facebook

Timnas Wanita Indonesia Hadapi Australia di Piala Asia 2022, Rudy Eka Priyambada Minta Doa

Syaiful Rachman | Adie Prasetyo Nugraha
Timnas Wanita Indonesia Hadapi Australia di Piala Asia 2022, Rudy Eka Priyambada Minta Doa
Sejumlah pesepak bola Timnas Putri Indonesia berlatih saat pemusatan latihan di Stadion Madya, kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (7/1/2022). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Australia akan menjadi lawan Timnas wanita Indonesia di laga perdana di Grup B Piala Asia 2022.

Suara.com - Timnas Wanita Indonesia akan melakoni partai pertamanya di Piala Asia 2022 menghadapi Australia di Mumbai Football Arena, India, Jumat (21/1/2022). Pelatih Rudy Eka Priyambada pun meminta doa serta dukungan dari masyarakat Indonesia.

Dalam kejuaraan ini Timnas Wanita Indonesia berada di Grup B bersama Australia, Thailand, dan Filipina.

Australia adalah kandidat juara dalam turnamen ini. Mereka selalu menembus final dalam tiga edisi terakhir Piala Asia.

Pelatih tim nasional putri Indonesia Rudy Eka Priyambada memberikan pernyataan kepada pewarta di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (10/1/2022). Rudy memaparkan perkembangan skuadnya menjelang Piala Asia Putri 2022 di India yang berlangsung pada 20 Januari-6 Februari 2022. (Michael Siahaan)
Pelatih tim nasional putri Indonesia Rudy Eka Priyambada memberikan pernyataan kepada pewarta di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (10/1/2022). Rudy memaparkan perkembangan skuadnya menjelang Piala Asia Putri 2022 di India yang berlangsung pada 20 Januari-6 Februari 2022. (Michael Siahaan)

Selain itu, Australia banyak dihuni pemain-pemain yang merumput di Eropa khususnya Liga Inggris. Sementara Thailand pernah menjadi kampiun Piala Asia Putri pada 1983.

Baca Juga: Shin Tae-yong Dikritik Exco PSSI Haruna Soemitro, Media Vietnam Ikut Keheranan

Pada edisi sebelumnya, yaitu 2018, Thailand bahkan sampai ke semifinal. Adapun prestasi terbaik Indonesia adalah posisi empat yang diraih di tahun 1983, atau sebelum absen 33 tahun.

Meski lawan-lawan yang dihadapi Garuda Pertiwi lebih berpengalaman, Rudy menegaskan anak asuhannya tidak gentar. Namun, ia meminta dukungan masyarakat Indonesia.

"Saya motivasi para pemain untuk berjuang memberikan yang terbaik. Tentu banyak harapan dari para suporter juga," kata Rudy dalam konferensi pers, Rabu (19/1/2021).

"Saya meminta suporter untuk berdoa memberikan semangat untuk kita di sini yang berjuang untuk Garuda di Dadaku, khususnya bangsa Indonesia," terangnya.

Bagi Rudy tidak ada yang tak mungkin dalam sepak bola. Ia berharap tim besutannya bisa memenangi pertandingan hingga tampil di Piala Dunia Wanita 2023.

Baca Juga: Ketum PSSI Ungkap Alasan Lebih Pilih Shin Tae-yong Ketimbang Luis Milla untuk Tangani Timnas Indonesia

"Semoga kita bisa meraih hasil maksimal dalam turnamen ini hingga masuk Piala Dunia Wanita," pungkas mantan pelatih Tira Persikabo tersebut.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar