Jangkauan Dealer di Kawasan Bisnis Jakarta

iCAR Indonesia Perluas Jangkauan Dealer di Kawasan Bisnis Jakarta

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Truk Hantam 3 Motor di JLS Salatiga, 1 Orang Tewas

Truk Hantam 3 Motor di JLS Salatiga, 1 Orang Tewas

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:08 WIB

5 Lip Cream Wardah yang Tahan Lama dan Tidak Bikin Bibir Kering Sesuai Review

5 Lip Cream Wardah yang Tahan Lama dan Tidak Bikin Bibir Kering Sesuai Review

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:04 WIB

×