Profil FK Novi Pazar, Klub Elite Serbia yang Minati Saddil Ramdani

Rully Fauzi

Kamis, 13 Januari 2022 | 01:00 WIB
Profil FK Novi Pazar, Klub Elite Serbia yang Minati Saddil Ramdani
Saddil Ramdani. [ANTARA FOTO/Jojon/19]

Suara.com - Berikut profil FK Novi Pazar, klub elite Serbia yang mengaku tertarik untuk memboyong pemain Timnas Indonesia yang mulai 'terlupakan', Saddil Ramdani.

Nama FK Novi Pazar menjadi perbincangan penikmat sepakbola Tanah Air usai menunjukkan ketertarikan untuk memboyong Saddil Ramdani dari klub Liga Super Malaysia, Sabah FC.

Saddil sendiri sejatinya masih terikat kontrak bersama Sabah hingga akhir November 2022 nanti.

Ketertarikan ini diungkapkan secara terang-terangan lewat pelatih FK Novi Pazar, Dragan Radojicic, yang mengaku telah memantau pemain berusia 23 tahun itu sejak lama.

Semua ini bermula dari sebuah video permainan Saddil Ramdani yang dikirim kolega Dragon Radojicic kepadanya.

Tak disangka video penampilan itu membuatnya tertarik, sehingga Dragon Radojicic mengakui bahwa timnya, FK Novi Pazar membutuhkan pemain seperti Saddil Ramdani.

Tak cukup sampai di situ, terlihat dari akun Instagram FK Novi Pazar, klub asal Serbia ini juga membenarkan rumor bahwa mereka tertarik memboyong Saddil Ramdani.

Bahkan FK Novi Pazar diketahui sudah membuat tawaran ke Sabah FA selaku pemilik Saddil Ramdani demi memboyong eks Persela Lamongan itu ke Serbia.

FK Novi Pazar pun ingin bergegas merampungkan transfer Saddil Ramdani mengingat Super Liga akan kembali dimulai pada tanggal 12 Februari mendatang.

baca juga

Lantas, seperti apa rekam jejak dan perjalanan FK Novi Pazar tersebut? Berikut ulasannya.

Salah Satu Tim Tertua di Serbia

FK Novi Pazar berdiri pada 1928 dengan nama FK Sandzak dan berubah menjadi FK Dezeva. Adapun nama FK Novi Pazar dipakai saat FK Dezeva dan FK Ras melakukan merger pada 1962.

Saat pertama berdiri, FK Novi Pazar merupakan kampiun liga amatir Yugoslavia dan juga merupakan anggota dari kasta kedua Liga Yugoslavia.

Prestasi perdana FK Novi Pazar sendiri adalah menjuarai Liga Serbia yang saat itu merupakan kasta ketiga Liga Yugoslavia dan membuat mereka promosi ke kasta kedua Liga Yugoslavia.

Perjalanan FK Novi Pazar pun berlanjut di kasta kedua Yugoslavia hingga negara tersebut pecah dan melahirkan negara-negara lain yang membuat klub berjuluk Plavi atau The Blues ini pun juga berpindah kompetisi ke Liga Serbia dan Montenegro.

Pada 2002, FK Novi Pazar sempat terdegradasi ke Liga Serbia yang saat itu tercatat sebagai kasta ketiga. Namun, The Blues hanya semusim saja di kasta ketiga sebelum akhirnya promosi ke kasta kedua.

Di kasta kedua ini lah FK Novi Pazar lebih banyak tertahan. Tak tanggung-tanggung, The Blues bermain di kasta kedua hingga 2011.

Pada 2011, FK Novi Pazar seperti mendapat durian runtuh yakni berupa promosi ke kasta teratas setelah finis di tempat ketiga kasta kedua.

Berkah ini didapat setelah juara kasta kedua, FK Bask tak siap secara finansial untuk bermain di kasta teratas. Saat itu, FK Novi Pazar yang ada di posisi ketiga dan FK Indija yang ada di papan bawah Liga Super Serbia pun menjadi kandidat tim yang akan bermain menggantikan FK Bask.

Potret pemain FK Novi Pazar. (Instagram/fknovipazar_official)
Namun karena ada campur tangan politisi bernama Rasim Ljajic, FK Novi Pazar pun berhasil merebut tempat yang didapat FK Bask dan bermain di kasta teratas.

Hanya saja promosi ini menjadi awal bencana bagi FK Novi Pazar. Pada 2012, The Blues mengalami krisis finansial yang berujung pada perginya beberapa pemain bintang dan petinggi klub.

Pada musim tersebut, FK Novi Pazar pun finis di peringkat ke-14 Liga Super Serbia dan diikuti finis di peringkat ke-8 di musim berikutnya.

Pada musim 2019/20, FK Novi Pazar yang bermain di kasta kedua kembali mendapat berkah seiring adanya restrukturisasi dari pihak Asosiasi Sepak Bola Serbia (FSS) untuk gelaran Liga Super Serbia saat pandemi Covid-19.

Pihak FSS menambah kuota empat tim tambahan di Liga Super Serbia. Karena FK Novi Pazar punya stadion standar UEFA, maka The Blues berhak mendapat promosi ke tim utama dan merebut tempat FK Graficar Beograd.

Satu hal yang menarik dari FK Novi Pazar adalah tim ini pernah dibela penggawa Persija Jakarta dan Persela Lamongan , Fahrudin Mustafic. Sebagai informasi, pemain naturalisasi Singapura ini sendiri lahir di Novi Pazar.

Ia tercatat mengawali kariernya di FK Novi Pazar sejak usia 10 tahun dan sempat bermain di tim utama selama dua musim saat The Blues bermain di kasta kedua Liga Serbia dan Montenegro sebelum hijrah ke Singapura.

[Zulfikar Pamungkas]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Igor Tolic Ungkap Alasan Persib Melepas Saddil Ramdani ke Persebaya Surabaya

Igor Tolic Ungkap Alasan Persib Melepas Saddil Ramdani ke Persebaya Surabaya

Bola | Selasa, 08 September 2026 | 15:24 WIB

Saddil Ramdani Dilepas Persib ke Persebaya, Igor Tolic Beri Pesan Khusus

Saddil Ramdani Dilepas Persib ke Persebaya, Igor Tolic Beri Pesan Khusus

Bola | Selasa, 08 September 2026 | 13:02 WIB

Saddil Ramdani Pamit dari Persib Bandung, Igor Tolic Buka Suara: Dia Tidak Senang

Saddil Ramdani Pamit dari Persib Bandung, Igor Tolic Buka Suara: Dia Tidak Senang

Bola | Sabtu, 05 September 2026 | 16:55 WIB

Teka Teki Masa Depan Saddil Ramdani, Pamit dari Persib, Diego Michiels: Welcome Bro

Teka Teki Masa Depan Saddil Ramdani, Pamit dari Persib, Diego Michiels: Welcome Bro

Bola | Sabtu, 05 September 2026 | 15:50 WIB

Saddil Ramdani Beri Sinyal Cabut dari Persib, Pesannya Bikin Bobotoh Terdiam

Saddil Ramdani Beri Sinyal Cabut dari Persib, Pesannya Bikin Bobotoh Terdiam

Bola | Jum'at, 04 September 2026 | 15:15 WIB

Tak Ambil Pusing Bali United Ditekuk Sabah FC, Johnny Jansen Fokus Lawan Persib

Tak Ambil Pusing Bali United Ditekuk Sabah FC, Johnny Jansen Fokus Lawan Persib

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:41 WIB

Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib

Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Saddil Ramdani Optimistis Persib Bandung Mampu Bersaing di ASEAN Club Championship 2026/2027

Saddil Ramdani Optimistis Persib Bandung Mampu Bersaing di ASEAN Club Championship 2026/2027

Bola | Kamis, 18 Juni 2026 | 06:49 WIB

Saddil Ramdani Ogah Mulai dari Nol, Pilih Latihan Mandiri Saat Libur Panjang Kompetisi

Saddil Ramdani Ogah Mulai dari Nol, Pilih Latihan Mandiri Saat Libur Panjang Kompetisi

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 11:31 WIB

Saddil Ramdani Bongkar Kunci Taktis Redam Kekuatan Oman Malam Ini

Saddil Ramdani Bongkar Kunci Taktis Redam Kekuatan Oman Malam Ini

Bola | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:12 WIB

Terkini

Vonis Nadiem Makarim Didiskon Jadi 9 Tahun, Kejagung Bakal Ajukan Kasasi?

Vonis Nadiem Makarim Didiskon Jadi 9 Tahun, Kejagung Bakal Ajukan Kasasi?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:02 WIB

Kulit Durian Tak Lagi Jadi Sampah, Kini Bisa Menyala Jadi Bahan Bakar

Kulit Durian Tak Lagi Jadi Sampah, Kini Bisa Menyala Jadi Bahan Bakar

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 19:00 WIB

4 Masker Rambut Berbahan Mint yang Ampuh Usir Rambut Lepek dan Ketombe

4 Masker Rambut Berbahan Mint yang Ampuh Usir Rambut Lepek dan Ketombe

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 19:00 WIB

Pemerintah Dinilai Biayai Bencana, Anggaran Pemicu Deforestasi Jauh Melampaui Dana Mitigasi

Pemerintah Dinilai Biayai Bencana, Anggaran Pemicu Deforestasi Jauh Melampaui Dana Mitigasi

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:53 WIB

Bupati Gowa Tersangka Pemerasan, Pernah Diperiksa Kasus Korupsi Seragam Sekolah

Bupati Gowa Tersangka Pemerasan, Pernah Diperiksa Kasus Korupsi Seragam Sekolah

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:49 WIB

Gaya Hidup Mewah Deputi II Bakom RI Timothy Ivan Triyono Jadi Sorotan, Seberapa Hedonnya?

Gaya Hidup Mewah Deputi II Bakom RI Timothy Ivan Triyono Jadi Sorotan, Seberapa Hedonnya?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:47 WIB

Beli Vitamin dan Skincare di Kimia Farma, Dapatkan Diskon Maksimal dari BRI

Beli Vitamin dan Skincare di Kimia Farma, Dapatkan Diskon Maksimal dari BRI

Health | Jum'at, 25 September 2026 | 18:43 WIB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN di Nganjuk Terkait Kasus HGB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN di Nganjuk Terkait Kasus HGB

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:39 WIB

Harta Timothy Ivan Triyono di LHKPN Capai Rp1,78 Miliar, Gaya Hidupnya Disorot

Harta Timothy Ivan Triyono di LHKPN Capai Rp1,78 Miliar, Gaya Hidupnya Disorot

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 18:39 WIB

5 Fakta Nanda Afrizal WNI yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia Kasus 25 Kg Narkoba

5 Fakta Nanda Afrizal WNI yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia Kasus 25 Kg Narkoba

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:31 WIB

×