- Timnas Indonesia bermain imbang 1-1 melawan Singapura di Piala AFF 2026, memastikan skuad Garuda tersingkir dari fase grup.
- Ragnar Oratmangoen mencetak gol awal bagi Indonesia, tetapi dibalas oleh Ilhan Fandi akibat blunder kiper Cahya Supriadi.
- Wasit asal Oman, Abdullah Salim Khalfan Al Amouri, menuai sorotan karena dinilai membuat sejumlah keputusan kontroversial yang merugikan Indonesia.
Suara.com - Timnas Indonesia harus mengubur mimpi melaju ke semifinal Piala AFF 2026 setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Singapura.
Hasil ini memastikan skuad Garuda tersingkir di fase grup, sementara Singapura melaju bersama Vietnam.
Laga berlangsung penuh tensi sejak awal.
Timnas Indonesia sempat membuka keunggulan di awal babak kedua melalui Ragnar Oratmangoen setelah memanfaatkan skema serangan cepat.
Gol tersebut sempat membangkitkan harapan Indonesia. Namun momentum itu tak bertahan lama.
![3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia di Piala AFF 2026 [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/07/39806-wasit-oman.jpg)
Pada menit ke-66, Singapura menyamakan kedudukan lewat Ilhan Fandi yang memanfaatkan kesalahan fatal kiper Cahya Supriadi.
Blunder tersebut menjadi titik balik pertandingan.
Indonesia yang sebelumnya unggul justru kehilangan kontrol dan mulai bermain terburu-buru.
Tambahan waktu tujuh menit di babak kedua juga tak cukup bagi Indonesia untuk mengubah keadaan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 1-1.
Pada laga krusial ini sejumlah keputusan kontroversial dibuat wasit Oman.
Sosok pengadil lapangan asal Oman, Abdullah Salim Khalfan Al Amouri, menjadi sorotan usai beberapa keputusan dinilai merugikan skuad Garuda.
Momen paling krusial terjadi pada menit ke-20. Saat itu, striker Indonesia Mitchell Baker dijatuhkan di dalam kotak penalti, namun wasit tidak menunjuk titik putih.
Tak hanya itu, sejumlah pelanggaran pemain Singapura juga dinilai luput dari perhatian wasit.
Kontroversi lain muncul saat wasit sempat memberikan kartu merah kepada pemain Singapura, Song Ui-young.