Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Duit Nganggur Rp2.400 Triliun di Bank, OJK: Bisnis Masih Lesu, Butuh Indonesia Incorporated

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 11 Februari 2026 | 16:31 WIB
Duit Nganggur Rp2.400 Triliun di Bank, OJK: Bisnis Masih Lesu, Butuh Indonesia Incorporated
Dana Rp2.400 T mengendap di bank karena pengusaha belum tarik kredit. OJK sebut kondisi bisnis belum optimal jadi pemicu rendahnya serapan. Foto ist.
baca 10 detik
  • Dana Rp2.400 T mengendap di bank karena pengusaha belum tarik kredit.
  • OJK sebut kondisi bisnis belum optimal jadi pemicu rendahnya serapan.
  • Solusi "Indonesia Incorporated" didorong untuk dongkrak permintaan kredit.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyoroti fenomena tumpukan dana jumbo senilai Rp2.400 triliun yang masih mengendap di perbankan. Dana tersebut sejatinya adalah kredit yang sudah disetujui, namun belum ditarik oleh para debitur atau dikenal dengan istilah undisbursed loan.

Anggota Dewan Komisioner OJK, Dian Ediana Rae mengungkapkan bahwa tumpukan dana ini menjadi tantangan besar bagi akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, hal ini mencerminkan sikap para pelaku usaha yang masih menahan diri.

"Kalau kita melihat perspektif lain, undisbursed loan itu komitmen para pengusaha untuk kemudian bisa merealisasikan pinjaman ini," ujar Dian dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Dian tak menampik bahwa belum cairnya kredit ribuan triliun tersebut disebabkan oleh kondisi bisnis di sektor riil yang belum sepenuhnya pulih atau bergairah. Faktor permintaan (demand) menjadi kendala utama mengapa pengusaha enggan mengeksekusi pinjaman yang sudah ada di tangan.

"Persoalannya adalah bagaimana kita bisa menciptakan demand kredit yang signifikan," imbuhnya.

Ia menilai, perbankan sebenarnya sudah siap menyalurkan likuiditas tersebut, namun daya serap dari sisi industri masih tersendat akibat ketidakpastian pasar.

Guna memecahkan kebuntuan ini, OJK mendorong penguatan konsep Indonesia Incorporated. Konsep ini menitikberatkan pada kolaborasi vertikal dan horizontal antara pemerintah, BUMN, sektor swasta, hingga perbankan agar bergerak dalam satu visi yang sama.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae. [Suara.com/Rina Anggraeni]
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae. [Suara.com/Rina Anggraeni]

Dian berkaca pada kesuksesan negara maju seperti Jepang, Korea Selatan, dan Singapura yang mampu mendongkrak konsumsi dan permintaan kredit melalui strategi koordinasi industri yang solid.

"Kalau kita bisa mewujudkan Indonesia Incorporated, semua simpang siur terkait perekonomian bisa lebih solid dan muncul komitmen bersama," jelas Dian.

baca juga

Dian optimistis, jika hambatan sistemik ini bisa diurai dan dana Rp2.400 triliun tersebut mengalir ke pasar, dampaknya akan sangat masif bagi roda ekonomi. "Bayangkan Rp2.400 triliun itu disalurkan saja, itu sudah sangat signifikan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pansel Jamin Seleksi Anggota Dewan Komisioner OJK Bebas Nepotisme

Pansel Jamin Seleksi Anggota Dewan Komisioner OJK Bebas Nepotisme

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 13:28 WIB

Syarat Jadi Bos OJK: Bukan Pengurus Partai dan Tidak Pernah Dipidana!

Syarat Jadi Bos OJK: Bukan Pengurus Partai dan Tidak Pernah Dipidana!

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 11:45 WIB

Pendaftaran Calon Ketua OJK Dibuka, Menkeu Purbaya Jadi Ketua Pansel

Pendaftaran Calon Ketua OJK Dibuka, Menkeu Purbaya Jadi Ketua Pansel

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 10:35 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×