facebook

3 Alasan Arema FC Bisa Juarai BRI Liga 1 2021/22

Reky Kalumata
3 Alasan Arema FC Bisa Juarai BRI Liga 1 2021/22
Penyerang Arema FC KH Yudo merayakan gol bersama rekan setimnya pada pekan 19 Liga 1 melawan PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar Bali, Kamis (13/1/2022). [Arema FC]

Dedik Setiawan dan kolega untuk sementara memuncaki klasemen Liga 1 dengan 41 poin.

Suara.com - Sempat terseok-seok di awal musim, Arema FC kini justru muncul sebagai salah satu kandidat kuat untuk menjadi juara Liga 1 2021/2022.

Arema FC sempat mengalami paceklik kemenangan dengan hanya meraih 4 kali imbang dan sekali kalah di 5 laga awal. Perlahan tapi pasti, tim berjuluk 'Singo Edan' ini bangkit.

Bahkan kekalahan dari PSS Sleman pada September lalu, untuk sementara ini menjadi satu-satunya kekalahan Arema di Liga 1 musim ini.

Arema FC memenangi pertandingan melawan Borneo FC pekan ke-16 BRI Liga 1 2021, Jumat (10/12/2021). [Arema FC]
Arema FC memenangi pertandingan melawan Borneo FC pekan ke-16 BRI Liga 1 2021, Jumat (10/12/2021). [Arema FC]

Atas rentetan hasil apik tersebut, Dedik Setiawan dan kolega untuk sementara memuncaki klasemen Liga 1 dengan 41 poin.

Baca Juga: Pelatih Persib Bandung: Borneo FC Bagus, Tapi Mereka Juga Punya Kelemahan

Mereka bersaing dengan Bhayangkara FC hingga Persebaya sebagai pesaing terdekat yang bisa mengkudeta posisi Arema.

Lantas, apa saja faktor yang bisa membuat Arema FC menjadi kampiun Liga 1 musim ini? Berikut ulasannya.

1. Konsistensi

Konsistensi merupakan hal penting untuk bisa menjadi juara di Liga 1, hal ini dimiliki Arema sejauh kompetisi berjalan.

Dalam 5 laga terakhir saja, mereka mampu meraih 3 kemenangan dan 2 kali imbang. Meski jumlah kemenangan Arema masih kalah dari Bhayangkara dan Persebaya, tetapi mereka mampu menghindar dari kekalahan.

Baca Juga: Sembilan Pemain Absen di Laga Kontra PSIS Semarang, Begini Penjelasan Arema FC

Arema merupakan tim paling sedikit menelan kekalahan dengan hanya satu kali kalah, kemudian mampu meraih 11 kemenangan dan 8 kali imbang.

Komentar